• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Haram Mengonsumsi Saham Gorengan di Ramadhan?

fusilat by fusilat
February 8, 2026
in Economy, Feature
0
Haram Mengonsumsi Saham Gorengan di Ramadhan?
Share on FacebookShare on Twitter

By Paman BED

Buka puasa dengan gorengan di bulan Ramadhan memang bukan pilihan paling sehat. Minyaknya dipakai berulang, kalorinya tinggi, kolesterolnya mengendap perlahan. Namun tetap saja, gorengan selalu punya tempat istimewa: hangat, gurih, murah, dan terasa “pas” setelah seharian menahan lapar.
Mungkin Anda juga pernah—atau bahkan sering—menjadikannya menu favorit.

Namun ada gorengan lain yang jauh lebih berbahaya dari sekadar tempe dan bakwan. Ia tidak menaikkan kolesterol, tetapi merusak logika, etika, bahkan masa depan finansial.
Namanya: saham gorengan.


Dari Meja Takjil ke Layar Trading

Jika gorengan buka puasa kita beli dengan kesadaran—kita tahu risikonya—maka saham gorengan sering dibeli dengan ilusi.

Ilusi cepat kaya.
Ilusi “orang dalam”.
Ilusi bahwa kita lebih pintar dari pasar.

Padahal, seperti gorengan dari minyak jelantah, saham gorengan hanya menggoda di permukaan. Di balik kerenyahannya, tersembunyi racun spekulasi.

Saham gorengan adalah saham yang harganya dinaikkan secara artifisial oleh sindikasi atau bandar, lalu dilepas ketika publik sudah tergiur. Polanya klasik: fundamental rapuh, volume mendadak melonjak, harga terbang tinggi, lalu jatuh bebas—pump and dump.

Yang tersisa hanyalah grafik patah dan investor ritel yang bengong.


Ketika Investasi Menjelma Menjadi Judi

Di titik inilah persoalan syariah mulai berbicara.

Dalam fikih muamalah dikenal istilah maisir atau qimar—judi. Ia tidak terbatas pada kartu dan dadu, melainkan mencakup setiap aktivitas yang menggantungkan keuntungan pada untung-untungan tanpa basis produktif.

Dalam saham gorengan:

  • Investor tidak membeli nilai usaha,
  • melainkan berharap “ikut gelombang”.

Logikanya sederhana:
ikut bandar → untung besar.
terlambat → habis.

Menang karena timing, kalah karena nasib.

Itu bukan investasi.
Itu taruhan.


Gharar: Ketika Ketidakjelasan Menjadi Sistem

Selain maisir, saham gorengan sarat dengan gharar—ketidakjelasan yang berlebihan.

Publik tidak pernah tahu:

  • kapan bandar keluar,
  • berapa nilai wajar saham,
  • seberapa jujur laporan keuangannya.

Informasi asimetris dijadikan senjata. Yang kecil ditekan, yang besar berpesta.

Rasulullah SAW bersabda:

“Rasulullah melarang jual beli yang mengandung gharar.”
(HR. Muslim)

Ketika ketidakjelasan disengaja, ia bukan lagi risiko—melainkan jebakan.


Zero-Sum Game: Menang di Atas Air Mata Orang Lain

Saham sehat menciptakan nilai.
Saham gorengan hanya memindahkan kerugian.

Yang cepat keluar menang.
Yang lambat sadar tumbang.

Keuntungan tidak lahir dari produktivitas, tetapi dari penderitaan orang lain.
Persis seperti judi: satu tertawa, ribuan menangis.


Tadlis dan Harta Batil

Hampir semua saham gorengan mengandung tadlis—penipuan:

  • wash trade,
  • permintaan palsu,
  • rumor direkayasa,
  • grup pompom yang menyesatkan.

Rasulullah SAW menegaskan:

“Barang siapa menipu, bukan dari golongan kami.”
(HR. Muslim)

Al-Qur’an pun mengingatkan:

“Janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil.”
(QS. An-Nisa: 29)

Jika keuntungan lahir dari manipulasi, maka ia bukan rezeki.
Ia hanya angka yang dibungkus dosa.


Bukan Sahamnya yang Haram, Tapi Caranya

Islam tidak anti pasar.
Tidak anti saham.
Tidak anti keuntungan.

Saham yang halal adalah saham perusahaan halal, transparan, tidak dimanipulasi, dan dibeli dengan niat investasi.
Itu adalah musyarakah modern.

Masalah muncul ketika pasar diubah menjadi kasino.
Ketika analisis diganti bisikan.
Ketika data digantikan rumor.
Ketika rasionalitas dikalahkan keserakahan.


Emiten, Regulator, dan Negara: Siapa Bertanggung Jawab?

Apakah ini semata kesalahan investor?
Tidak sesederhana itu.

Emiten bersalah jika melakukan financial engineering menyesatkan, menyembunyikan risiko, atau berkolusi dengan bandar.
Regulator bertanggung jawab jika hanya reaktif, pengawasan longgar, sanksi lunak, dan transparansi minim.
Negara pun memikul tanggung jawab etis—karena ia memberi izin, memungut pajak, dan menjanjikan perlindungan.

Jika pasar rusak, kepercayaan publik ikut runtuh.
Ini bukan sekadar kegagalan individu.
Ini kegagalan sistem.


Ketika Pemain Sadar, Tapi Tetap Masuk

Ada kelompok yang lebih problematik: mereka yang tahu ini saham gorengan, tetapi tetap masuk.

Bukan karena tertipu,
melainkan karena ingin berjudi.

Mereka menikmati VUCA: Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity.
Fluktuasi ekstrem menjadi candu.
Adrenalin naik-turun dianggap hiburan.

Ini bukan lagi investasi.
Ini permainan.
Dan permainan itu bernama maisir.


Ramadhan: Bulan Menyucikan, Bukan Mengakali

Ramadhan bukan hanya menahan lapar.
Ia adalah latihan menahan nafsu—termasuk nafsu serakah.

Al-Qur’an mengingatkan:

“Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkanmu.”
(QS. Shad: 26)

Tentang judi, Allah berfirman:

“Sesungguhnya setan bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian melalui khamr dan judi.”
(QS. Al-Ma’idah: 91)

Di bulan Ramadhan, pahala dilipatgandakan.
Dosa pun demikian.

Maka saham gorengan bukan hanya haram di bulan puasa.
Ia haram setiap waktu—hanya saja di Ramadhan bobot moralnya lebih berat.


Kesimpulan: Gorengan yang Perlu Dihindari

Jika gorengan buka puasa mengancam kolesterol,
saham gorengan mengancam integritas.

Ia merusak:

  • harta,
  • akal,
  • etika,
  • dan iman.

Ia mendekatkan pasar pada judi,
dan menjauhkan manusia dari keberkahan.


Saran: Puasa dari Keserakahan

Ramadhan seharusnya menjadi momentum evaluasi.

Bagi emiten: berhenti memoles kebohongan.
Bagi regulator: perkuat pengawasan.
Bagi investor: kembali ke akal sehat.

Berpuasalah bukan hanya dari makan dan minum,
tetapi juga dari spekulasi yang merusak.

Karena rezeki tidak pernah tertukar.
Yang sering tertukar hanyalah cara kita mencarinya.


Referensi

  • Al-Qur’an: QS. Al-Ma’idah: 90–91; QS. An-Nisa: 29; QS. Shad: 26
  • Hadis Riwayat Muslim tentang larangan gharar
  • Hadis Riwayat Muslim tentang larangan penipuan
  • UU No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal
  • UU No. 21 Tahun 2011 tentang OJK
  • Fatwa DSN-MUI No. 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal Syariah
  • Obaidullah, M. (2005). Islamic Financial Services. IRTI–IDB
  • Shiller, R. (2015). Irrational Exuberance. Princeton University Press

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pax Americana dan Epstein Files: Kemunafikan Hegemoni yang Terbongkar

Next Post

Menjadi Budak di Negeri Sendiri atau Bangkit Menegakkan Kedaulatan Pancasila

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post

Menjadi Budak di Negeri Sendiri atau Bangkit Menegakkan Kedaulatan Pancasila

Kenapa Berita “Jaksa Agung Periksa LBP” Beredar? – Membaca Harapan Publik atas Akuntabilitas Kekuasaan

Kenapa Berita “Jaksa Agung Periksa LBP” Beredar? - Membaca Harapan Publik atas Akuntabilitas Kekuasaan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...