• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

HARUSKAH MENYETOP IMPOR BERAS?

by
January 30, 2025
in Economy, Feature
0
“DEMURRAGE” BERAS BULOG
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Kedengarannya keren. Hebat. Pemerintah terekam penuh percaya diri. Tahun 2025 ini, Indonesia tidak akan impor beras. Tekad menyetop impor, tengah dikumandangkan. Selain beras, Pemerintah juga akan menghentikan impor jagung, gula konsumsi dan garam
Pemerintah optimis, keempat bahan pangan strategis ini, sudah dapat dihasilkan oleh para petani di dalam negeri dan cukup untuk mencukupi kebutuhan di dalam negeri.

Terlepas dari apa yang mendasari Pemerintah mengumandangkan pengumuman yang cukup heroik itu, muncul pertanyaan dari banyak komponen masyarakat : haruskah Pemerintah mengumumkan tentang tidak akan impor pangan, khususnya beras ? Bukankah akan lebih nyaman bila Pemerintah diam-diam saja bekerja, sambil menggenjot produksi pangan setinggi-tingginya ?

Pemerintah, memang tidak dilarang untuk menyampaiksn kepentingan politiknya kepada masyarakat. Selain itu, impor beras juga tidak diharamkan, kalau akan kita lakukan, mengingat dalam regulasi yang berlaku sekarang, impor beras merupakan pilihan untuk memperkuat ketersediaan beras nasipnal, sekiranya produksi beras dalam negeri dan Cadangan Beras Pemerintah, betul-betul tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

Mengacu pada keterangan diatas, jika produksi beras betlimpah sehingga mencapai 32 juta ton lebih dan cadangan beras Pemerintah mampu doatas angka 2 juta ton, maka menjadi sangat masuk akal jika Pemerintah mengambil sikap menyetop impor beras. Problem akan muncul, jika produksi beras terganggu karena adanya iklim ekstrim dan cadangan beras jumlahnya tidak sesiai dengan yang tercatat diatas kertas.

Keoptimisan Pemerintah untuk peningkatan produksi beras saat ini dan masa mendatang, tentu pantas untuk diberi acungan jempol. Kabinet Merah Putih menghitung target produlsi beras tahun ini, akan lebih baik ketimbang jumlah produksi tahun lalu. Selain itu, penugasan Pemerintah kepada Petum Bulog untuk menyerap gzbah dan beras sebesar-besarnya akan dapat diraih.

Betul yang disampaikan Presiden Prabowo. Sebagai bangsa pejuang, kita harus optimis, jangan cengeng dalam menghadapi tantangan dan rintangan. Kita harus sungguh-sungguh menghadapi dan mengerjakannya. Baru kalau sudah mentok dan tak berdaya, kita segera mengevaluasinya, sekalian mencari jawab, mengapa kita tidak berhasil mewujudkannya.

Begitu pun dengan tekad untuk menyetop impor beras dan bahan pangan lainnya. Kata kunci keberhasilan kita menyetop impor beras, sekiranya kita mampu menggenjot produksi beras sebanyak-banyaknya, sehingga mampu mencapai swasembada. Tanpa tercapainya produksi beras yang berlimpah, omong kosong kita akan mampu mencukupi kebutuhan beras dalam negeri.

Upaya Penerintah meningkatkan produksi beras setinggi-tingginya menuju swasembada, sepertinya benar-benar digarap oleh Pemerintah. Berbagai kelemahan telah ditangani untuk mencari jalan keluar cerdasnya. Diawali dengan penyediaan bibit/benih padi yang unggul dan genjah, telah diupayakan sedemikian rupa, sehingga petani tidak akan mengalami kelangkaan benih/bibit berkualitas.
Begitu pun dengan masalah pupuk. Dengan ditambahnya jumlah kuota pupuk sebanyak dua kali lipat dari ysng berlaku selama ini, Pemerintah berharap agar keluhan petani tentang kelangkaan pupuk waktu musim tanam tidak bakal terdengar lagi. Penambahan kuota dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton pupuk bersubsidi, para petani aksn lebih nyaman dalam menggarap usahataninya.

Kebijakan deregulasi dan dibirokratisasi terkait penyaluran pupuk bersubsidi pun ditengarai akan semakin memperlancar saluran distribusi pupuk yang lebih efesien dan efektip. Dengan memangkas kelembagaan saluran distribusi pupuk, sehingga tinggal tiga yang tersisa, yakni Kementerian Pertanisn, PT Pupuk Indonesia dan Kios/Distributor/Gapoktan, diharapkan prinsip 6 Tepat aksn dapat dicapai.

Faktor lain yang cukup menentukan keberhasilan peningkatan produksi beras adalah soal irigasi yang dikabarkan, lebih dari 40 % mengalami kerusakan. Sinergitas dan kolaborasi Kementerian Pertanisn, Kementerian PU dan TNI-AD, kini telah dikembangkan. Irigasi yang rusak segera diperbaiki, sehingga memperlancar terciptanya peningkatsn produksi.

Hal lain yang dijadikan titik tekan peningkatan produksi beras adalah kehadiran dan keberadaan para Penyuluh Pertanian lapangan. Adanya kebijakan untuk menambah jumlah Penyuluh Pertanian sekaligus dengan mengembalikan lagi status Penyuluh Pertanian menjadi Aparat Pemerintah Pusat dan tidak lagi menjadi Aparat Daerah, diharapkan akan meningkatkan kinerja mereka dalam melaksanaksn kegiatan Penyuluhan Pertanian.

Pertanyaan kritisnya adalah apa yang dapat kita lakukan seandainya produksi beras tetap terganggu karena adanya sergapsn iklim ekstrim dan cuaca yang tidak berpihak kepada para petani, semisal fenomena El Nino beberapa waktu lalu ? Bila tidak ada impor saat itu, dapat dipastikan kita akan mengalami “darurat beras” yang lrbih gawat.

Di tengah-tengah “darurat beras”, impor beras tampil sebagai dewa penolong kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Bahan renungan kita bersama dari mana bangsa ini akan mendapatkan beras sekitar 4 juta ton beras, jika tidak melslui impor dari negara-negara sahabat yang dikenal sebagai produsen beras dunia.

Akhirnya, penting disampaikan kebijakan menyetop impor beras tshun ini telah bulat ditetapkan Pemerintah. Supaya tidak terkesan menelan ludah sendiri, Pemerintah harus berjuang keras untuk dapat menggenjot produksi beras setinggi-tingginya. Dengan beras berlimpah, kita tidak perlu was-was dengan tekad Pemerintah menyetop impor beras tersebut. Semestinya, memang demikian. Bangsa ini perlu terbebaskan dari impor beras. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Remaja Masjid Baburroyyan Griya Antang Harapan Gelar Kegiatan Perdana untuk Meningkatkan Ketaqwaan dan Silaturahmi

Next Post

Kholid, “Pedang Allah yang Terhunus” dari Banten yang Berani Melawan Aguan

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Kholid, “Pedang Allah yang Terhunus” dari Banten yang Berani Melawan Aguan

Kholid, "Pedang Allah yang Terhunus" dari Banten yang Berani Melawan Aguan

Said Didu Bongkar Dugaan Framing Oligarki terhadap Pengeritik PIK-2

Said Didu Bongkar Dugaan Framing Oligarki terhadap Pengeritik PIK-2

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...