• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

HPP GABAH & SIKAP PRESIDEN PRABOWO

by
February 6, 2025
in Economy, Feature
0
Pemerintah Mulai Beli Gabah Petani dengan HPP Rp6.500 per Kg pada 15 Januari
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Tegas harus disampaikan, Presiden Prabowo Subianto, benar-benar mencintai petani. Mengiringi 100 hari kepemimpinannya, Presiden Prabowo semakin tampak keberpihakan nyatanya kepada sektor pertanian, utamanya kepada kaum tani. Hasrat untuk menjadikan petani hidup sejahtera dan penuh kemakmuran, tercermin dari kebijakan yang digelindingkannya.

Hari-hari menjelang tibanya panen raya padi kali ini misalnya, banyak kebijakan Pemerintah yang perlu diberi acungan jempol. Bongkar pasang aturan terus dilakukan. Banyak penyempurnaan kebijakan regulasi yang ditempuh, walaupun usia aturan tersebut, belum sebulan diputuskan. Semangat membela dan melindungi petani saat panen raya, menjadi ciri dari perubahan regulasi ini.

Salah satunya terkait dengan aturan Perum Bulog dalam memberlakukan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah. detikFinance telah menginformasikan, Pemerintah memutuskan untuk mencabut kebijakan ketentuan kualitas gabah yang diserap Perum Bulog. Sebelumnya, meski telah ditetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah Rp 6.500 per kilogram (kg), terdapat aturan kualitas gabah yang dapat diserap dengan harga tersebut.

Dicabutnya aturan itu tertuang dalam Keputusan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. Aturan ini ditetapkan pada 24 Januari 2025. Dengan aturan baru ini, petani tidak perlu was-was, jika harga jual gabah yang dipanennya bakal dibeli dengan harga lebih rendah dari Rp. 6500,-

Seperti yang kita ketahui, Ketentuan mengenai harga pembelian gabah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I huruf A dan Lampiran II Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Begitu, bunyi diktum nomor kesatu dalam aturan baru tersebut.

Jujur kita akui, aturan terbaru Pemerintah terkait HPP Gabah di tingkat petani ini, benar-benar menunjukkan keberpihakan nyata Pemerintahan Presiden Prabowo atas dunia pertanian dan kehidupan petani. Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putihnya ini, ingin agar kebijakan yang terkesan meminggirkan petani dari keramaian pembangunan harus segera dihentikan.

Sekedar mengingatkan, beberapa aturan yang dicabut dan tidak diberlakukan lagi adalah ketentuan pembelian Perum Bulog dalam menyerap gabah petani dengan mensyaratkan kadar air dan kadar hampa dari gabah kering panen dan harga di penggilingan. Lebih detailnya dapat dibaca berikut ini :

Pertama GKP di tingkat petani
1. GKP di luar kualitas 1 di tingkat petani dengan kadar air maksimal 25%, kadar hampa 11-15%, dikenakan rafaksi (pemotongan/ pengurangan harga) Rp300 sehingga HPP berlaku adalah Rp6.200 per kg
2. GKP di luar kualitas 2 dengan kadar air maksimal 26-30% dan kadar hampa maksimal 10%, dikenakan rafaksi Rp425, sehingga HPP-nya jadi Rp6.075 per kg.
3. GKP di luar kualitas 3 dengan kadar air 26-30% dan kadar hampa 11-15%, kena rafaksi Rp750, sehingga HPP berlaku Rp5.750 per kg

Kedua, GKP di tingkat penggilingan
1. GKP di luar kualitas 1 dengan kadar air maksimal 25%, kadar hampa 10-15%, dikenakan rafaksi Rp300, sehingga HPP-nya jadi Rp6.400 per kg
2. GKP di luar kualitas 2 dengan kadar air 26-30% dan kadar hampa maksimal 10%, kena rafaksi Rp425, sehingga HPP-nya jadi Rp6.275 per kg
3. GKP di luar kualitas 3 dengan kadar air 26-30% dan kadar hampa 11-15%, dikenakan rafaksi Rp750, sehingga HPP berlaku adalah Rp5.950 per kg.

Sekali lagi disampaikan, aturan berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pangan Nasional No. 2/2025 ini dicabut dan digantikan dengan Keputusan Badan Pangan Nasional No. 14/2025, yang ditetapkan 24 Januari 2025 lalu.
Dengan aturan baru ini, petani benar-benar mendapat jaminan Pemerintah, saat panen raya datang, tidak akan terjadinya harga gabah dibawah HPP Gabah sebesar Rp. 6500,- per kg.

Catatan kritisnya, mengapa kebijakan menjamin harga gabah di tingkat petani oleh Pemerintah, baru dilakukan saat Presiden Prabowo manggung memimpin bangsa dan negeri tercinta ini ? Mengapa tidak sejak sejak lama diterapkan Pemerintah ? Apakah harus menunggu dahulu hadirnya seorang Presiden NKRI yang berpengslaman menjadi aktivis organisasi petani sekelas HKTI terlebih dahulu ?
Mestinya tidak ! Sebab, siapa pun orangnya, menjadi pemimpun bangsa di Tanah Merdeka, sudah srharusnya menunjukkan keberpihakan dan kecintaan nyata terhadap sektor pertanian dan kehidupan petaninya. Terlebih setelah bangsa ini melahirkan Undang Undang No. 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Namun begitu, penting diingatkan, sekalipun Pemerintah menjamin akan menyerap gabah petani dengan harga, tidak akan lebih rendah dari Rp. 6500,-, bukan berarti para petani bisa seenaknya menjual gabah yang dihasilkannya kepada Perum Bulog. Bagaimana pun, Perum Bulog perlu “mengajak” para petani, untuk dapat menghasilkan gabah berkualitas baik.

Disinilah Perum Bulog perlu melahirkan terobosan cerdas guna mendidik petani agar tetap mengindahkan kadar air dan kadar hampa dari gabah yang dihasilkannya. Sinergi dan kolanorasi penting digarap, utamanya dengan petugas Penyuluh Pertanian di lapangan. Masalahnya menjadi semakin rumit, bila panen berlangsung di musim hujan.

Dengan keterbatasan petani untuk mengeringkan gabah, karena kehadiran sinar matahari yang tidak maksimal, dapat dipastikan petani akan banyak menghasilkan “gabah basah” dengan kadar air jauh diatas 25 % dan kadar hampa diatas 10 %. Itu sebabnya, akan sangar keren, jika Perum Bulog dapat memfasilitasi petani dengan alat pengering gabah berteknologi sederhana, yang dengan mudah bisa dioperasikan oleh petani.

Semoga jadi pencermatan kita bersama. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Banyaknya Mitra MBG Mundur, Dibantah Oleh BGN

Next Post

Untuk Perkuat Armada RI, TNI AL Butuh Kapal Induk

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Untuk Perkuat Armada RI, TNI AL Butuh Kapal Induk

Untuk Perkuat Armada RI, TNI AL Butuh Kapal Induk

Presiden Prabowo Dianggap Lakukan Pelanggaran Hukum Jika Berikan Ampunan Kepada Penjahat Koruptor

Prabowo Beri Ultimatum: Menteri yang Tidak Seirama Akan Disingkirkan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...