• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Aya Aya Wae

Ijazah Palsu yang Menyeret Akal Sehat ke Penjara

Ali Syarief by Ali Syarief
July 12, 2025
in Aya Aya Wae, Feature
0
Badai Kriminalisasi: TPUA Siap Bertempur! Empat Aktivis Diburu karena Bongkar Dugaan Ijazah Jokowi
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Adalah Roy Suryo, Dokter Tifa, dan Rismon Sianipar — tiga orang yang dalam dunia sains sosial dan analisis forensik, bisa dibilang bukan orang kemarin sore. Mereka turun tangan, menguliti lembar demi lembar dokumen, tanda tangan, hingga watermark kampus. Hasilnya? Disimpulkan bahwa ijazah Jokowi—Presiden Republik Indonesia itu—diduga palsu. Bukan asal teriak di emper warung kopi, tapi dibarengi data, riset, dan metode ilmiah.

Dalam dunia yang semakin penuh dengan logika jungkir-balik, kita tak perlu heran bila pemilik rumah yang bertanya soal keberadaan gentengnya justru dituduh maling. Begitulah kira-kira ironi yang membungkus soal ijazah Presiden Joko Widodo yang sudah bertahun-tahun jadi perdebatan, seperti misteri dalam cerita silat Kho Ping Hoo yang tak kunjung usai.

Tapi, di negeri kita ini, kadang berpikir sehat bisa-bisa dituduh makar. Begitu hasil penelitian itu dipublikasikan, aparat bukan mengejar siapa yang memberi ijazah palsu, malah yang ditangkap adalah si penyebar dugaan. Lho, kok jadi kebalik?

Logika ini seperti tukang tahu bulat keliling yang dituduh sebagai pengedar narkoba hanya karena suaranya mengganggu tidur aparat. Negara ini bukan cuma gagal berpikir lurus, tapi mulai alergi terhadap pertanyaan. Kalau dulu kita mengagungkan “raja adil” dalam dongeng-dongeng masa kecil, kini kita hidup di bawah bayang-bayang “raja anti kritik” — yang siapa pun menyebut “telanjang” langsung dipenjarakan karena dianggap melecehkan busana kebesaran.

Baca : https://fusilatnews.com/polda-naikkan-status-kasus-ijazah-jokowi-dari-penyelidikan-ke-penyidikan-unsur-pidana-ditemukan/

Ijazah itu, kalau memang asli, kenapa harus repot-repot didiamkan? Kenapa tak digelar saja konferensi pers besar-besaran, panggil rektor, sejarawan, alumni seangkatan, bahkan dosen penguji skripsinya. Transparansi bukan cuma membuat masyarakat percaya, tapi bisa memotong habis spekulasi. Tapi yang terjadi malah sebaliknya — kecurigaan dijawab dengan ancaman, kajian ilmiah dibalas dengan pasal pidana.

Seharusnya, yang diperiksa dan ditangkap itu adalah pembuat ijazah palsu, jika memang ada. Kalau ijazah itu sah, pelapornya bisa digugat pencemaran nama baik lewat jalur perdata. Tapi ini? Polisi lebih dahulu sigap menangkap si peneliti. Ini bukan soal dokumen semata, ini soal bagaimana negara memperlakukan akal sehat.

Dan ketika akal sehat dikriminalisasi, kita pun tahu, negara sedang panik. Negara sedang bergetar oleh bayangannya sendiri.

Apa yang ditakutkan dari selembar ijazah? Ah, mungkin bukan ijazahnya yang ditakuti, tapi kebenaran yang ia wakili. Karena begitu satu kebohongan terkuak, dinding kebohongan lain bisa ikut runtuh seperti domino. Dan seperti yang kita tahu, kekuasaan di negeri ini sering kali dibangun di atas fondasi kebohongan berjamaah.

Begitu banyak paradoks dalam peristiwa ini. Dan sebagaimana kata orang bijak: “Di negeri terbalik, kejujuran adalah pelanggaran, dan pertanyaan dianggap pemberontakan.”

Itulah yang sedang terjadi.

Dan kita, rakyat, tak lebih dari penonton dalam drama penuh sandiwara ini—kadang tertawa, kadang menangis, tapi lebih sering hanya bisa geleng-geleng kepala sambil berkata: “Mosok, ijazah kok bisa bikin takut satu negara?”


 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Polda Naikkan Status Kasus Ijazah Jokowi: Dari Penyelidikan ke Penyidikan, Unsur Pidana Ditemukan

Next Post

Walikota Maki Takubo – Mundur Karena Ijazahnya Di Persoalkan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Walikota Maki Takubo – Mundur Karena Ijazahnya Di Persoalkan

Walikota Maki Takubo - Mundur Karena Ijazahnya Di Persoalkan

Menara, Jembatan, dan Bahasa Diam Bangsa Jepang

Menara, Jembatan, dan Bahasa Diam Bangsa Jepang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist