• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Incest Politik Koalisi – Ingin Mengembalikan Presiden sebagai Raja Jimbul

fusilat by fusilat
July 8, 2022
in Feature
0
Incest Politik Koalisi – Ingin Mengembalikan Presiden sebagai Raja Jimbul
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews– Koalisi Partai2 di DPR hingga sampai pada hitungan 82%, menyebabkan Executive dan Legislative mudah melakukan persetubuhan. Perjinahan mereka yang kepergok MK, karena itu UU Cipta Kerja, dinyatakan tidak syah (inconstitutional). Sekarang sedang  sembunyi-sembunyi mulai sekamar lagi, untuk RUU-KUHP, yang bocor dan telah mengundang perdebatan sengit diantara para pakar hukum dan pengamat politik lainnya.

Dialektika yang muncul dalam benak adalah, sebenarnya regime ini, hendak membawa kemana arah berbangsa dan bernegara ini? Paradigma 200 tahun yang lalu, hendak dihidupkan lagi untuk membangun Indonesia kedepan? Setelah melucuti berbagai atribut yang melekat pada seorang Presiden sebagai Raja, kemudian menjadi Pelayan Rakyat, kini hendak ditempel-tempelkan lagi. Ini  hanya menjadi bahan tertawaan, orang sedunia.

Bila kemudian DPR mensyahakan RUKUHP tersebut, maka Indonesia akan menjadi Negara Yg Raja-di-Raja. Legislative 82% dan Executive tidak bisa dikritisi, system ini harus disebut sebagai model system apa, selain model atau system Komunisme? Diera sekaang. System Raja Jimbul di era abad jaman batu.

Presiden sebagai Kepala Pemerintahan harus dibedakan dengan Presiden sebagai Kepala Negara. Selaku Kepala Pemerintahan, maka Presiden sebagai Lembaga yg “might be wrong”. Artinya, tempat dia salah dan disalahkan. Mengapa? Karena ia terlahir dari kepentingan Politik. Apalagi dikatakan sebagai Petugas Partai, yang penuh dengan kepentingan orientasi politik partainya, yang bertentangan dengan kepentingan partai politik lainnya. Dalam system parlementer, maka debat antar Partai-partai itu suatu keniscayaan. Disitulah terbentunya the ruling party  dan the opposition party. Koalisi diantara keduanya, menjadi suatu strategy mempertahankan kekuasaan.

Dalam system Presindetial, berbada. Disini tidak dikenal dengan Koalisi dan oposisi. Karena semua keterwakilannya secara Individu-individu.

Presiden selaku Kepala Negara, adalah Can Do Wrong. Nah, disini Presiden dalam posisi sebagai Raja atau di Rajakan. Tapi dibatasi tugas-tugasnya, seperti menerima tamu-tamu negara, membuka persidangan Legislative, dll. Dan, ini yang paling penting, yaitu menjelankan kewenangan Prerogativenya; memberikan Grasi, Abolishi, Amnesti, Rehablitasi, dlsb, atas rekomendasi dari Lembaga-lembaga terkait. Karena itu, saya menyebutnya, bukan sebagai “Hak” tetapi “kewenangan”.

Tapi innalillah wa inna ilaihi rojiun, konstitusi kita, tidak terdapat satu pasalpun yang menerangkan Presiden pun selaku Kepala Negara.

“Asas keterbukaan tidak pernah dilakukan oleh pemerintah dan DPR.  Tentu saja, buakan  alergi dengan KUHP yang baru, tapi prosesnya harus terbuka, harus bisa diakses publik karena menyangkut hajat orang banyak dan menyangkut Indonesia kedepan.

Peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Indonesia, Maidina Rahmawati, mengkiritisi pertemuan tertutup antara DPR dan pemerintah untuk membahas RKUHP (14-15 September 2019), DPR, kata Maidina, juga telah berhenti mempublikasikan hasil pembahasan RKUHP sejak 30 Mei 2018.

Sementara itu  para pegiat hukum pidana, yang tergabung dalam Aliansi Nasional Reformasi KUHP, selalu kesulitan mencari naskah terbaru RKUHP.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Baru Resmi Diluncurkan Mendag, MinyaKita Harusnya Rp.14 Ribu Di Online Tembus Rp34 Ribu

Next Post

Boris Johnson Mengundurkan Diri: Lima Hal yang Menyebabkan Kejatuhan PM

fusilat

fusilat

Related Posts

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?
Feature

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik
Feature

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026
Feature

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Next Post
Boris Johnson Mengundurkan Diri: Lima Hal yang Menyebabkan Kejatuhan PM

Boris Johnson Mengundurkan Diri: Lima Hal yang Menyebabkan Kejatuhan PM

Shinzo Abe, Dalam Keadaan Collaps Ditembak

Shinzo Abe, Dalam Keadaan Collaps Ditembak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Rakyat Melawan!
Feature

Rakyat Melawan!

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Demonstran 1998 Kampus UNS Jakarta - Maka hanya ada satu kata: lawan! (Widji Thukul, 1963-1998). Demikianlah...

Read more
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026
RI 36 Milik Rafli Achmad Terungkap, Aksi Arogan Patwal Tuai Kritik

Seret Nama Raffi Ahmad, Bos Blueray: Air Susu Dibalas Air Tuba

June 14, 2026

Menguatkan Integritas dan Profesionalitas Pemegang Peran Pengganti Perusahaan Cangkang (Ketika Pemeran Pengganti Masuk ke Panggung Utama)

June 14, 2026
Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

Prabowo Menjadi Jenderal Karena Seragam – Jenderal di Pundak, Kopral di Mimbar

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist