• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Indonesia Negeri Para Bedebah

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 18, 2022
in Feature
0
Indonesia Negeri Para Bedebah
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Pegiat Media

Jakarta – Hingga 10 tahun kemudian, novel “Negeri Para Bedebah” (2012) karya Tere Liye masih tetap relevan dengan kondisi kekinian bangsa ini di mana masih banyak manusia serakah. Betapa tidak?

Indonesia hingga saat ini masih disesaki oleh penguasa dan pengusaha tamak laiknya para bedebah. Bahkan tak sedikit penguasa merangkap pengusaha. Usahanya mendompleng kuasanya. Ada “conflict of interest” di sana. Betapa banyak pengusaha yang menjadi penguasa, baik di eksekutif maupun legislatif. Tapi negara tak berdaya.

Menko Polhukam Mahfud Md mengungkap banyak jenderal dan mantan jenderal menjadi beking tambang ilegal di Kalimantan. Hal itu sudah terjadi sejak lama. Negara tak berdaya.

Sebelumnya, Mahfud mengungkap Ferdy Sambo ibarat seorang kaisar di Polri. Bekas Kadiv Propam itu punya “kerajaan” di korps Bhayangkara. Tapi negara tak berdaya. Sebab membongkar kerajaan Sambo sama saja dengan membuka kotak Pandora. Polri bisa gulung tikar.

Teranyar, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengungkap banyak pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki harta kekayaan luar biasa, bahkan di luar akal sehat manusia waras. Untuk aset tanah saja, misalnya, mereka masing-masing memiliki 20-25 bidang yang tersebar di Ibu Kota dan beberapa daerah lainnya. Tidak masuk akal bukan? 

Mereka kebanyakan para kepala dinas, lengkap dengan nama dan jabatannya. Ada pula penjabat sekretaris daerah dan deputi gubernur. Sedikitnya ada 25 pejabat di DKI Jakarta yang kekayaannya dinilai tidak wajar.

Sebagai pegawai negeri, darimana mereka mendapatkan harta segunung? Kaya itu tidak dilarang. Bahkan sebuah rezeki. Tapi cara mendapatkan kekayaan juga harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun moral. Sudah saatnya sistem hukum di Indonesia memberlakukan asas pembuktian terbalik. Sayangnya, lagi-lagi negara tak berdaya.

Korupsi

Ketamakan juga tercemin dari maraknya kasus korupsi di Indonesia. Bahkan korupsi meliputi tiga pilar demokrasi yang dikenal dengan istilah “trias politika”, yakni eksekutif, legislatif dan yudikatif. Plus pengusaha.

Ada dua motif korupsi, yakni “need” (kebutuhan) dan “greed” (keserakahan). Melihat kasus korupsi di Indonesia, rata-rata motifnya adalah keserakahan, bukan kebutuhan. Mereka yang terlibat korupsi rata-rata adalah orang-orang kaya. Harta ternyata ibarat air laut. Makin banyak diteguk makin membuat dahaga.

Di eksekutif, selama era reformasi, sudah puluhan menteri dipenjara gara-gara korupsi. Termasuk di era Presiden Jokowi. Ada Idrus Marham. Ada Edhy Prabowo. Ada Imam Nahrawi. Ada Juliari Batubara. 

Di daerah-daerah, sejak pemilihan kepala daerah digelar secara langsung pada 2004 hingga kini sudah ada sekitar 450 kepala daerah dan wakil kepala daerah dipenjara karena korupsi. 

Di legislatif, sudah ratusan anggota DPR RI dan sekitar 4.700 anggota DPRD dipenjara karena korupsi. Teranyar adalah Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simandjuntak yang ditangkap KPK karena korupsi.

Korupsi di legislatif bahkan menyentuh pucuk pimpinan. Saat menjabat Ketua DPR RI, Setya Novanto terlibat korupsi. Saat menjabat Ketua DPD RI, Irman Gusman terlibat korupsi. 

Yudikatif pun tak mau kalah. Betapa banyak hakim terlibat korupsi. Seperti di legislatif, korupsi di yudikatif pun menyentuh pucuk pimpinan. Saat menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar korupsi. Saat menjabat Hakim Konstitusi, Patrialis Akbar juga korupsi. 

Mahkamah Agung (MA) pun tak mau ketinggalan. Nurhadi saat menjabat Sekretaris MA ditangkap KPK karena korupsi. Teranyar, dua Hakim Agung, yakni Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh ditahan KPK karena korupsi.

Pengusaha pun tak mau kalah. Bahkan korupsi pengusaha gila-gilaan dengan kerugian negara mencapai puluhan triliun rupiah. Sebut saja kasus korupsi Jiwasraya (Rp16, 8 triliun) dan Asabri (Rp22,7 triliun). Ada pengusaha Benny Tjokrosaputro di kedua kasus itu.

Kalau sudah begini, tak patutkah Indonesia disebut sebagai negeri para bedebah? Cukup kita jawab dalam hati saja. Kalau didengar orang, malu kita! 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KAJI ULANG UUD 2002 HASIL AMANDEMEN , 10 PETA JALAN MENYELAMATKAN MASA DEPAN INDONESIA

Next Post

Rizal Ramli Tawarkan Solusi Agar Pers Sehat dan Tidak Oligopolistik

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Sri Lanka Bangkrut, Rizal Ramli: Ugal-ugalan Bangun Infrastrukur Dibiayai China, Seperti Indonesia

Rizal Ramli Tawarkan Solusi Agar Pers Sehat dan Tidak Oligopolistik

Target Hattrick Menang Pemilu, Puan Minta Kader PDIP Rapatkan Barisan

PDIP Sebut Punya Calon Presiden Sendiri, Siapakah?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist