• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Ini Tiga Poin Romo Magnis yang Ringankan Eliezer di Kasus Pembunuhan Yosua

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 26, 2022
in News
0
Perlakuan Polisi ke Bharada E, Purnawirawan Polri: Tokoh Maha Sakti, Kekuatannya Melebihi Jendral!

Bharada Eliezer berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews.– Romo Franz Magnis Suseno SJ berbicara faktor-faktor yang dapat meringankan hukuman untuk Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu dalam kasus pembunuhan Brigadir N Yosua Hutabarat. Ada tiga poin. Apa saja?

Romo Magnis dihadirkan sebagai saksi ahli meringankan untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu terkait kasus pembunuhan Yosua di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (26/12/2022), seperti dilansir detikom Romo Magnis dihadirkan sebagai saksi ahli etika filsafat moral.

Pengacara Eliezer, Ronny Talapessy, awalnya bertanya apa saja unsur yang dapat meringankan Eliezer dalam kasus pembunuhan Yosua. Romo Magnis kemudian membeberkan unsur tersebut. “Terkait dengan peristiwa penembakan terhadap Yosua oleh Eliezer dari sudut kajian filsafat moral apa saja unsur yang dapat meringankan Eliezer?” tanya Ronny.

Romo Magnis mengatakan, dalam kasus ini, Eliezer diperintah oleh atasannya yang memiliki pangkat jauh lebih tinggi, yakni Ferdy Sambo. Guru besar filsafat moral Emeritus Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta itu mengatakan ada budaya ‘laksanakan’ di polisi yang tidak mungkin tidak ditaati oleh Eliezer yang pangkatnya jauh lebih rendah.

“Menurut saya, yang tentu paling meringankan adalah kedudukan yang memberikan perintah itu, kedudukan tinggi yang jelas memberi perintah yang di dalam kepolisian tentu akan ditaati, tidak mungkin katanya Eliezer 24 umurnya, jadi masih muda itu laksanakan itu, budaya laksanakan itu, adalah unsur yang paling kuat,” kata Romo Magnis.

Kemudian, kata Romo Magnis, Eliezer pada saat itu berada di dalam situasi yang menegangkan dan membingungkan. Eliezer dinilai tidak mempunyai waktu untuk mempertimbangkan secara matang karena adanya keterbatasan untuk mengambil keputusan.

“Yang kedua tentu keterbatasan situasi itu yang tegang yang amat sangat membingungkan saya kira semua itu, di mana dia saat itu harus menentukan laksanakan atau tidak, tidak ada waktu untuk melakukan pertimbangan matang, di mana kita umumnya kalau ada keputusan penting coba ambil waktu tidur dulu, dia harus langsung bereaksi. Menurut saya itu tentu dua faktor yang secara etis sangat meringankan,” ujarnya.

Romo Magnis juga berbicara soal situasi ketika atasan memberi perintah untuk menembak di dalam pertempuran militer. Karena itulah, menurut Romo Magnis, bila seorang atasan polisi memberi perintah ‘tembak’, itu tidak total sama sekali tidak masuk akal.

“Tambahan satu poin, seperti di dalam situasi pertempuran militer di dalam kepolisian memang bisa ada situasi di mana atasan memberi perintah tembak itu, di dalam segala profesi lain tidak ada itu. Jadi seorang atasan polisi memberi perintah tembak itu tidak total sama sekali tidak masuk akal, ” kata Romo Magnis.

Sambo Klaim Perintahkan Hajar

Dalam persidangan sebelumnya, mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo mengatakan dia tidak berniat mampir ke rumah Duren Tiga tempat istrinya menjalani isolasi, termasuk TKP pembunuhan Brigadir Yosua. Namun dia melihat Yosua di depan pagar. Saat itu, Sambo mengaku teringat akan cerita Putri Candrawathi yang mengaku diperkosa Yosua.

“Setelah masuk ke Kompleks Duren Tiga, saya melihat Yosua ada di depan gerbang, kemudian saya perintahkan Adzan Romer ajudan untuk berhenti, setelah itu Adzan Romer turun,” kata Sambo saat bersaksi di PN Jaksel, Rabu (7/12).

“Iya saya teringat apa yang diceritakan istri saya, saya perintahkan Romer berhenti. Romer langsung turun saya pikir apa harus sekarang konfirmasi (ke Yosua), kemudian saya bilang jalan, terus saya putuskan berhenti. Saya turun, senjata saya jatuh dan saya ambil, dan masuk ke rumah Duren Tiga,” imbuh Sambo.

Sambo merupakan atasan Eliezer. Sambo turut didakwa bersama Eliezer melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua.

Kembali ke Sambo, dia mengatakan senjata yang jatuh dan dia ambil adalah Combat Wilson. Singkat cerita, Sambo mengatakan dia masuk dan memerintahkan Eliezer ‘menghajar’ Yosua.

“Saya masuk, kemudian saya hadapan ke Yosua, ‘Kenapa kamu tega sama ibu?’, jawaban Yosua nggak seperti yang saya harapkan, dia malah menanya balik, ‘Ada apa, Komandan?’ Saya lupa saya bilang ‘kurang ajar’, saya perintahkan ‘Richard, hajar Chad’,” ucapnya.

“Gimana perintahkan?” tanya hakim.

“‘Hajar, Chad, kamu hajar, Chad.’ Kemudian maju, Yosua jatuh, saya bilang setop berhenti begitu lihat Yosua jatuh, dan berlumuran darah, saya panik, saya enggak tahu bagaimana harus menyelesaikan peristiwa ini,” jawab Sambo. (F-2)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Baim Wong Sebut Kasus Prank KDRT Sudah Selesai, Prabowo Tak Terima, Kok Bisa?

Next Post

Sampai Pekan Kedua, Sekuel Avatar Masih Bertahan Menjadi Box Office Amerika Utara

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Feature

AMBIGUITAS ASAS DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

April 24, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya
Birokrasi

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026
Next Post
Sampai Pekan Kedua, Sekuel Avatar Masih Bertahan Menjadi Box Office Amerika Utara

Sampai Pekan Kedua, Sekuel Avatar Masih Bertahan Menjadi Box Office Amerika Utara

Haul Gus Dur, 13 Tahun Etika Kekuasaan Terkubur

Haul Gus Dur, 13 Tahun Etika Kekuasaan Terkubur

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

Media Sosial: Dari Hiburan Menjadi Candu yang Diproduksi

April 24, 2026
Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

Logika Tol di Laut Bebas: Kebijakan atau Kecanggungan?

April 24, 2026

Perang, Kepentingan Global, dan Harapan Kemerdekaan Palestina

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bisa Membaca, Tapi Gagal ‘Iqra’: Ironi Umat di Era Informasi

April 24, 2026
Dalih Sosok Manusia Pendusta; “Tidak Wajib Memperlihatkan Ijazahnya”

Berbohong Itu Sulit dan Mahal Harganya

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist