• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Investasi di Vietnam Lebih Menarik, Mengapa? Vietnam Pro-Business –Indonesia Pro-Gibran

Ali Syarief by Ali Syarief
May 2, 2024
in Economy, Feature
0
Investasi di Vietnam Lebih Menarik, Mengapa? Vietnam Pro-Business –Indonesia Pro-Gibran
Share on FacebookShare on Twitter

Menurut perkiraan terbaru, populasi Vietnam pada tahun 2021 adalah sekitar 98,7 juta jiwa. Ia merupakan salah satu negara dengan populasi yang cukup besar di Asia Tenggara, dan pertumbuhan populasi di negara tersebut telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Sementara Indonesia, populasi pada tahun 2021 adalah sekitar 276 juta jiwa.

Bila jumlah populasi itu, disebut sebagai “consumers”, maka sejatinya Indonesia akan menjadi target Negara untuk berinvestasi yang lebih menarik dan berpeluang untung jauh lebih besar.

Tetapi mengapa apple lebih tertarik berinvestasi di Negara Vietnam daripada di Indonesia?

Apple diketahui berinvestasi senilai Rp 1,6 triliun di Indonesia. Angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan investasi Apple di dua negara tetangga, Singapura dan Vietnam.

Apple mengumumkan investasi di Vietnam senilai US$15,84 miliar atau Rp 256 triliun. Perusahaan juga telah menciptakan 200 ribu pekerjaan di negara tersebut.

Sementara di Singapura, Apple mengucurkan dana Rp 4 triliun untuk memperluas kampus regional dan kantor.

“Banyak orang yang enggak paham kalau investasi manufaktur Vietnam itu tax holiday 50 tahun. Kita mau enggak? Itu Vietnam kasih insentifnya agak bombastis, tapi kan semua negara punya kepentingan,” jelas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie di kantor Kementerian Kominfo, Jumat (19/4/2024).

Apa yang dimaksud dengan Kebijakan Vietnam Pro Business?

Kebijakan “pro-business” di Vietnam mengacu pada serangkaian langkah dan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah untuk menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan mendukung pertumbuhan sektor swasta serta investasi asing. Beberapa contoh kebijakan pro-bisnis yang diterapkan oleh Vietnam meliputi:

  1. Reformasi Struktural: Pemerintah Vietnam telah melakukan reformasi struktural untuk meningkatkan efisiensi ekonomi dan meningkatkan daya saing. Ini termasuk reformasi sektor perbankan, perbaikan regulasi, dan penyederhanaan proses bisnis.
  2. Pelonggaran Regulasi: Vietnam telah melakukan pelonggaran regulasi untuk mengurangi birokrasi dan mempercepat proses perizinan usaha. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mempermudah berbisnis bagi perusahaan lokal maupun asing.
  3. Insentif Pajak: Pemerintah Vietnam memberikan insentif pajak bagi perusahaan yang berinvestasi di sektor-sektor strategis atau di daerah-daerah tertentu. Hal ini bertujuan untuk mendorong investasi asing dan pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah yang membutuhkan.
  4. Dukungan Infrastruktur: Pemerintah Vietnam telah menginvestasikan dalam pengembangan infrastruktur, termasuk jaringan transportasi dan teknologi informasi, untuk mendukung kegiatan bisnis dan investasi.

Apa yang dimaksud Pro-Gibran?

Ada beberapa alasan mengapa investor asing mungkin enggan berinvestasi di Indonesia. Beberapa faktor yang mungkin memengaruhi keputusan ini termasuk:

  1. Ketidakpastian Politik: Ketidakpastian politik seringkali menjadi alasan utama yang membuat investor ragu untuk berinvestasi. Perubahan kebijakan yang tiba-tiba atau situasi politik yang tidak stabil dapat menciptakan risiko bagi investasi jangka panjang.
  2. Regulasi yang Tidak Jelas: Regulasi yang kompleks atau tidak jelas dapat menjadi hambatan bagi investor asing. Ketidakpastian dalam hukum atau prosedur perizinan yang rumit dapat menghambat proses investasi dan meningkatkan risiko bisnis.
  3. Masalah Infrastruktur: Infrastruktur yang kurang berkembang atau tidak memadai juga dapat menjadi alasan bagi investor asing untuk enggan berinvestasi. Keterbatasan infrastruktur seperti jaringan transportasi yang buruk atau pasokan listrik yang tidak stabil dapat menghambat operasi bisnis.
  4. Korupsi dan Ketidakadilan: Masalah korupsi dan ketidakadilan dalam sistem hukum juga dapat menjadi hambatan bagi investor asing. Investor sering kali menghindari negara-negara di mana korupsi merajalela atau di mana mereka tidak yakin bahwa hak mereka akan dilindungi oleh hukum.
  5. Persaingan Global: Persaingan dengan negara-negara lain yang menawarkan insentif investasi yang lebih menarik juga dapat membuat investor enggan berinvestasi di Indonesia. Negara-negara lain mungkin menawarkan kondisi bisnis yang lebih menguntungkan atau lingkungan investasi yang lebih stabil.

Semua faktor ini dapat berdampak pada keputusan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia. Untuk menarik investasi asing, pemerintah perlu mengatasi masalah-masalah ini dan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih ramah bagi investor.

Sebagai Case study, terjadi pada Elon Musk. Mengapa ia memutuskan untuk berinvestasi di Malaysia, daripada di Indonesia?

Akademisi dan praktisi bisnis, Rhenald Kasali mengungkapkan beberapa alasan Elon Musk mantap berinvestasi di Malaysia. Salah satu alasan utamanya adalah komitmen kuat Malaysia terhadap energi terbarukan.

“Mengapa Malaysia yang dipilih, jawabannya karena Malaysia menawarkan sejumlah hal yang sudah pasti adalah mereka mau menggunakan energi terbarukan. Kesiapan Malaysia dalam merangkul dan menggunakan sumber energi terbarukan sangat sejalan dengan misi Tesla untuk mempercepat transisi dunia menuju energi berkelanjutan,” jelas Rhenald, dikutip dari kanal Youtube-nya pada Kamis (10/8/2023).

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menko Marves: Microsoft Tidak Akan Menyesal Berinvestasi di Indonesia

Next Post

Berapa Gaji Rata-rata di Jepang Pada Tahun 2024?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Berapa Gaji Rata-rata di Jepang Pada Tahun 2024?

Berapa Gaji Rata-rata di Jepang Pada Tahun 2024?

Sepulang Dari KPU Prabowo Kunjungi Kantor DPP PKB di Raden Saleh Jakarta Pusat

Enggan Menjawab Pertanyaan Terkait Pembahasan Kursi Menteri dengan Prabowo Cak Imin Langsung Ngacir

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...