Jakarta, Fusilatnews.2 Mei 2024 – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan memastikan bahwa Microsoft tidak akan menyesal berinvestasi di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Luhut saat menghadiri acara “Microsoft Build: AI Day” di Jakarta Convention Center (JCC) pada Selasa (30/4/2024).
“Dalam keterangan tertulis melalui laman resmi Kemenkomarves, Luhut mengatakan, ‘Saya pikir jika anda (Microsoft) berinvestasi di Indonesia, anda tidak akan menyesal. Saya berjanji. Sebab, semua insentif yang bisa anda dapat di mana saja, bisa anda dapatkan di sini,'” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Menko Marves juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan Presiden Indonesia (Jokowi) terkait kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan berbagai insentif bagi Microsoft, sebagaimana yang diberikan oleh negara-negara lain seperti India dan Thailand.
Lanjut Luhut, “Saya katakan di depan Presiden, kirim tim anda (Microsoft) untuk mengunjungi kami, dan kita bisa mendiskusikan detail tentang investasi anda di Indonesia, dan kami dengan senang hati untuk mengakomodasikannya, dengan berbagai insentif yang diterima Microsoft di India, Thailand, dan negar-negara lain.”
“Kami bisa berikan lebih baik dari yang lainnya. Jadi kami siap menerima tim kalian, kapan pun, minggu depan, atau kapan pun. Jadi ini Indonesia, dan kami sangat menerima baik Microsoft, dan kalian bisa gunakan peluang ini untuk berinvestasi di Indonesia,” tambahnya.
Investasi Microsoft di Indonesia Capai 1,7 Miliar Dollar AS
Dalam konteks investasi, Microsoft telah mengumumkan rencana investasi sebesar 1,7 miliar dollar AS atau setara Rp 27,6 triliun untuk membangun infrastruktur komputasi awan (cloud) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia selama empat tahun.
Investasi besar ini tidak hanya akan berfokus pada pembangunan infrastruktur teknologi, tetapi juga akan memberikan pelatihan keterampilan di bidang AI kepada 840.000 orang. Komitmen investasi ini telah disampaikan oleh CEO Microsoft, Satya Nadella, kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (30/4/2024) di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Nilai investasi Microsoft tersebut jauh lebih besar daripada Apple, yang hanya menggelontorkan Rp 1,6 triliun untuk membangun empat sarana pendidikan, yakni Apple Developer Academy, di Indonesia.
Dengan komitmen investasi ini, Microsoft menegaskan kepercayaannya terhadap potensi pasar dan lingkungan investasi di Indonesia.
























