• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jauhi Militeristik, Dekati TNI: Refleksi Kepemimpinan dan Kekuatan Negara

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
October 20, 2024
in Feature, Politik
0
Prabowo Disambut Relawan Gibran di Bandara Adi Soemarmo Solo, Apa Tanggapan Gibran?
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis – Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212

Para politisi sering kali melupakan teori eksepsionalisme, yang justru telah digunakan oleh Jokowi selama masa pemerintahannya. Teori ini, ditambah dengan sistem konstitusi yang sering berubah, membentuk dasar kebijakan Jokowi yang tampak “berbeda” di antara sistem politik yang ada.

Teori eksepsionalisme diterapkan sebagai pendekatan politik yang mengklaim superioritas, namun dalam kasus Jokowi, ia cenderung mengintegrasikan kekuatan eksekutif, legislatif, dan yudikatif, menciptakan apa yang tampak sebagai dominasi tunggal, mirip dengan monarki absolut. Namun, ini bukanlah inovasi, melainkan hasil dari manipulasi politik untuk mempertahankan kekuasaannya, termasuk mencegah impeachment. Selama pemerintahannya, Jokowi kerap kali menabrak TAP MPR RI dan melanggar janji-janji politiknya yang merupakan utang moral menurut filosofi Jean-Jacques Rousseau.

Namun, penerapan teori ini berakhir kontradiktif. Jokowi memanfaatkan kekuatan koalisi politik dengan mengkooptasi institusi-institusi penting seperti KPK, kejaksaan, polisi, bahkan lembaga intelijen. Hal ini termasuk merangkul para akademisi dengan mengangkat mereka sebagai menteri atau memberi posisi di komisaris BUMN. Akibatnya, fungsi kampus sebagai penyeimbang kekuasaan pun terganggu.

Jokowi juga mengintervensi legislatif dan mengganggu independensi yudikatif. Ia menciptakan sistem kekuasaan baru yang menyimpang dari prinsip dasar Montesquieu, yang mengajarkan pemisahan kekuasaan sebagai fondasi demokrasi. Namun, kekuasaannya terus berkembang dengan menggunakan diskresi politik yang berbasis pada pragmatisme Machiavelli.

Kini, ketika masa jabatan Jokowi berakhir, kekuasaan yang terpusat tersebut meninggalkan warisan yang penuh kecurigaan dan ketidakpastian. Bangsa ini pun waspada terhadap bayang-bayang Jokowi jilid dua, sosok yang bahkan telah menyingkirkan orang-orang terdekatnya demi melanggengkan pengaruh politiknya.

Sebaliknya, harapan besar kini tertuju pada Prabowo Subianto, presiden terpilih yang diharapkan mampu mengembalikan keseimbangan kekuasaan. Seorang eks-jenderal, Prabowo dipandang sebagai sosok yang tegas, namun juga diharapkan mampu menunjukkan kepemimpinan yang humanis dan tidak otoritarian, berbeda dari militerisme kaku. Harapan ini, jika berhasil diwujudkan, akan membawa Prabowo menjadi pemimpin yang tidak hanya kuat, namun juga adil.

Pada akhirnya, masyarakat Indonesia menginginkan seorang pemimpin yang dapat mengatasi kerusakan yang telah dilakukan oleh pendahulunya, dan Prabowo diharapkan dapat memenuhi amanah ini.

Bravo, selamat kepada Prabowo Subianto, Presiden RI ke-8.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

KEJAHATAN MAFIA TANAH YAYASAN KRISTEN (YBRS-GKP) BANDUNG

Next Post

Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah Jadi “Kambing Hitam” Jatuhnya Nilai Tukar Rupiah dan Kesalahan dalam Kebijakan Ekonomi.

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
Iran Peringatkan Israel: Jangan Uji Tekad Kami, Target di Israel Dalam Jangkauan Rudal

Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah Jadi "Kambing Hitam" Jatuhnya Nilai Tukar Rupiah dan Kesalahan dalam Kebijakan Ekonomi.

Presiden Prabowo Berjanji Paling Lambat 4-5 Tahun Kita akan Swasembada Pangan

Presiden Prabowo Berjanji Paling Lambat 4-5 Tahun Kita akan Swasembada Pangan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...