• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jaya Suprana : Indonesia Harus Minta Maaf karena Dijajah Belanda

fusilat by fusilat
February 20, 2022
in Feature
0
Jaya Suprana : Indonesia Harus Minta Maaf karena Dijajah Belanda

Serdadu Belanda maju ke kota Magelang, Jawa Tengah pada 4 Januari 1949 untuk memburu pejuang-pejuang kemerdekaan RI.(KEYSTONE/GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

Share on FacebookShare on Twitter

UNTUK ke sekian kalinya pemerintah Kerajaan Belanda memohon maaf atas kekejaman yang telah dilakukan militer Belanda terhadap rakyat Indonesia pada periode 1945-1949. Kali ini yang meminta maaf adalah tidak kurang dari Perdana Menteri Kerajaan Belanda, Mark Rutte.

Rutte mengakui Belanda telah melakukan “kekerasan berlebihan”. Tentu saja permintaan maaf PM Belanda disambut positif oleh bangsa Indonesia. Di sisi lain ternyata permintaan maaf PM Belanda membuat pimpinan partai Kemerdekaan (Partij voor de Frijheid) sayap kanan garis keras, Geert Wilders meradang.

Pimpinan partai oposisi kerajaan Belanda yang pernah berniat melarang Al-Quran di Belanda ini malah terbalik menuntut agar yang minta maaf justru Indonesia atas kekerasan yang dilakukan terhadap serdadu Belanda serta warga Hindia-Belanda yang pro Belanda di Indonesia. Geert Wilders tidak sendirian dalam berpendapat bahwa Indonesia wajib minta maaf terhadap kekerasan yang dilakukan terhadap Belanda di masa lalu.

Cukup banyak warga Belanda sampai kini masih antikemerdekaan Indonesia. Mereka semua lupa bahwa Belanda adalah kaum penjajah yang keberatan melepas Hindia-Belanda sebagai jajahan Belanda. Dengan mata di kepala sendiri saya sempat menyaksikan bahwa warga Indonesia yang memilih pindah ke Belanda, sebab memang lebih pro Belanda ketimbang Indonesia mengganggap bahwa kawasan yang disebut oleh Belanda sebagai Hindia-Belanda memang hak-milik Belanda. Maka Belanda berhak untuk mempertahankan tanah jajahan, bahkan kalau perlu dengan melakukan kekerasan terhadap warga Indonesia yang ingin merdeka.

Westerling yang dianggap monster oleh Indonesia ternyata di Belanda dielu-elukan sebagai pahlawan nasional kerajaan Belanda yang sempat memperoleh anugerah bintang jasa dari Ratu Belanda.

Kebencian Belanda terhadap Indonesia Merdeka diwariskan sampai ke generasi masa kini. Berulang kali ketika makan di Chinees-Indische restoran di Belanda saya memperoleh pelayanan secara kasar setelah diketahui bahwa saya warga Indonesia. Di Belanda masa kini masih banyak anak-muda Neo Nazi yang sepaham dengan Geerd Wilders dalam hal Islamofobia, maka juga Indonesiafobia sebab Indonesia memang negara dengan mayoritas umat Islam terbesar di dunia.

Maka mereka yang mengaku diri sebagai Federatie Indische Nederlandse melaporkan sang tokoh sejarawan Indonesia Bonnie Triyana ke polisi Belanda. Bonnie mencoba meluruskan sejarah kemerdekaan Indonesia yang dibengkokkan oleh para pembenci Indonesia.

Meski Kejaksaan Agung Belanda telah menolak pemolisian Bonnie Triyana, namun tampaknya para pelapor masih belum mau menyerah sebab sesumbar akan naik banding yang tentu saja didukung sepenuhnya oleh Geert Wilders. Sayang, Federatie Indische Nederandse mau pun Geert Wilders mengungkapkan ujar kebencian terhadap Indonesia di negeri Belanda, maka secara hukum saya tidak berhak balas dendam dengan melaporkan mereka ke polisi Indonesia di Indonesia.


Sumber : Kompas.com

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Singapura Peringkat pertama Negara Terkaya di Asia Tenggara, Indonesia Urutan Berapa?

Next Post

Kisah Perpindahan Ibu Kota Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung (2) Direncanakan Matang, Mempertimbangkan Topografi dan Estetika

fusilat

fusilat

Related Posts

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah
Feature

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026
Feature

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?
Feature

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Next Post
Kisah Perpindahan Ibu Kota Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung (2) Direncanakan Matang, Mempertimbangkan Topografi dan Estetika

Kisah Perpindahan Ibu Kota Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung (2) Direncanakan Matang, Mempertimbangkan Topografi dan Estetika

Anak Usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk Diduga Menimbun 1,1 Juta Liter Minyak Goreng di Sumut

Anak Usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk Diduga Menimbun 1,1 Juta Liter Minyak Goreng di Sumut

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Vitamin Demokrasi yang Mendadak Dilarang Konsumsi
Feature

Teddy, Gay, dan Luth

by Karyudi Sutajah Putra
May 2, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta — Hubungan politik antara Amien Rais dan Prabowo...

Read more
Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

Ketika Buruh Tampar Muka Prabowo

May 2, 2026
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026
Saat Rakyat Menggemakan ‘Adili Jokowi’, Prabowo Teriak ‘Hidup Jokowi’: Loyalitas Kepada Siapa?

Qiamat Terjadi Ketika Tugas Dikerjakan Oleh Yang Bukan Akhlinya

May 3, 2026
Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

Perang Iran Membakar Inflasi AS: Angka 3,6% Jadi Alarm Bahaya Ekonomi

May 3, 2026
Bobby Kertanegara: Simbol Transformasi Prabowo dari Kerasnya Medan Perang ke Kasih Sayang

Prabowo: Kritik Tak Digubris – Penderitaan Bangsa Lain Direduksi

May 3, 2026
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

May 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

Dari Langit ke Bumi: Jejak Budaya dalam Tubuh Syariah

May 3, 2026

Meraih dan Merawat Cinta Allah dengan Menggenggam Hidayah melalui Taufik-Nya

May 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist