• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

JIS Fix 3, 5 Juta 10 Februari 2024 Estimasi Jumlah Penolak Pemilu Curang

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
February 7, 2024
in Feature, Pemilu, Politik
0
Objek Perkara Gugatan Partai Prima Hakim Nakal Inkompetensi-Diduga Berniat Jahat
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis-Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212

 

KPU harus sangat berhati-hati dan waspada, terutama jika ada sindikat atau kelompok kriminal yang berusaha melakukan manipulasi dalam pemilu. Mereka harus menolak tegas setiap upaya tersebut dan segera melaporkannya sebagai bentuk kecurangan, termasuk black campaign.

Fenomena politik pada tahun 2023-2024 telah menimbulkan banyak kecurigaan di masyarakat terkait kemungkinan keterlibatan KPU dalam berbagai pelanggaran dan kecurangan. Setidaknya, adanya dugaan pembiaran oleh KPU menjadi perhatian serius.

Beberapa gejala kecurangan dan pelanggaran yang terdeteksi menjelang pemilu (pilpres dan pileg 2024) antara lain:

 Praktik kampanye tanpa payung hukum yang jelas oleh Jokowi tanpa mendapat teguran dari KPU (disebut sebagai pembiaran perilaku curang atau pelanggaran sistem hukum).

  1. Proses hukum terkait penunjukan Gibran sebagai Cawapres yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).
  2. Pemungutan suara dalam pemilihan umum di Taipei pada tahun 2023.
  3. Penerapan sanksi keras yang terakhir sebanyak dua kali oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terhadap Ketua KPU, tanpa kejelasan apakah sanksi tersebut dipatuhi.
  4. Pengakuan KPU terkait temuan 1,2 juta suara pemilih bodong.

Dan lain-lainnya yang terdeteksi oleh publik terkait pelanggaran dalam pemilu, baik yang telah diadukan maupun tidak, yang menjadi viral di berbagai media sosial namun tidak mendapat penanganan yang transparan dari KPU dan Bawaslu. Ketidaktransparanan ini membuat publik merasa bahwa kinerja kedua lembaga tersebut tidak objektif, proporsional, jujur, akuntabel, dan kredibel dalam menindaklanjuti pelanggaran dan kecurangan yang diduga kuat, termasuk praktik black campaign yang dilakukan oleh pihak yang berkuasa dengan pola terstruktur, sistematis, dan masif.

Oleh karena itu, KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu pilpres dan pileg 2024 harus bertindak dengan jujur dan adil sesuai dengan ketentuan hukum yang tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017.

Jika KPU terbukti melakukan pelanggaran atau pembiaran terhadap kecurangan dalam penghitungan suara pemilu presiden dan legislatif, maka dapat dibayangkan dampaknya jika sejumlah pengunjung Jakarta International Stadium pada acara kampanye AMIN pada tanggal 10 Februari 2024, yang diprediksi akan berjumlah 3,5 juta orang, serta simpatisan di seluruh Indonesia, merasa didzolimi oleh kecurangan dalam pemilu. Mereka mungkin akan turun ke jalan-jalan di seluruh kota sebagai bentuk protes terhadap kecurangan yang diduga melibatkan KPU, berdasarkan bukti yang cukup.

Model atau pola turunnya massa ini dapat mengacu pada eksistensi peristiwa dalam sejarah politik bangsa-bangsa di seluruh dunia, di mana kecurangan oleh penguasa yang identik dengan kedzoliman akan memunculkan filosofi “suara rakyat adalah suara Tuhan” (vox Populi vox dei). Filosofi ini kemungkinan akan direpresentasikan oleh masyarakat Indonesia dalam upaya mereka memperjuangkan keadilan dan hukum yang tertinggi, yang menempatkan kepentingan rakyat sebagai yang terutama.

Namun, selain dari protes yang mengikuti prinsip “salus populi suprema lex esto” (keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi), ada kemungkinan terjadi kekacauan sosial (chaotic) karena beberapa massa yang mungkin labil dan telah merasakan ketidakadilan dalam sistem atau rezim. Hal ini dapat memicu emosi serta perilaku anarkis di antara mereka, didorong oleh faktor psikologis kerumunan atau massa, yang kemudian dapat mengarah pada tindakan pengadilan massa (eigenrichting) terhadap pejabat publik yang dianggap bertanggung jawab atas ketidakadilan tersebut.

Semoga, semua pejabat publik yang berwenang di negara ini, termasuk eksekutif, legislatif, dan yudikatif, terutama KPU sebagai penyelenggara Pemilu, menyadari bahayanya risiko kecurangan dalam Pemilu Pilpres dan Pileg 2024. Mereka harus saling menahan diri untuk tidak terlibat dalam kecurangan atau pelanggaran pemilu dalam bentuk apapun. Semua pihak, termasuk tim sukses, harus bertindak dengan jujur, adil, proporsional, dan objektif.

Dengan melakukan hal tersebut, diharapkan dapat terhindar dari prediksi terjadinya kekacauan jika ketentuan hukum dilanggar secara terang-terangan oleh kelompok yang memiliki kesempatan dan kekuasaan.

 

 

 

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sekelompok Paus Pembunuh Terperangkap  es  di Lepas Pantai Utara Jepang 

Next Post

Capres Ganjar  Tuding wiranto, Agum Gumelar dan Luhut BP Jendral Mencla- Mencle

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Next Post
Terungkap Alasan GP mania Membatalkan Dukungan Ganjar Pranowo di 2024

Capres Ganjar  Tuding wiranto, Agum Gumelar dan Luhut BP Jendral Mencla- Mencle

Terkait LGBT Pola Pikir Mahfud MD Keliru Berat!?

Tim Surveyor 02 Selalu Ungguli 01 dan 03 Signifikansi sesat Pilpres 2019

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist