Jakarta, Fusilatnews.— “Banjir di Jakarta itu, siapa pun gubernurnya harus konsisten menyelesaikannya. Di sini ada Gubernur DKI Jakarta dan Jawa Barat, Saya minta betul agar dituntaskan secara konsisten, baik yang berkaitan dengan waduk (atau bendungan) ini selesai,” kata Jokowi dalam keterangan tertulisnya. Pada keterangan lain, Presiden mengatakan, meminta Pj Gubenurnur Heru Budi menuntaskan normalisasi 13 sungai yang ada di Jakarta, menyelesaikan Sodetan Ciliwung menuju BKT, Giant Sea Wall, serta pengelolaan pompa.
Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Nirwono Yoga berpandangan sebanyak apapun pompa di Jakarta tidak akan mampu menguras air banjir rob di pesisir Jakarta. Pemprov DKI Kejar Pembangunan Tanggul Sepanjang 11 Kilometer hingga 2027 “Apalagi bila terjadi hujan lebat dan banjir besar di Ibu Kota,” tutur Nirwono kepada Kompas.com, Selasa (27/2022).
Wilayah pesisir utara Jakarta, termasuk gugusan Kepulauan Seribu, berpotensi dilanda banjir rob, angin kencang, dan gelombang tinggi, di sepanjang sisa akhir tahun ini hingga awal tahun depan. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir rob melanda 17 titik jalan di Kelurahan Menghadapi situasi itu, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pun telah memastikan kesiapan sejumlah pompa air di Ibu Kota. Pompa mobil juga telah disiapkan untuk antisipasi banjir rob.
Begitu juga dengan pembangunan tanggul. Nirwono memandang keberadaan tanggul raksasa pun tidak akan mampu mencegah banjir rob di pesisir Jakarta. “Keberadaan tanggul dan pompa hanya bersifat sementara dalam mengatasi banjir rob,” tutur Nirwono. Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta masih terus membangun tanggul untuk mengantisipasi rob pada sejumlah titik di pesisir utara Jakarta secara bertahap hingga 2027. Pemprov DKI memiliki kewenangan membangun tanggul sepanjang 11 kilometer dari total 20,2 kilometer. Hingga 2022, Pemprov DKI diperkirakan baru membangun 2,09 km dari total target.
Selama Natal Hingga Tahun Baru Menurut Nirwono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus segera merestorasi kawasan pesisir pantai utara Jakarta untuk mengatasi banjir rob, abrasi pantai, intrusi air laut, dan mengantisipasi ancaman tenggelam dan terjangan tsunami
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono mengatakan Pemprov DKI Jakarta tengah mengupayakan penanganan banjir Jakarta. Selain menangani banjir kiriman dari Bogor, DKI juga berupaya menghadapi banjir pesisir atau rob dengan membangun tanggul laut di sepanjang pesisir Utara atau Giant Sea Wall.
“Mengenai tanggul, saya sudah sampaikan ada 22,5 km yang 11 km adalah kewenangan Pemda. Pemda itu baru 0,5 km plus 2022 ini kan nambah 1,59 km,” kata Heru Budi di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa, 27 Desember 2022.
about:blank about:blank Pemprov DKI tengah melakukan pembangunan Giant Sea Wall yang ditargetkan berlangsung hingga 2027. “Sehingga tentunya tadi seperti kebocoran, bukan bocor tapi memang ada posisi-posisi yang rawan memang belum ditanggul,” ujarnya. Heru memastikan pembangunan tanggul laut raksasa tetap berlanjut karena itu merupakan proyek jangka panjang penanggulangan banjir Jakarta.
Proyek itu dikerjakan bersama Kementerian PUPR dan Pemprov DKI Jakarta hingga tiga tahun ke depan. about:blank about:blank






















