• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi dan PKI: Janji Manis Landreform yang Berujung di Tangan Oligarki

Ali Syarief by Ali Syarief
March 12, 2025
in Feature, Politik
0
Jokowi Jamin Pemerintah Tidak Akan Hapus Daya Listrik 450VA
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pemilu 1955 mencatat fenomena politik yang menarik: Partai Komunis Indonesia (PKI) hampir unggul di banyak daerah pada putaran kedua. Salah satu faktor utama yang membuat PKI begitu populer kala itu adalah kampanye landreform. Isu ini begitu menggema karena rakyat, terutama para petani miskin, memahami landreform sebagai janji bahwa tanah akan diberikan kepada mereka. Sebuah harapan konkret bagi mereka yang selama ini hidup dalam ketidakpastian agraria.

Pemikiran ini membawa saya pada satu kecurigaan: apakah Jokowi memiliki afinitas ideologis dengan PKI? Kecurigaan ini bukan sekadar tuduhan kosong, tetapi berangkat dari pola yang mirip. Sejak awal pemerintahannya, Jokowi gencar membagi-bagikan sertifikat tanah kepada rakyat. Sekilas, kebijakan ini tampak sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil, mirip dengan janji PKI dulu. Namun, setelah melihat bagaimana kebijakan ini berujung, justru ada pola yang serupa dengan yang terjadi di masa lalu—tetapi dengan akhir yang berbeda dan lebih mencengangkan.

Dari Janji Rakyat ke Kenyataan Oligarki

Jika PKI dahulu menggunakan isu landreform untuk menarik dukungan rakyat, Jokowi pun menerapkan kebijakan sertifikasi tanah dengan narasi yang kurang lebih sama: memberikan kepastian hak kepemilikan tanah bagi rakyat kecil. Namun, seiring waktu, kebijakan ini memperlihatkan wajah aslinya.

Bukan hanya tanah rakyat yang disertifikasi, tetapi juga tanah negara, hutan, dan bahkan wilayah pesisir. Lebih mengejutkan lagi, sertifikasi ini tidak hanya diberikan kepada rakyat kecil, tetapi juga kepada individu-individu tertentu serta korporasi besar. Fakta ini memperlihatkan bagaimana kebijakan yang diklaim pro-rakyat ternyata menjadi alat legitimasi bagi para oligarki untuk semakin memperkuat cengkeraman mereka atas aset negara.

Jika landreform PKI bertujuan untuk mendistribusikan tanah dari tuan tanah ke rakyat, maka landreform ala Jokowi justru berujung pada privatisasi tanah negara kepada korporasi besar dan segelintir elite. Kebijakan ini pada akhirnya melanggengkan ketimpangan sosial, bukan menguranginya.

Jokowi: Antara Simbol Populisme dan Realitas Kapitalisme Oligarkis

Jokowi kerap tampil sebagai pemimpin populis yang berpihak kepada wong cilik. Kebiasaannya membagi-bagikan sertifikat tanah adalah salah satu cara untuk membangun citra tersebut. Namun, populisme semacam ini hanyalah ilusi.

Di balik seremonial sertifikasi tanah yang ia pamerkan, kebijakan agraria Jokowi justru lebih menguntungkan para pemodal besar. Kita bisa melihat bagaimana penguasaan lahan di Indonesia semakin timpang di bawah pemerintahannya. Tanah-tanah negara yang seharusnya menjadi aset publik kini banyak yang jatuh ke tangan swasta. Hutan yang sebelumnya menjadi bagian dari ekosistem yang dilindungi kini disertifikasi untuk kepentingan bisnis. Bahkan laut pun tak luput dari praktik ini, dengan munculnya sertifikat hak guna bagi pihak-pihak tertentu.

Jadi, apakah Jokowi benar-benar pro-rakyat? Ataukah ia hanya menggunakan strategi yang sama dengan PKI untuk menarik simpati rakyat, tetapi dengan agenda yang berbeda—yaitu memastikan bahwa tanah-tanah strategis tetap berada dalam kendali oligarki yang menjadi pendukung politiknya?

Kesimpulan: Jokowi, Warisan PKI, dan Realitas yang Lebih Buruk

Kebijakan sertifikasi tanah Jokowi, jika ditelusuri lebih dalam, menunjukkan kemiripan dengan propaganda PKI di masa lalu, tetapi dengan hasil yang jauh berbeda. Jika PKI mengklaim ingin memberikan tanah kepada rakyat, Jokowi mengawali dengan memberikan kepastian hak tanah kepada rakyat, tetapi akhirnya lebih menguntungkan pihak korporasi dan oligarki.

Dengan demikian, Jokowi tidak hanya menerapkan strategi PKI dalam menarik simpati rakyat, tetapi juga menggunakannya sebagai alat untuk menciptakan oligarki tanah yang lebih mengakar. Jika kebijakan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin rakyat akan menyadari bahwa yang mereka dapatkan hanyalah janji manis yang ujungnya tetap menguntungkan kaum elite.

Maka, pertanyaan akhirnya adalah: apakah Jokowi benar-benar berpihak kepada rakyat kecil, ataukah ia hanya boneka yang mengabdi kepada kepentingan oligarki? Jika PKI dahulu dianggap sebagai ancaman karena ingin mengubah sistem kepemilikan tanah, maka Jokowi bisa jadi ancaman yang lebih besar—karena ia mengubah kepemilikan tanah bukan untuk rakyat, tetapi untuk para pemilik modal.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Selamat Tinggal Defisit Beras, Selamat Datang Surplus!

Next Post

Dan Yorrys pun Meradang dan Menantang

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Pikiran Todung Mulya Lubis
Feature

Pikiran Todung Mulya Lubis

May 14, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan
Feature

Impeachment Donald Trump dalam Sistem Politik Amerika Serikat Memahami Impeachment: Bukan Kudeta Politik

May 14, 2026
Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal
Feature

Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal

May 14, 2026
Next Post
Dan Yorrys pun Meradang dan Menantang

Dan Yorrys pun Meradang dan Menantang

Royalti: Madu Bagi Komponis, (Bukan) Racun Bagi Penyanyi

Royalti: Madu Bagi Komponis, (Bukan) Racun Bagi Penyanyi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi
Birokrasi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

by Karyudi Sutajah Putra
May 13, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan sewenang-wenang TNI yang melarang kegiatan pemutaran film Pesta Babi di Ternate, Maluku Utara. "Pelarangan...

Read more
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prabowo ” Is Finish ” 212 Tidak akan Masuk ke Lubang yang Sama

Benarkah Prabowo Pecah Kongsi dengan Rizieq Syihab?

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pikiran Todung Mulya Lubis

Pikiran Todung Mulya Lubis

May 14, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan

Impeachment Donald Trump dalam Sistem Politik Amerika Serikat Memahami Impeachment: Bukan Kudeta Politik

May 14, 2026
Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal

Dari Jahiliyah ke Tauhid: Kontinuitas Tradisi Arab dan Lahirnya Islam Awal

May 14, 2026

Lingkungan Bersih (Ketika Korupsi Tidak Lahir dari Orang Jahat, tetapi dari Sistem yang Membiarkan Celah)

May 14, 2026
Tak Ada Kuasa yang Benar-Benar Bisa Bernegosiasi dengan Nurani

“Pulih 99 Persen”, Jokowi Siap Keliling Indonesia: Konsolidasi Relawan atau Pemanasan Politik Baru?

May 14, 2026
Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

Kriminalisasi Sang Pembela Lingkungan: Potret Buram Mafia Hukum dan Jaksa Predator Keadilan

May 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pikiran Todung Mulya Lubis

Pikiran Todung Mulya Lubis

May 14, 2026
Ancaman Trump ke Iran Dinilai Berpotensi Langgar Hukum Perang, Efektivitasnya Dipertanyakan

Impeachment Donald Trump dalam Sistem Politik Amerika Serikat Memahami Impeachment: Bukan Kudeta Politik

May 14, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist