• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Jokowi: “Kacang Lupa Kulit,” Megawati yang Membesarkannya Dilupakan

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
August 18, 2024
in Feature, Politik
0
Jokowi: “Kacang Lupa Kulit,” Megawati yang Membesarkannya Dilupakan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Damai Hari Lubis-Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menuai kontroversi. Pada 13 Agustus 2024, saat berada di Ibu Kota Negara (IKN), Jokowi menyatakan bahwa “Istana Kepresidenan yang ada di Jakarta dan Bogor berbau kolonial.” Pernyataan ini memunculkan pertanyaan besar tentang penghormatan Jokowi terhadap sejarah bangsa dan para pendahulunya.

Jokowi terkesan sombong, seolah hanya dirinya yang berhasil melepaskan bangsa ini dari bayang-bayang kolonialisme, hanya karena memindahkan ibu kota dan membangun Istana di IKN yang masih penuh misteri terkait rencana dan anggarannya yang belum jelas. Padahal, kita semua tahu, Alm. Soekarno, yang langsung menghadapi penjajah Belanda dan Jepang, Presiden Soeharto, yang mengusir agresi Belanda, serta Gus Dur, Megawati, dan SBY, tidak pernah merasa bahwa tinggal di Istana seperti hidup di masa kolonial.

Jika benar Jokowi merasa Istana begitu beraroma kolonial, mengapa tidak memilih untuk tinggal di tempat lain selama menjabat? Apakah rumah mewah atau pinjaman dari salah satu sahabatnya di kompleks DPR RI tidak cukup nyaman?

Namun, yang lebih mengejutkan adalah pada momen akhir masa jabatannya, Jokowi memberikan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah tokoh di Istana Negara, pada Rabu, 14 Agustus 2024. Penghargaan ini diberikan dalam rangka HUT Ke-79 Kemerdekaan RI, mencakup Tanda Jasa Medali Kepeloporan, Bintang Republik Indonesia Utama, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, dan Bintang Budaya Parama Dharma.

Ironisnya, Jokowi tidak menganugerahi Tanda Jasa atau Tanda Kehormatan kepada Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden ke-5 RI yang sangat berjasa besar terhadap karier politiknya. Megawati adalah tokoh yang mengangkat Jokowi hingga dua kali menjadi presiden, dan sampai sekarang masih berperan penting dalam politik nasional melalui partai besar.

Publik bertanya-tanya, apakah keputusan ini diwarnai oleh dendam politik? Apakah karena Megawati menentang wacana presiden tiga periode sesuai konstitusi, Jokowi memilih untuk mengabaikannya? Dalam situasi seperti ini, tokoh berpengaruh seperti Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI, seharusnya bisa menasihati Jokowi untuk tidak lupa pada jasa Megawati, “kacang lupa kulit.”

Apapun alasan Jokowi, mengabaikan jasa besar seorang Megawati adalah langkah yang tidak bijak. Apalagi, penghargaan juga diberikan kepada tokoh yang telah meninggal dan bahkan yang terlibat dalam problematika hukum, seperti Airlangga Hartarto.

Sikap Jokowi ini sungguh menunjukkan karakter yang TERLALU—seakan tidak takut akan karma politik yang mungkin menimpanya di masa depan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Upacara HUT Kemerdekaan RI di Distrik Bpiri Berlangsung Aman dan Hikmat

Next Post

Ekonom Senior Indef Prof. Didik J Rachbini Prihatin atas Ketergantungan Utang yang Akan Jadi Beban Pemerintahan Prabowo

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Ekonom Senior Indef Prof. Didik J Rachbini Prihatin atas Ketergantungan Utang yang Akan Jadi Beban Pemerintahan Prabowo

Ekonom Senior Indef Prof. Didik J Rachbini Prihatin atas Ketergantungan Utang yang Akan Jadi Beban Pemerintahan Prabowo

Jessica Kumala Wongso, Terpidana Kasus Kopi Sianida, Akan Dibebaskan Bersyarat

Jessica Kumala Wongso, Terpidana Kasus Kopi Sianida, Akan Dibebaskan Bersyarat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...