• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kaesang Pukul Genderang Perang, PSSI Kok Diam?

fusilat by fusilat
October 25, 2022
in Feature
0
Kaesang Pukul Genderang Perang, PSSI Kok Diam?

Disambangi Kaesang, Ketum PSSI Mengapresiasi dengan Bilang Begini. (Foto: Muhammad Robbani/detikcom)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Komisioner Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN)

Jakarta – Kaesang Pangarep memukul genderang perang. Putra bungsu Presiden Jokowi itu sedang menggalang dukungan “voters” untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Genderang perang ditabuh Direktur Utama Persis Solo itu usai bersama mantan Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda bertemu Walikota Solo, Jawa Tengah, Gibran Rakabuming Raka, Senin (24/10/2022).

Desakan KLB digulirkan Kaesang usai rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan tak bertaji. Rekomendasi TGIPF yang diketuai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Kemanan Mahfud Md itu sekadar macan kertas belaka. Bahkan macan kertas ompong. Hanya bisa mengaum, tidak bisa menggigit.

Padahal, TGIPF merekomendasikan agar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan seluruh Komisioner Komite Eksekutif PSSI mundur sebagai pertanggungjawaban moral atas Tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 1 Oktober lalu yang menewaskan sedikitnya 134 orang.

TGIPF juga merekomendasikan agar PSSI segera menggelar KLB untuk memilih pengurus baru yang berintegritas dan bertanggung jawab serta bebas dari “conflict of interest” (konflik kepentingan). Jika PSSI tidak segera menggelar KLB, kata Mahfud Md, maka pemerintah tak akan memberikan izin gelaran Liga 1, Liga 2 dan Liga 3. Ups!

Sesuai Pasal 34 Statuta PSSI, KLB bisa diselenggarakan atas permintaan voters (pemilik suara) dan/atau Komite Eksekutif PSSI. Saat ini ada 86 voters di PSSI, yakni 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1/2019, 22 klub Liga 2/2019, 10 klub Liga 3/2019, 1 Asosiasi Futsal, dan 1 Asosiasi Sepak Bola Wanita.

PSSI Bergeming

Akan tetapi, PSSI bergeming. Iwan Bule, sapaan akrab Ketua Umum PSSI, tak mau mundur. Mereka berdalih, pemerintah tidak bisa melakukan intervensi atau campur tangan urusan internal PSSI.

Berharap pada Komite Eksekutif dan Asprov, yang sudah terlanjur terninabobokkan, jelas enggak mungkin. Maka Kaesang mengambil inisiatif. Persis Solo bersama sejumlah klub lain akan bersurat ke PSSI demi mendesak KLB. Genderang perang sudah dicanangkan!

Salah satu yang ingin dikoreksi adalah keberadaan pengurus atau pemilik klub di kepengurusan PSSI sehingga menimbulkan konflik kepentingan. Iwan Budianto, misalnya. Wakil Ketua Umum PSSI ini merupakan pemilik klub Arema FC, yang saat bertanding melawan Persebaya Surabaya, 1 Oktober lalu, berakhir dengan Tragedi Kanjuruhan.

Namun, PSSI masih saja terdiam. Mereka belum merespons desakan putra Jokowi yang akan berkolaborasi dengan Azrul Ananda, putra mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Pertanyaannya kini, seberapa kuat desakan Kaesang dan Azrul Ananda? Mampukah mereka menghadapi hegemoni PSSI dan mendongkel Iwan Bule dari kursi panasnya?

Banyak celah di Statuta PSSI yang akan menjadi senjata Iwan Bule dkk untuk berkelit. Andaikata ada 2/3 atau minimal 50% + 1 voters yang meminta KLB pun, tidak serta-merta PSSI akan melaksanakannya.

Tapi, KLB juga bukan sesuatu yang haram. Iwan Bule naik ke tampuk kekuasaan PSSI juga berkat KLB setelah Edy Rahmayadi mundur tahun 2019. Jadi, semua tergantung Kaesang dan Azrul Ananda dalam menggalang dukungan klub-klub lain. Jika sudah terdesak, Iwan Bule pun niscaya akan mundur.

PSSI, Negara di dalam Negara

Statuta PSSI, yang merupakan turunan dari Statuta Federation of International Football Association (FIFA), memang disusun sedemikian rupa supaya negara tidak bisa campur tangan. Bahkan PSSI seperti negara di dalam negara. Jika pemerintah campur tangan terhadap urusan internal PSSI, maka FIFA akan menjatuhkan sanksi. Hal ini pernah terjadi tahun 2015 saat terjadi dualisme kepengurusan PSSI. Sanksi dari FIFA itulah yang selama ini dijadikan PSSI untuk membentengi diri.

Komite Eksekutif PSSI saat ini terdiri atas 15 komisioner, meliputi 3 ketua dan 12 anggota. Tiga ketua terdiri dari Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan serta Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto dan Cucu Soemantri. Sedangkan ke-12 nama Komisioner Komite Eksekutif PSSI adalah Yoyok Sukawi, Dirk Soplanit, Endri Erawan, Haruna Soemitro, Hasnuryadi Sulaiman, Juni Rahman, Pieter Tanuri, Sonhadji, Ahmad Riyadh, Hasani Abdul Gani, Yunus Nusi, dan Vivin Cahyani.

Sesuai Pasal 40 Statuta PSSI, tugas dan wewenang Komite Eksekutif bejibun, dominan dan sangat kuat. Di tangan merekalah nasib PSSI ke depan dipertaruhkan.

Sayangnya, tidak ada kontrol dari lembaga eksternal terhadap mereka. Ini melawan logika akal sehat seperti disebut Lord Acton (1834-1902) dalam adagiumnya, “The power tends to corrupt, absolute power corrupt absolutely.” Tengok saja Sepp Blatter, Presiden FIFA yang akhirnya terlibat skandal korupsi.

Pertanyaan pamungkas, mengapa PSSI diam? Apakah mereka “over confidence” (terlalu percaya diri)? Apakah mereka yakin Statuta PSSI masih mampu membentengi dan melindungi PSSI dari serangan seorang Kaesang, putra seorang Presiden? Kita tunggu saja tanggal mainnya!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Wanita Bersenjata Coba Terobos Istana, Untung Paspampres Siaga

Next Post

Pengadilan Tak Siarkan ‘Live’ Sidang Pemeriksaan Keluarga Brigadir J, Kok Bisa?

fusilat

fusilat

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Dugaan Pengacara Brigadir J : Disiksa di Paminal Mabes Polri, Bukan  Dirumah Ferdy Sambo

Pengadilan Tak Siarkan 'Live' Sidang Pemeriksaan Keluarga Brigadir J, Kok Bisa?

Aa Gym Diangkat Sebagai Komisaris Perusahaan Busana Muslim Elzatta, Untung atau Buntung?

Aa Gym Diangkat Sebagai Komisaris Perusahaan Busana Muslim Elzatta, Untung atau Buntung?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist