• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kaesang Salah Alamat, Giliran Bobby ke KPK

fusilat by fusilat
September 17, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Kaesang-PKS: Mengaduk Air-Minyak di Belanga Pilkada Jakarta
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Jakarta, Fusilatnews – Kaesang Pangarep menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/9/2024). Namun, kehadiran putra bungsu Presiden Joko Widodo itu salah alamat. Seharusnya ke Direktorat Gratifikasi atau Direktorat Penerimaan Layanan Pengaduan Masyarakat (PLPM) di Gedung Merah Putih di Jalan Kuningan Persada, tapi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu justru ke Dewan Pengawas di gedung lama KPK di Jalan HR Rasuna Said.

Diketahui, akibat menumpang pesawat jet pribadi ketika jalan-jalan ke Amerika Serikat (AS) bersama istrinya, Erina Gudono dan keluarganya baru-baru ini, Kaesang dilaporkan ke KPK terkait dugaan gratifikasi.

Laporan pertama dilayangkan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman, laporan kedua dilancarkan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaidilah Badrun.

Mulanya Ketua KPK Nawawi Pamolango dengan gagah berani menyatakan, KPK berwenang memeriksa Kaesang meskipun yang bersangkutan bukan penyelenggara negara. Dua laporan atas Kaesang pun sedang ditelaah Direktorat PLPM.

Belakangan KPK ngeper. Lembaga antirasuah ini batal memeriksa Kaesang untuk diklarifikasi. Belakangan Juru Bicara KPK Tessa Mahardika mempersilakan Kaesang, dan juga kakak iparnya Bobby Nasution yang juga diduga menerima gratifikasi fasilitas jet pribadi, datang ke KPK dengan sularela untuk klarifikasi.

Akhirnya, Kaesang pun datang. Tapi salah alamat. Alih-alih ke Direktorat Gratifikasi atau Direktorat PLPM, Kaesang justru ke Dewas. Padahal tugas Dewas KPK tak ada hubungannya dengan pihak eksternal KPK seperti Kaesang.

Kaesang mengaku kedatangannya ke Dewas untuk mengklarifikasi ihwal jet pribadi itu. Pengusaha muda itu mengaku menumpang atau nebeng pesawat jet pribadi milik temannya saat ke AS bersama istri dan keluarga Erina Gudono. Kaesang mengaku minta arahan dari Dewas.

Berdasarkan ketentuan yang ada, ternyata kehadiran Kaesang ke Dewas itu salah alamat. Sebab, tugas Dewas tidak ada hubungannya dengan apa yang diklarifikasi Kaesang.

Berdasarkan Pasal 37B Undang-Undang (UU) No 19 Tahun 2019 tentang KPK, yang kemudian direvisi oleh Mahkamah Konstitusi (MK) melalui Putusan Nomor 71/PUU-XVII/2019 tanggal 4 Mei 2021, tugas KPK adalah sebagai berikut:

Pertama, mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK.

Kedua, menyusun dan menetapkan kode etik Pimpinan dan Pegawai KPK.

Ketiga, menerima dan menindaklanjuti laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh Pimpinan dan Pegawai KPK atau pelanggaran ketentuan dalam UU KPK.

Keempat, menyelenggarakan sidang untuk memeriksa adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh Pimpinan dan Pegawai KPK.

Kelima, nelakukan evaluasi kinerja Pimpinan dan Pegawai KPK secara berkala 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.

Berdasarkan uraian tugas di atas, maka kehadiran Kaesang terkait langkahnya nebeng jet pribadi tak ada hubungannya dengan Dewas. Pun ketika ia hendak minta arahan, mestinya ke Direktorat Gratifikasi atau Direktorat PLPM, bukan ke Dewas yang tugasnya menangani urusan internal KPK.

Dengan demikian, Kaesang mestinya hadir lagi ke KPK, yakni ke Direktorat Gratifikasi atau Direktorat PLPM, bukan ke Dewas.

Giliran Bobby

Setelah Kaesang, berikutnya giliran Bobby Nasution yang mestinya datang ke KPK. Walikota Medan yang sedang mencoba peruntungan dengan maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara dalam Pilkada 2024, 27 November mendatang, ini hendaknya tidak mengulang kesalahan Kaesang yang hadir ke Dewas, tetapi ke Direktorat Gratifikasi atau Direktorat PLPM terkait fasilitas jet pribadi yang diduga ia terima bersama istrinya, Kahiyang Ayu yang tak lain adalah putri semata wayang Jokowi.

Kali ini KPK tak bisa beralibi lagi sebagaimana terhadap Kaesang, karena Bobby sebagai Walikota Medan merupakan penyelenggara negara.

Bahkan KPK perlu begerak cepat. Sebelum Pilkada 2024 digelar, status Bobby terkait dugaan gratifikasi jet pribadi harus sudah jelas.

KPK tak boleh pasif menunggu kehadiran Bobby ke KPK, tetapi harus proaktif atau jemput bola dengan memanggil Bobby untuk diperiksa terkait dugaan gratifikasi jet pribadi itu.

Akankah Bobby Nasution hadir ke KPK, dan tidak salah alamat sebagaimana Kaesang Pangarep, adik iparnya? Kita tunggu saja tanggal mainnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

ISLAM, ILMU PENGETAHUAN, DAN POLEMIK NASAB HABIB

Next Post

Suasana Khidmat Pelantikan 20 Oktober 2024 Tidak Boleh Dikotori oleh Sosok Gibran yang Tertuduh sebagai Pengguna Akun Fufufafa

fusilat

fusilat

Related Posts

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo
Feature

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)
Feature

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Next Post
Litbang Kompas Klaim Prabowo-Gibran 39,3 Persen, Anies-Muhaimin 16,7 Persen, Ganjar Mahfud 15,3 persen.

Suasana Khidmat Pelantikan 20 Oktober 2024 Tidak Boleh Dikotori oleh Sosok Gibran yang Tertuduh sebagai Pengguna Akun Fufufafa

Makassar – SMA IT Darul Fikri Gelar Rihlah untuk Angkatan ke-6*

Makassar – SMA IT Darul Fikri Gelar Rihlah untuk Angkatan ke-6*

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...