VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan pers, Senin /12/2022 menjelaskan dengan teknologi dan SDM terbaik, KAI memastikan bahwa seluruh perjalanan kereta cepat Jakarta -Bandung (KCJB ) tepat waktu seperti layanan KAI yang sudah ada saat ini,
Jakarta, Fuslilatnews.- PT KAI akan menyediakan dua layanan kereta menghubungkan pusat kota Jakarta dan Bandung dengan stasiun Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB sedang disiapkan oleh PT Kereta Api Indonesia.
“Hadirnya LRT Jabodebek dan KA feeder ini akan mempermudah konektivitas masyarakat untuk menuju stasiun KCJB melalui sistem transportasi yang bebas kemacetan dan tepat waktu,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan pers, Senin /12/2022
Karena kedua layanan itu telah terintegrasi pada lokasi yang sama, dibutuhkan waktu 20 menit dari Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas menuju Stasiun LRT Jabodebek Halim. Selanjutnya penumpang dapat langsung berpindah dari stasiun LRT Jabodebek Halim ke Stasiun KCJB Halim.
Menurut Joni Martinus dengan penerapan teknologi paling modern dalam operasional LRT Jabodebek. headway LRT Jabodebek pada rute Dukuh Atas-Halim pada jam sibuk mencapai delapan menit sekali.
“Masyarakat juga dapat menggunakan KRL Commuterline menuju stasiun yang terkoneksi dengan LRT Jabodebek yaitu Stasiun Sudirman dan Cawang untuk selanjutnya meneruskan perjalanan menggunakan LRT ke Stasiun KCJB Halim,” kata Joni melanjutkan
Sedangkan perjalanan dari Stasiun KCJB Halim menuju Stasiun KCJB Padalarang ditempuh hanya dalam waktu kurang dari 30 menit. dari Padalarang, KAI menyediakan layanan KA feeder yang jadwalnya menyesuaikan dengan jadwal kedatangan KCJB. Waktu tempuh KA feeder KCJB untuk menuju Stasiun Bandung 18 menit.
Dengan menggunakan layanan kereta api yang sudah terkoneksi maka total waktu yang dibutuhkan antar pusat Kota Jakarta dan Bandung sekitar satu jam perjalanan.





















