• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Kasus Pagar Laut: Kades Kohod Arsin Di-Harun Masiku-kan?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 3, 2025
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Kasus Pagar Laut: Kades Kohod Arsin Di-Harun Masiku-kan?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024.

Jakarta – Arsin bin Sanip, Kepala Desa Kohod, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, adalah “center point” atau titik pusat kasus pagar laut ilegal di perairan desanya. Usai kasusnya viral, Arsin dikabarkan menghilang. Atau sengaja dihilangkan seperti Harun Masiku?

Harun Masiku adalah calon anggota DPR RI dari PDI Perjuangan di Pemilu 2019 yang disangka menyuap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2017-2022 Wahyu Setiawan agar dirinya dlloloskan sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Nazaruddin Kiemas, caleg dari PDIP yang meninggal dunia. Sejak 8 Januari 2020 hingga kini, Harun Masiku menghilang atau dihilangkan.

Mengapa Arsin jadi center point? Karena ia pihak yang paling tahu siapa sesungguhnya pemasang pagar bambu ilegal sepanjang 30,16 kilometer itu.

Arsin juga pihak yang paling bertanggung jawab menerbitkan surat-surat awal sebagai syarat penerbitan 263 Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan pagar laut ilegal itu yang mayoritas dikuasai PT Intan Agung Makmur dan PT Cahaya Inti Sentosa, dua anak perusahaan Agung Sedayu Group milik Sugianto Kusuma alias Aguan.

Jadi, apakah kasus pagar laut ilegal ini akan terbongkar tuntas atau tidak, tergantung Arsin. Sebab itu, dugaan menghilangnya kades tajir ini patut dicurigai sebagai upaya penghilangan paksa.

Arsin diduga memiliki harta kekayaan yang tak sesuai dengan profil pekerjaannya sebagai kades dan bekas bank keliling. Arsin disebut memiliki empat rumah dan sejumlah bidang tanah serta sejumlah mobil mewah seperti Jeep Wrangler Rubicon, Honda Civic dan Toyota Fortuner.

Dari video yang beredar, Arsin juga terlibat dalam pemasangan pagar laut ilegal itu. Arsin juga membela mati-matian keberadaan pagar laut ilehal itu. Jadi, ia memang merupakan titik pusat dari kasus ini. Jika kemudian menghilang atau dihilangkan paksa maka cukup masuk akal supaya kasus yang diduga menyeret Aguan ini tidak terbongkar tuntas. Paling kroco-kroconya yang bisa terkena pidana.

Bertele-tele

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid memang telah memecat 6 pejabat di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang yang dinilai bertanggung jawab atas terbitnya ratusan SHGB dan SHM yang sebagian sudah dia batalkan itu. Namun, sejauh ini Nusron tak memproses mereka secara pidana.

Penanganan kasus pagar laut ilegal ini juga terkesan bertele-tele. Semua aparat penegak hukum, baik Polri, Kejaksaan Agung maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seolah kompak dengan menyatakan sedang menangani kasus tersebut. Namun sejauh ini tak ada perkembangan signifikan. Apalagi menetapkan tersangka.

Polri yang semestinya proaktif justru “letoy”. Bahkan Polri baru bergerak setelah TNI Angkatan Laut bergerak mencabuti pagar bambu ilegal itu yang kemudian diikuti oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang sebelumnya sempat menolak.

Pencabutan pagar laut ilegal itu juga dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga negara pun dirugikan secara finansial. Hal berbeda terjadi dengan pencabutan pagar laut di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang dilakukan dan dibiayai sendiri oleh perusahaan pemasangnya. Ironis, bukan?

Lebih ironis lagi, sejauh ini siapa pemasang pagar laut ilegal di Tangerang itu belum jelas juntrungannya. KKP, TNI, Polri, Kejagung dan KPK pun tak kunjung membocorkannya.

Apakah mereka takut kepada Aguan yang oleh bekas Ketua KPK Abraham Samad disebut dimitoskan sebagai orang kuat yang tak tersentuh hukum di Republik ini?

Abraham Samad dan Koalisi Masyarakat Sipil pekan lalu melaporkan Agung Sedayu Group dan Aguan ke KPK terkait dugaan korupsi penetapan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 yang letaknya cuma sepelemparan baru dari pagar laut ilegal di Tangerang itu. Namun, sejauh ini KPK masih adem-ayem saja.

Apakah KPK tetap tidak berani menyentuh Aguan seperti dalam kasus korupsi Reklamasi Teluk Jakarta yang melibatkan Mochamad Sanusi, anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra saat itu?

Kasus pagar laut ini akan kian kabur jika Kades Kohod Arsin bin Sanip tak kunjung diketemukan!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Israel Membayar Kehancuran Gaza Dengan Kehancuran Ekonominya Sendiri

Next Post

Pemerintah Gagal Distribusikan LPG Melon 3 Kg, Wakil Ketua MPR: Pengecer Tetap Diperlukan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral
Crime

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing
Birokrasi

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Next Post
Pemerintah Gagal Distribusikan LPG Melon 3 Kg,  Wakil Ketua MPR: Pengecer Tetap Diperlukan

Pemerintah Gagal Distribusikan LPG Melon 3 Kg, Wakil Ketua MPR: Pengecer Tetap Diperlukan

Pemerintah Putuskan Larang Penjualan LPG 3 KG di Warung Eceran, Semakin Menambah Beban Masyarakat

Pemerintah Putuskan Larang Penjualan LPG 3 KG di Warung Eceran, Semakin Menambah Beban Masyarakat

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...