Oleh Daniel Leussink
TOKYO, Seluruh 379 penumpang dan awak pesawat Japan Airlines secara ajaib lolos dari kebakaran menyusul tabrakan dengan pesawat Penjaga Pantai Jepang di bandara Haneda Tokyo pada hari Selasa, namun media lokal mengatakan lima awak pesawat penjaga pantai telah tewas.
Penjaga pantai mengatakan tabrakan itu melibatkan salah satu pesawatnya yang sedang menuju ke bandara Niigata di pantai barat Jepang untuk mengirimkan bantuan kepada mereka yang terjebak dalam gempa bumi dahsyat yang terjadi pada Hari Tahun Baru.
Lima dari enam awak pesawat penjaga pantai MA-722 tewas, lapor lembaga penyiaran publik NHK. Seorang juru bicara penjaga pantai sebelumnya mengatakan lima awak kapal belum ditemukan tetapi kaptennya telah melarikan diri.
Tayangan langsung di lembaga penyiaran publik NHK menunjukkan pesawat JAL Airbus A350 terbakar saat tergelincir di landasan sekitar pukul 6 sore.
Api kemudian dapat dipadamkan meskipun ada upaya keras dari kru penyelamat untuk mengendalikan api.
Namun sebelumnya seluruh 367 penumpang dan 12 awak dievakuasi.
Rekaman dan gambar yang dibagikan di media sosial menunjukkan para penumpang berteriak di dalam kabin yang dipenuhi asap dan berlari melintasi aspal menjauhi perosotan evakuasi.
“Saya merasakan ledakan seperti kami menabrak sesuatu dan tersentak ke atas saat kami mendarat,” kata seorang penumpang penerbangan JAL kepada kantor berita Kyodo. “Saya melihat percikan api di luar jendela dan kabin dipenuhi gas dan asap.”
Juru bicara Japan Airlines mengatakan pesawatnya, Penerbangan 516, telah berangkat dari bandara Shin-Chitose di Hokkaido. Tabrakan terjadi tak lama setelah mendarat pada pukul 17.40.
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menginstruksikan lembaga-lembaga terkait untuk berkoordinasi untuk menilai kerusakan dengan cepat dan memberikan informasi kepada publik, menurut kantornya.
Haneda, salah satu dari dua bandara utama Tokyo, telah menutup semua landasan pacu setelah insiden tersebut, kata seorang juru bicara.
Kaoru Ishii, seorang ibu yang sedang menunggu di luar gerbang kedatangan putri dan pacarnya yang berusia 29 tahun untuk kembali ke penerbangan mengatakan bahwa awalnya dia mengira penerbangan tersebut ditunda hingga putrinya menelepon untuk menjelaskan.
“Dia bilang pesawatnya terbakar dan dia keluar melalui perosotan,” kata Ishii. “Saya sangat lega karena dia baik-baik saja.”
Editor: Cerita telah diperbarui untuk melaporkan bahwa lima awak penjaga pantai tewas dalam kecelakaan itu.
© Thomson Reuters 2024.

























