• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kebijakan Jokowi JAHANNAM

M.Yamin Nasution by M.Yamin Nasution
March 20, 2024
in Feature, Law, Politik
0
Kebijakan Jokowi JAHANNAM
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution-Pemerhati Hukum

Terminologi “Orang Hukum” pada dasarnya hanya berlaku bagi seorang Presiden, adapun yang lain adalah orang yang berlatarbelakang pendidikan hukum dengan profesi mengikuti.

Istilah latin “Rectum” “Rex” diartikan sebagai seorang Raja yang menjadi tauladan. Sebodoh-bodohnya seorang presiden maka ucapannya memiliki sifat perintah hukum.

Bila seorang yang bodoh atau seorang yang jahat menjadi presiden, maka ia dapat melahirkan sebuah produk hukum, seperti; PERPPU, INPRES, PERPRES.

Tubuh memiliki sifat sempurna, maka tubuh hukum “Orang Hukum” sempurna dengan peraturan yang ia lahirkan, dan hanya satu-satunya adalah Raja atau Presiden. Sebaliknya sepintar dan sehebat-hebatnya seorang professor/ahli hukum dia tetap memiliki keterbatasan ilmu pengetahun (sifat ilmu) dan takkan mampu membuat suatu aturan hukum.

Maka JOKOWI Adalah orang hukum yang sempurna, memahami atau tidak tentang hukum akan tetapi ucapannya akan menjadi hukum, dan ia mampu melahirkan produk hukum sesuai keinginannya, dan kesempurnaan terminology tubuh hukum “Orang Hukum”  hanya dimiliki Jokowi sebagai Presiden, tidak yang lain.

Namun mampukah ia menjadi pembimbing “Rectum” atau “Rex” yang bagi seluruh masyarakat Indonesia?

Adagium Minangkabau mengatakan: “Sakali aye gadang, sakali tapian baranja. Sakali raja ba(r) ganti, sakali adat berobah”.

Dalam Bahasa bebas Indonesia dapat diartikan: “Apabila air meluap, tempat pemandian bergeser. Apabila ada pergantian raja, maka adat berganti juga”.

Adagium diatas sejalan dengan kondisi sosiologis akhir-akhir ini di Indonesia. Jokowi memiliki tabiat buruk yaitu; senang ingkar janji, suka pencitraan, bicara asal-asalan tanpa landasan pengetahuan, sehingga ucapan tersebut kerap kali melahirkan ketersinggungan bagi gologan-golongan khsususnya Islam.

Perbaikan penegakan hukum yang di janjikan, kerusakan penegakan hukum yang di ciptakan, perbaikan ekonomi yang di janjikan, kelaparan, antrian segala macam bahan pokok yang di hasilkan.

Investasi sebagai pintu gerbang penjajahan, telah di buka sebesar-besarnya oleh Jokowi, hal ini telah menciptakan pelanggaran keadilan bagi rakyat. Menciptakan pelanggaran-pelanggaran hukum yang besar terhadap kehidupan dan kediaman harmonis masyarakat.

Jokowi dalam kehidupan bernegara, telah jauh melenceng dari konsep penguasa dengan tradisi klasik liberal, tak sedikipun ia perduli dengan perspektif “menciptakan rasa keadilan dimasyarakat”, sebagai pedoman kehidupan yang berlatar belakang budaya dan adat.

Perubahan akan selalu ada, seperti yang disebutkan dalam adagium Minangkabau diatas. Akan tetapi perubahan negara selama kekuasaan Jokowi telah menghancurkan kehidupan rakyat kecil dengan memberikan lahan subur kepada sekelompok penguasa ekonomi lokal dan Asing RRC (oligarchy).

Kekayaan alam Indonesia telah di kuasai asing hingga minimal 70 Tahun kedepan melalui Investasi dengan landasan hukum OMNIBUSLAW.

Melalui aturan tersebut dan teknikalitas BANK TANAH, Rakyat telah kehilangan hak miliknya secara tidak langsung sebesar 50%, masyarakat Adat dan pesisir akan terus menerus menjadi korban ketidakadilan kedepan, mereka akan di usir dari kediaman yag telah ditinggali secara turun temurun.

Bila menolak, rakyat tersebut akan di presekusi, di ancam, di tangkap dengan tuduhan-tuduhan yang menyayat hati. Hal ini telah terjadi selama beberapa tahun terakhir.

Jokowi adalah pedagang kayu kusen tersukses dalam sejarah, kesuksesan tertingginya adalah telah berhasil menjadi orang hukum dan dapat menjual apapun yang diinginkannya.

JAHANNAM, Itulah hakekat kekuasaan Jokowi, secara verbal, bila rakyat tak mampu bersatu, dan Presiden kedepan tak lebih baik dari Jokowi, maka negeri ini akan menjadi Jahannam.

Secara nomina, dampak kedepan dari semua kebijakan  investasi Jokowi akan menjadikan keadaan ekonomi dan kehidupan rakyat seperti Neraka Jahannam. Dan ini telah di alami Sebagian masyarakat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MK Tolak Permohonan Gugatan Pembubaran Partai Politik

Next Post

Raihan Suara 3 Paslon Pilpres 24- Sebelum Resmi Diumumkan KPU

M.Yamin Nasution

M.Yamin Nasution

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Kandidat Presiden dan Kandidat Wapres Diancam Penjara 5 Tahun Jika Mundur Setelah Ditetapkan KPU

Raihan Suara 3 Paslon Pilpres 24- Sebelum Resmi Diumumkan KPU

Siapa Saja Senator ex-Jawa Barat, Yg akan Melangkah Ke Senayan?

Siapa Saja Senator ex-Jawa Barat, Yg akan Melangkah Ke Senayan?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist