• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kebodohan Jokowi yang Telanjang

Ali Syarief by Ali Syarief
August 18, 2024
in Feature, Layanan Publik, Politik
0
Share on FacebookShare on Twitter

Di bawah sinar terik kekuasaan, kebodohan seorang pemimpin tak bisa disembunyikan oleh pakaian protokoler atau kata-kata yang indah. Presiden Joko Widodo, yang pernah dipuja sebagai sosok sederhana dengan visi rakyat, kini berdiri di hadapan kita, telanjang dalam kebodohannya. Bukan kebodohan dalam arti keterbatasan intelektual, melainkan kebodohan dalam kebijakan, kepemimpinan, dan moralitas yang terkuak seiring waktu.

Jokowi, dalam pemerintahannya yang telah berlangsung hampir satu dekade, telah memperlihatkan kebodohan yang mengerikan dalam berbagai aspek. Ia gagal memahami esensi dari kepemimpinan yang sejati, yang bukan hanya tentang membangun infrastruktur megah, tetapi tentang membangun jiwa bangsa ini. Di tengah megahnya proyek-proyek yang ia banggakan, seperti jalan tol dan ibu kota baru, Jokowi seolah lupa bahwa rakyatnya bukanlah batu bata atau semen yang bisa diatur dan dipindahkan sesuka hati. Mereka adalah manusia, dengan kebutuhan yang lebih mendasar dari sekadar jalan raya; mereka butuh keadilan, kesejahteraan, dan pendidikan yang layak.

Ketika pandemi COVID-19 melanda, kebodohan Jokowi semakin telanjang di hadapan kita. Alih-alih mengambil tindakan tegas sejak awal, ia terjebak dalam keragu-raguan dan inkonsistensi kebijakan. Bagaimana bisa seorang pemimpin yang diklaim memiliki “tangan dingin” dalam memimpin justru bingung dan terlambat dalam menghadapi krisis kesehatan yang paling mematikan di era modern ini? Keputusan-keputusan yang diambil, mulai dari pelonggaran PSBB hingga penanganan vaksinasi yang terkesan asal-asalan, hanya menunjukkan betapa Jokowi dan lingkarannya tidak memiliki visi jangka panjang yang jelas.

Lebih lanjut, kebodohan ini juga tampak dalam cara Jokowi mengelola ekonomi. Dalam retorikanya, ia sering kali berbicara tentang pertumbuhan dan investasi, tetapi kenyataannya rakyat semakin terpuruk dalam ketidakpastian ekonomi. Pengangguran meningkat, harga-harga melambung, sementara utang negara kian menumpuk tanpa ada strategi yang jelas untuk membayarnya. Ia tampak lebih peduli pada angka-angka yang bisa dipamerkan di panggung internasional, daripada kenyataan pahit yang dihadapi oleh rakyatnya sehari-hari.

Tak hanya itu, kebodohan Jokowi juga terlihat dalam caranya menangani masalah hukum dan keadilan. Di bawah pemerintahannya, hukum sering kali diperalat untuk membungkam kritik dan melindungi kepentingan elit. Keputusan-keputusan kontroversial, seperti revisi UU KPK dan Omnibus Law, yang dilakukan dengan cara yang tergesa-gesa dan mengabaikan aspirasi rakyat, adalah bukti nyata bahwa Jokowi tak memahami pentingnya keadilan dan partisipasi publik dalam demokrasi.

Jokowi mungkin berpikir bahwa ia bisa menyembunyikan kelemahannya di balik popularitasnya, tetapi kenyataannya, kebodohannya semakin mencolok. Rakyat semakin sadar bahwa di balik senyuman dan janji-janji manisnya, ada seorang pemimpin yang tidak siap, tidak kompeten, dan tidak memiliki keberanian moral untuk memimpin bangsa ini ke arah yang benar.

Kebodohan Jokowi bukan lagi rahasia, tetapi sebuah kenyataan yang telanjang di hadapan kita semua. Dan semakin ia berusaha menutupi kesalahannya dengan retorika atau proyek-proyek ambisius, semakin jelas pula ketidakmampuannya dalam memimpin. Bangsa ini butuh pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga memahami esensi dari kepemimpinan yang sejati – sesuatu yang, sayangnya, Jokowi tidak miliki.

Benarkah?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Donald Trump Unggul dari Kamala Harris di Satu Aspek Penting

Next Post

Hasto Kristiyanto: Paslon Gubernur Jakarta dari Jalur Independen Paslon Boneka

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Projo Ikut Acara Koalisi Indonesia Bersatu, Ini Jawaban PDIP

Hasto Kristiyanto: Paslon Gubernur Jakarta dari Jalur Independen Paslon Boneka

Dendam Jokowi ke Anies, Rizal Ramli Ungkap Ini

Konspirasi Jahat Menjegal Anies Baswedan: "Demokrasi yang Terkikis di Akhir Kekuasaan Jokowi"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist