Jakarta-Fusilatnews.--Berkat dukungan dari berbagai pihak, 10 orang pewarta PPWI telah melakukan Study Banding Kepariwisataan di beberpa kota di Jepang, seperti Kota Iiyama, Nagano, Tokyo, Saitama, dan lain-lain. Para peserta diterima oleh Wakil Walikota Iiyama, Yukari Ito, disertai oleh seluruh staff Kantor Walikota, yang berkaitan dengan Kepariwasataan. Turut hadir juga CEO-LEX Hippo Family Club, Mr. Kenshi Suzuki
Kunjungan dilakukan mulai tanggal 5~11 November 2023. Peserta yang berasal dari beberapa Daerah seperti 2 orang dari Propinsi Aceh, seorang dari Propinsi Jambi, 2 orang dari Propinsi Lampung, 3 orang dari Jakarta dan 2 peserta dari Jawa Barat.
Baca juga; https://fusilatnews.com/iiyama-shi-kota-wisata-yang-terintegrasi/
Kegiatan berlangsung hampir tak ada hambatan, karena pihak partner di Jepang membantu dan memfasilitasi kami, semua aspek yang diperlukan dan yang berkaitan. Jadwal-jadwal kegiatan tertata rapih dan berlangsung sesuai dengan yang telah disusun.
Satu hal yang disesali oleh rombongak PPWI tersebut adalah, niat untuk melakukan kunjungan kepada Kedutaan Besar RI di Tokyo, tidak terkabulkan. Hal tersebut, karena kunjungan dimaksud diputuskan bersama, mengingat dan berharap mendapat masukan juga dari staff/atase Kebudayaan di Keduataan Besar RI di Tokyo.
Untuk hal tersebut Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, telah mengirimkan surat elektornik resmi kepada pihak kedutaan, namun sampai kegiatan selesai, tak ada jawaban dari pihak kedubes RI tersebut. Jawaban yang diterima adalah, surat mesin otomatis, bahwa email telah diterima dan sedang dalam penela’ahan.
Ketua Umum PPWI juga mengkorfirmasi, bahwa disamping mengirimkan malelui email, juga disampaikan melalui nomer WA KBRI. Pun tidak dibalasnya.
Pelayanan KBRI Tokyo kepada warganya sendiri tersebut, juga disampaikan melalui berbagai akun Menlu RI Retno, menyayangkan sikap staff-nya, yang seolah-olah dirasakan sebagai menyepelekan pihak warganya sendiri.
Hal tersebut mengingat salah satu seruan Presiden Jokowi, agar staff keduataan di Luar Negeri itu dapat berperan sebagai marketer produk-produk Indonesia.
Berikut surat yang kami sampaikaan kepada Kedutaan besar RI
Kepada Yang Mulia
Bapak Duta Besar RI untuk Jepang
di Tokyo, Jepang
Dengan Hormat,
Seraya memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, melalui
surat ini dengan hormat kami sampaikan informasi berikut ini.
Bahwa Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) bermaksud melakukan
perjalanan Studi Jurnalistik ke Provinsi Nagano, Jepang. Tujuan utama
kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan
kepariwisataan para anggota PPWI supaya bisa turut membantu sektor
kepariwisataan di pusat dan daerah-daerah di tempat domisili
masing-masing di Indonesia. Adapun benchmarking tersebut akan
dilakukan di Kota Nagano dan Iiyama – Provinsi Nagano, dari tanggal 4
~ 11 November 2023. Profile study dan jadwal terlampir.
Untuk maksud tersebut di atas, kami bermaksud melakukan kunjungan
kehormatan kepada YM Bapak Duta Besar Indonesia untuk Jepang di Tokyo,
baik sebagai bentuk lapor diri, juga untuk memohon petunjuk maupun
arahan dan informasi yang diperlukan. Adapun terkait waktu kunjungan
audiensi ke Kedubes, merujuk kepada schedule yang telah disusun dan
disepakati oleh pihak partner di Jepang, maka kami mohon waktu
audiensi adalah pada tanggal 10 November 2023, pukul 13.00 waktu
setempat.
Program ini telah kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Iiyama-Nagano,
dan mendapat respons yang amat baik. Kami akan diterima dan diakomodir
selama kunjungan di Kota Iiyama. Sementara untuk memperdalam pemahaman
kultural usai benchmarking, kami juga mendapat dukungan dari Hippo
Family Club. Oleh Hippo Family Club, para peserta akan tinggal bersama
anggota Hippo Family Club (host family) selama 2 malam, untuk
melakukan berbagai aktivitas kultural bersama mereka.
Besar harapan kami permohonan audiensi dengan YM Bapak Duta Besar RI
untuk Jepang ini mendapat tanggapan positif dan dapat dilaksanakan
sesuai jadwal waktu tersebut. Atas perhatian, kerjasama, dan kesediaan
Bapak, kami haturkan terima kasih.
Hormat kami
Dewan Pengurus Nasional
Persatuan Pewarta Warga Indonesia





















