• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Kegagalan Kaesang: Potret Jokowi Pasca Lengser Menghantui Bayang-Bayang Ketakutan

Ali Syarief by Ali Syarief
August 24, 2024
in Feature, Tokoh
0
Nurutkah Jokowi pada Megawati?
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews.–Kegagalan Kaesang Pangarep untuk maju sebagai calon Wakil Gubernur dalam Pilkada 2024 bukan hanya sekadar cerita tentang seorang tokoh muda yang terhalang dalam karier politiknya. Lebih dari itu, ini adalah potret nyata dari kondisi pasca-kekuasaan Joko Widodo (Jokowi) dan bayangan suram yang mulai menyelimuti masa depan sang mantan presiden. Dengan kegagalan ini, semakin terlihat bahwa Jokowi mulai kehilangan kekuatan politiknya, bahkan ketika dirinya masih berada di kursi kekuasaan.

Kaesang dan Potret Kekuasaan yang Pudar

Kaesang Pangarep, yang merupakan anak bungsu Jokowi, sempat digadang-gadang akan mengikuti jejak politik keluarganya dengan mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur. Namun, kenyataan berbicara lain. Kaesang gagal memperoleh dukungan yang cukup untuk melanjutkan langkahnya, dan ini adalah sinyal kuat bahwa pengaruh Jokowi dalam dunia politik mulai menurun drastis. Gagalnya Kaesang juga mencerminkan bahwa era politik Jokowi, yang dulu begitu dominan, mulai memasuki masa senja.

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi yang saat ini sedang menanti pelantikan menjadi wapres, juga akan menghadapi tantangan yang tidak kalah berat. Meskipun Gibran sukses mengamankan posisinya sebagai calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto, namun legitimasinya sering dipertanyakan. Pertanyaan seputar kompetensinya, serta dugaan bahwa pencalonan ini lebih didasarkan pada dinasti politik daripada prestasi, menjadi titik lemah yang dapat mengganggu stabilitas pemerintahan di masa mendatang.

Masa Depan Jokowi: Bayangan Gelap Paska Lengser

Dengan semakin menipisnya kekuatan politik Jokowi, banyak pihak mulai berspekulasi mengenai masa depannya setelah lengser. Tidak dapat dipungkiri bahwa setelah meninggalkan kursi kepresidenan, Jokowi akan menghadapi berbagai tuntutan dari masyarakat. Salah satu isu yang paling sering disorot adalah dugaan penggunaan ijazah palsu. Meskipun isu ini sudah lama beredar, namun tetap menjadi bayang-bayang yang mengancam reputasi Jokowi.

Selain itu, tuduhan mengenai nepotisme dan kolusi dalam lingkup keluarga juga menjadi sorotan. Sebagai presiden, Jokowi kerap dituduh memanfaatkan kekuasaannya untuk menguntungkan keluarganya, baik dalam bentuk jabatan politik maupun proyek-proyek ekonomi. Kasus KM 50, di mana terjadi penembakan terhadap anggota FPI, juga masih menyisakan luka di hati masyarakat dan menjadi salah satu PR besar yang harus dihadapi Jokowi pasca lengser.

Lebih dari itu, kinerja Jokowi selama menjabat juga menjadi bahan evaluasi yang tidak bisa diabaikan. Isu ekonomi yang stagnan, pengangguran yang meningkat, serta berbagai kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat kecil, menjadi catatan buruk yang akan terus menghantui Jokowi. Ditambah dengan demo dahsyat yang terjadi kemarin, semakin terlihat potret kekuatan massa yang akan menuntut dan mengadili Jokowi setelah lengser. Kekuatan massa ini menjadi bayangan lain yang tidak bisa diabaikan, karena rakyat yang dulu mendukungnya kini berbalik menjadi ancaman yang nyata.

Kesimpulan: Masa Depan yang Gelap dan Tidak Pasti

Kegagalan Kaesang dalam meniti karier politiknya dan berbagai permasalahan yang menyelimuti Gibran hanyalah permukaan dari masalah yang lebih besar. Kondisi ini menggambarkan betapa rapuhnya posisi Jokowi setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Masa depan Jokowi terlihat suram, dengan bayang-bayang tuntutan hukum, kecurigaan masyarakat, serta kinerja buruk yang terus menghantuinya. Seiring waktu, Jokowi mungkin akan merasakan bahwa kekuasaan yang pernah begitu kokoh kini berbalik menjadi beban berat yang harus ia pikul seorang diri. Masa depan yang pernah tampak cerah kini diselimuti ketidakpastian dan kegelisahan yang mendalam.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gus Yahya Tarik GP Ansor, Banser, dan Pagar Nusa dari Bali: Instruksi PBNU di Tengah Ketegangan dengan PKB

Next Post

JEBAKAN KEJAHATAN “KERAH PUTIH”

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
JEBAKAN KEJAHATAN “KERAH PUTIH”

JEBAKAN KEJAHATAN "KERAH PUTIH"

ICW Sebut Jokowi Tutupi Kebobrokan Pemerintah

Konspirasi Eksekutif dan Legislatif: Cawe-Cawe Jokowi untuk Dinasti?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist