• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Health

Kemenkes Jelaskan Siapa yang Wajib Mendapatkan Vaksin Mpox

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
September 1, 2024
in Health, News
0
Awas! Cacar Monyet Menyerang, Berpotensi Jadi Wabah, Dua Warga Tangsel Dinyatakan Positip
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews.1 September 2024 — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) kembali memberikan penjelasan mengenai siapa saja yang perlu mendapatkan vaksin Mpox, atau yang sebelumnya dikenal sebagai monkeypox. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini yang menunjukkan peningkatan kasus dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, dr. Maxi Rein Rondonuwu, vaksinasi Mpox diberikan terutama kepada kelompok yang berisiko tinggi tertular penyakit ini. “Kelompok yang sangat disarankan untuk mendapatkan vaksin Mpox adalah mereka yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi, petugas kesehatan yang menangani kasus Mpox, serta kelompok tertentu yang berisiko tinggi,” ujar dr. Maxi dalam keterangan pers yang disampaikan pada Kamis (31/8).

Lebih lanjut, dr. Maxi menjelaskan bahwa kelompok berisiko tinggi mencakup individu dengan sistem imun yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS, orang dengan penyakit autoimun, serta mereka yang mengonsumsi obat imunosupresif. Selain itu, petugas kesehatan dan pekerja laboratorium yang terlibat langsung dalam penanganan sampel dari pasien terinfeksi juga sangat dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi.

Prioritas Vaksinasi dan Langkah Pencegahan Lainnya

Selain kelompok berisiko tinggi, Kemenkes juga menekankan pentingnya vaksinasi bagi individu yang sering bepergian ke daerah endemik atau daerah dengan angka kasus Mpox yang tinggi. “Para pelancong atau ekspatriat yang berencana bepergian ke negara-negara dengan kasus Mpox yang signifikan juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi,” tambahnya.

Di luar kelompok prioritas ini, Kemenkes menyarankan agar masyarakat tetap melakukan langkah-langkah pencegahan, seperti menjaga kebersihan diri, menggunakan masker saat berada di tempat umum, dan menghindari kontak langsung dengan orang yang menunjukkan gejala infeksi seperti ruam, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Stok Vaksin Mpox dan Distribusi

Kemenkes memastikan bahwa stok vaksin Mpox telah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan prioritas saat ini. “Pemerintah telah melakukan pengadaan vaksin dari beberapa produsen internasional, dan kami berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi yang merata,” jelas dr. Maxi.

Kementerian juga bekerja sama dengan organisasi kesehatan internasional dan lembaga donor untuk memastikan pasokan vaksin yang berkelanjutan, serta menyediakan bantuan teknis dalam hal penyimpanan dan distribusi vaksin.

Gejala dan Cara Penularan Mpox

Mpox atau monkeypox adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus orthopox. Penyakit ini dapat menular dari hewan ke manusia, tetapi juga dapat menyebar antar manusia melalui kontak langsung dengan cairan tubuh, ruam kulit, atau bahan yang telah terkontaminasi virus, seperti pakaian atau tempat tidur.

Gejala umum infeksi Mpox meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, dan munculnya ruam yang dapat berkembang menjadi pustula. Masa inkubasi virus ini berkisar antara 5 hingga 21 hari.

Arah Kebijakan Kemenkes Selanjutnya

Kemenkes berencana untuk terus memantau situasi perkembangan Mpox di Indonesia dan meningkatkan kapasitas deteksi serta respons di lapangan. Dalam jangka panjang, Kemenkes juga mengkaji kemungkinan memasukkan vaksin Mpox dalam program imunisasi rutin jika penyakit ini menunjukkan ancaman berkelanjutan bagi kesehatan masyarakat.

“Penting bagi masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada. Kami mengimbau semua pihak untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dari Kemenkes dan menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” pungkas dr. Maxi.

Dengan semakin meluasnya kesadaran dan informasi mengenai pencegahan serta penanganan Mpox, diharapkan penyebaran penyakit ini dapat segera terkendali dan tidak menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan di masyarakat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MengGali Bakat Anak Lebih Dahsyat Daripada MengGali Tambang

Next Post

Di Ujung Pergantian Pemerintahan, Jokowi-Prabowo Saling Memuji: Ketulusan atau Sekadar Lip Service?

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras
News

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik
Birokrasi

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
Next Post

Di Ujung Pergantian Pemerintahan, Jokowi-Prabowo Saling Memuji: Ketulusan atau Sekadar Lip Service?

Militer Jepang Akan Berinvestasi pada AI, Otomatisasi, dan Insentif untuk Mengatasi Krisis Rekrutmen

Militer Jepang Akan Berinvestasi pada AI, Otomatisasi, dan Insentif untuk Mengatasi Krisis Rekrutmen

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026
Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

Aksi Massa di Kaltim: Kemewahan Pejabat dan Politik Anggaran Jadi Pemantik Kemarahan Publik

April 26, 2026
China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

China, Iran, dan Diplomasi dari Orbit: Dukungan yang Tersirat dalam Bayang-Bayang

April 26, 2026

KERUNTUHAN DEMOKRASI?

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist