• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketenangan sebagai Kekuatan: Seni Mengendalikan Emosi di Era Modern

fusilat by fusilat
December 3, 2025
in Feature, Tokoh/Figur
0
Ketenangan sebagai Kekuatan: Seni Mengendalikan Emosi di Era Modern
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Wandy

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang serba cepat dan kerap menekan, pesan bijak dari Nurlaeli, SH., MH., CLA., CT.—seorang tokoh multidisiplin dengan rekam jejak profesional yang impresif—kembali menggema. Ucapannya tentang pentingnya mengendalikan emosi menjadi titik refleksi yang relevan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kesehatan mental dan stabilitas sosial pada era digital.

“Jaga diri dari sifat emosi. Emosi itu dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan. Sabar sesaat saat emosi, selamatkan diri dari ribuan penyesalan. Kendalikan hawa nafsu saat emosi, hindari kerusakan,” ujar Nurlaeli, pesan yang kerap ia sampaikan di berbagai forum.

Sebagai profesional yang bergerak di banyak bidang, dari dunia akademik hingga sertifikasi profesi, Nurlaeli menegaskan bahwa kemampuan mengatur emosi bukanlah keterampilan pelengkap, melainkan kompetensi inti—baik dalam kehidupan pribadi maupun di ruang profesional. Dalam ekosistem bisnis yang kompetitif, kejernihan berpikir dan kemampuan tetap tenang di bawah tekanan menjadi keunggulan tersendiri.

“Emosi yang meledak-ledak bisa merusak relasi profesional, menghambat kolaborasi, bahkan mencoreng reputasi,” tegasnya dalam sebuah seminar terbaru. “Karena itu, kita perlu melatih diri untuk mengelola emosi, sehingga mampu merespons situasi secara lebih bijak.”

Pandangan ini sejalan dengan berbagai studi yang menunjukkan betapa kuatnya pengaruh kecerdasan emosional (EQ) terhadap keberhasilan seseorang—baik dalam karier maupun dalam kehidupan sosial. Individu yang dapat mengendalikan emosinya umumnya lebih terampil berkomunikasi, menjaga hubungan interpersonal, dan menghadapi persoalan dengan kepala dingin.

Di era digital yang dibanjiri informasi sesat dan ujaran kebencian, kemampuan menahan diri dari reaksi impulsif menjadi semakin penting. Nurlaeli mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyerap informasi, tidak tergesa-gesa merespons, dan selalu mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan.

Dengan demikian, pesan yang disampaikan Nurlaeli bukan sekadar nasihat klasik, melainkan panduan praktis untuk membangun kehidupan yang lebih harmonis, produktif, dan sarat makna. Mengelola emosi bukan hanya bentuk kedewasaan, tetapi juga jembatan menuju kejernihan, kedamaian, dan kesuksesan di era penuh tantangan ini.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Reuni 212 – 2025: Panggung Perlawanan Umat di Tengah Negara yang Makin Menyempitkan Ruang Kritik

Next Post

Saksi UGM, Ijazah, dan Materai Hijau: Titik Paling Gelap dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026
Feature

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah
Feature

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026
Next Post

Saksi UGM, Ijazah, dan Materai Hijau: Titik Paling Gelap dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Morowali: Drama Renegosiasi Kontrak China

Morowali: Drama Renegosiasi Kontrak China

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tangkap Tiyo Ardianto!
Feature

Tangkap Tiyo Ardianto!

by Karyudi Sutajah Putra
June 16, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta -  Dalam hati mungkin Tiyo Ardianto memang ingin...

Read more
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026
DPR dan BGN Belum Berubah

DPR dan BGN Belum Berubah

June 16, 2026

Ketika Organisasi Tua Masih Peduli pada Dapur Bangsa (Membaca Surat Terbuka KOSGORO tentang Makan Bergizi Gratis)

June 16, 2026
Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

Forum Sarasehan KOSGORO Sampaikan Delapan Rekomendasi Penguatan Program Makan Bergizi Gratis kepada Presiden

June 16, 2026

PRABOWO PERLU MENGUMUMKAN NATIONAL CONTINGENCY PLAN

June 16, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Repositioning IKIP in Indonesia’s Learning Ecosystem

June 16, 2026

Divided education is failing Muslim Societies

June 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist