• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Ketika Hasto Meminta Jokowi Diperiksa, KPK Menghindar: Nuansa Politik yang Kentara

Ali Syarief by Ali Syarief
February 23, 2025
in Crime, Feature
0
Pengamat : Rezim Ini Korupsi Rp 300 Triliun dalam Lima Tahun
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan publik setelah merespons permintaan Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, agar Presiden Joko Widodo diperiksa terkait dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi. KPK dengan cepat menanggapi dengan pernyataan klise: “Silakan dilaporkan.” Respons ini sekilas terdengar normatif, tetapi menjadi ironis ketika dibandingkan dengan perlakuan KPK terhadap laporan serupa yang diajukan oleh Ubedilah Badrun, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), serta laporan dari Boyamin Saiman, seorang aktivis dari NGO, yang hingga kini tidak jelas nasibnya. Ada apa dengan KPK? Apakah benar lembaga ini masih memiliki independensi, atau justru telah menjadi alat politik bagi kepentingan tertentu?

Dua Sikap Berbeda, Satu Institusi

Hasto Kristiyanto bukanlah figur sembarangan dalam kancah politik nasional. Sebagai orang dekat Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDI-P, pernyataannya memiliki bobot politik yang signifikan. Saat ia meminta KPK untuk memeriksa Jokowi, KPK merespons dengan retorika prosedural bahwa siapa pun bisa melapor. Namun, respons ini terasa hambar jika melihat bagaimana laporan-laporan sebelumnya tentang dugaan korupsi yang melibatkan lingkaran kekuasaan, termasuk laporan Ubedilah Badrun terkait bisnis anak-anak Jokowi, cenderung diperlakukan dengan sangat lambat atau bahkan diabaikan.

Ubedilah Badrun, seorang akademisi yang berkali-kali melaporkan dugaan tindak korupsi dan pencucian uang yang melibatkan anak Presiden, telah mengalami penolakan berkali-kali dengan dalih “bukti kurang lengkap.” Sementara itu, laporan TPUA dan laporan dari Boyamin Saiman yang menyangkut berbagai dugaan korupsi besar juga tidak mendapat perhatian serius dari KPK. Mengapa laporan-laporan ini seolah menguap begitu saja? Jika benar semua laporan harus melalui prosedur yang sama, mengapa ada yang cepat diproses dan ada yang seolah tak tersentuh?

KPK: Masih Independen atau Sudah Dikooptasi?

Sejak revisi Undang-Undang KPK pada 2019, banyak pihak menilai bahwa lembaga ini telah kehilangan taringnya. Dahulu, KPK menjadi momok bagi koruptor, tetapi kini kesan yang muncul adalah bahwa lembaga ini lebih memilih menangani kasus-kasus yang tidak bersinggungan dengan kepentingan penguasa. Bahkan, ada anggapan bahwa KPK kini berfungsi sebagai alat politik untuk menekan lawan dan melindungi kawan.

Kasus-kasus besar yang menyangkut lingkaran kekuasaan sering kali berakhir tanpa kejelasan, sementara kasus yang melibatkan tokoh-tokoh oposisi atau yang tidak berada dalam lingkaran kekuasaan lebih cepat diproses. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah KPK masih berfungsi sebagai lembaga independen, ataukah telah menjadi alat untuk mempertahankan status quo?

Nuansa Politik yang Tak Terbantahkan

Dalam politik, netralitas adalah barang mahal. KPK, sebagai lembaga yang seharusnya menjadi penjaga moralitas dalam tata kelola negara, tampaknya semakin kehilangan kepercayaan publik. Sikapnya yang tebang pilih semakin memperjelas bahwa ada nuansa politik yang kuat dalam setiap keputusan yang diambilnya.

Jika benar KPK masih independen, seharusnya tidak ada diskriminasi dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Namun, ketika ada laporan terhadap penguasa yang terus-menerus diabaikan sementara laporan lain cepat diproses, sulit untuk tidak melihat ada kepentingan politik yang bermain.

Pada akhirnya, masyarakat berhak mempertanyakan kredibilitas KPK. Apakah lembaga ini masih menjalankan fungsinya sebagai pemberantas korupsi, atau justru telah menjadi alat untuk melanggengkan kekuasaan? Jika KPK masih memiliki sedikit integritas, sudah saatnya lembaga ini menunjukkan bahwa mereka tidak tunduk pada kepentingan politik siapa pun. Jika tidak, maka harapan untuk melihat Indonesia bebas dari korupsi hanya akan menjadi angan-angan belaka.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pembatalan Ratusan Sertifikat Tanah di Laut Tangerang Memicu Kontroversi, Memaksa Menteri Nusron Beri Penjelasan.

Next Post

Menimbang Ontologi Auman Megawati

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Menimbang Ontologi Auman Megawati

Menimbang Ontologi Auman Megawati

DPR Jangan Pikun soal Hoax Mobil Esemka Jokowi

Era Jokowi Kebodohan Kolektif Dinilai Sebagai Kebenaran

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist