• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Menimbang Ontologi Auman Megawati

fusilat by fusilat
February 23, 2025
in Feature, Politik
0
Menimbang Ontologi Auman Megawati
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Sayuti Asyathri

Akhir-akhir ini, ruang publik kita dikejutkan oleh auman politik Megawati yang melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan nasional. Pernyataan tersebut muncul sebagai respons atas penahanan Hasto Kristiyanto oleh KPK atas tuduhan yang dinilai mengada-ada dan masih sumir. Sementara itu, berbagai kasus lain yang jauh lebih terang-benderang dibiarkan menguap begitu saja, tanpa penyelidikan yang serius. Laporan demi laporan telah diajukan, tetapi tak kunjung ditindaklanjuti.

Di tengah situasi ini, Megawati tampil dengan ketegasan yang mengesankan, seakan menjanjikan kebangkitan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dalam penegakan hukum. Bagi publik nasional, hal ini bisa menjadi secercah harapan akan lahirnya kepemimpinan yang tegas, peduli, dan—semoga—bebas dari nuansa drama Korea yang selama ini membayangi panggung politik kita.

Fenomena ini menarik untuk dianalisis melalui matriks superposisi energi epistemik PDIP. Dari matriks tersebut, dapat diukur sejauh mana deposito legasi yang dimiliki PDIP dan Megawati—baik dalam dimensi waktu maupun hasil akhirnya. Jika benar bahwa kriminalisasi politik telah menjadi pola dalam pemerintahan Jokowi, maka perlu juga dihitung seberapa besar deposito legasi PDIP dan Megawati dalam mendukung kekuasaan Jokowi ketika praktik tersebut terjadi. Bukankah pada saat itu mereka turut mengawal jalannya pemerintahan, termasuk dalam kesesatan dan kebejatan yang kini dikecam?

Harus diakui, Megawati memiliki kepiawaian dalam mengelola PDIP, bahkan dalam mengendalikan arah politik negara. Namun, kepiawaian itu tak lepas dari given legacy—modal dasar yang diwariskan oleh Bung Karno dan magnet kepemimpinannya. Modal itu bersumber dari warisan kepemimpinan yang tertanam dalam sukma kecintaannya pada rakyat, bangsa, dan negara; dari perjuangan kemerdekaan yang penuh pengorbanan hingga perumusan dasar negara Pancasila yang hingga kini tetap menjadi pijakan kokoh bagi republik ini.

Namun, pertanyaannya: sejauh mana sudut inklinasi warisan luhur tersebut dalam penerapannya saat ini? Apakah kepemimpinan yang lahir dari warisan itu masih mencerminkan semangat membela rakyat, atau justru berubah menjadi kekuasaan yang berpihak pada oligarki?

Berapa sudut inklinasinya ketika mikrofon dimatikan di ruang di mana suara rakyat seharusnya didengar? Ketika hak angket dibiarkan menggantung tanpa kejelasan, seolah hanya menjadi bagian dari drama politik yang mengecewakan? Ketika gas bumi dijual murah ke China, sementara rakyat Indonesia harus membeli dengan harga komersial yang mencekik? Dan bagaimana dengan kasus-kasus korupsi bernilai ribuan triliun yang justru tenggelam di era Jokowi, meskipun ada sumber daya politik yang cukup untuk mengawasi dan menindaklanjuti?

Bagaimana pula dengan BRIN, yang alih-alih menjadi berkah bagi dunia riset dan inovasi nasional, justru lebih banyak dikritik sebagai bencana bagi sistem perencanaan dan pembangunan ilmu pengetahuan? Kehadirannya terkesan tanpa persiapan matang, tanpa kajian mendalam, serta tanpa platform yang komprehensif—hingga berpotensi menjadi virus perusak bagi ekosistem akademik dan riset nasional.

Semua ini harus masuk dalam perhitungan matriks akuntabilitas legasi. Belum lagi bagaimana Pancasila dijadikan senjata untuk mengawal kepentingan oligarki dan menindas rakyat. Bahkan, muncul salam politik atas nama Pancasila—seakan-akan menjadi legitimasi bagi praktik-praktik yang justru bertentangan dengan nilai-nilai luhur dasar negara.

Di sisi lain, marwah agama direndahkan dengan menghadirkan narasi materialisme yang bertentangan dengan spiritualitas masyarakat Indonesia. Ketuhanan Yang Maha Esa, yang menjadi sila pertama Pancasila, justru ditempatkan dalam posisi marginal. Kaum beragama diperlakukan sebagai kelompok ekstrem yang perlu dicurigai, sementara kriminalisasi terhadap mereka justru menjadi alat untuk melayani kepentingan oligarki.

Semua jejak ini masih bergelayut dalam matriks legasi yang telah terbangun. Maka, mari kita hitung magnitudenya dalam sistem republik yang bercahayakan mutiara cita-cita kebangsaan kita. Dari situ, kita bisa menakar sejauh mana kepiawaian politik Megawati dan PDIP dalam menghadapi siapa pun yang mereka kehendaki.

Monggo.

Jakarta, Februari 2025

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Hasto Meminta Jokowi Diperiksa, KPK Menghindar: Nuansa Politik yang Kentara

Next Post

Era Jokowi Kebodohan Kolektif Dinilai Sebagai Kebenaran

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
DPR Jangan Pikun soal Hoax Mobil Esemka Jokowi

Era Jokowi Kebodohan Kolektif Dinilai Sebagai Kebenaran

Megawati Can Do No Wrong: Semiotika Internal yang Diuji oleh Skandal Hasto

Megawati Can Do No Wrong: Semiotika Internal yang Diuji oleh Skandal Hasto

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist