• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Jokowi di Roma: Manuver Senyap Menghapus Jejak Kekuasaan – “Knives Out as Jokowi Packed Off to Rome”

Ali Syarief by Ali Syarief
May 7, 2025
in Feature, Politik
0
Ketika Jokowi di Roma: Manuver Senyap Menghapus Jejak Kekuasaan – “Knives Out as Jokowi Packed Off to Rome”
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Akhir April 2025, sorotan dunia internasional tertuju ke Roma. Di Vatikan, pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, dimakamkan dengan upacara khidmat pada 26 April. Presiden Joko Widodo tampak hadir—berpakaian gelap, berdiri khidmat di barisan para pemimpin dunia. Namun ribuan kilometer dari Roma, di Jakarta, sesuatu yang jauh lebih senyap tapi berdampak besar sedang terjadi.

Di tengah ketenangan prosesi di Basilika, mesin kekuasaan dalam negeri bergeser. Artikel The Australian bertajuk “Knives Out as Jokowi Packed Off to Rome” menyiratkan bahwa kepergian Jokowi bukan sekadar diplomasi bela sungkawa. Ia adalah momen yang dimanfaatkan sejumlah tokoh militer dan elite sipil untuk merapikan ulang struktur kekuasaan pasca-kemenangannya “dititipkan” kepada Prabowo Subianto.

Kudeta Halus dari Dalam

Informasi yang dihimpun oleh The Australian dan sumber-sumber internal menyebutkan bahwa menjelang dan selama Jokowi berada di luar negeri, sejumlah pertemuan strategis berlangsung di Jakarta. Tokoh-tokoh penting dari lingkaran lama Orde Baru, termasuk mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, merapat ke kubu Prabowo. Mereka menyodorkan tiga tuntutan: singkirkan Gibran Rakabuming Raka, hentikan proyek IKN, dan hapus pemilu langsung melalui amandemen konstitusi.

Tak ada satu pun yang menyebutnya kudeta. Tapi narasi yang dirancang adalah satu: menghapus pengaruh Jokowi dari dalam pemerintahan, bahkan dari lembar sejarah lima tahun ke depan. “Roma adalah momen jeda yang sempurna. Saat perhatian tertuju ke luar negeri, pintu kekuasaan dalam negeri dikunci ulang,” ujar seorang pejabat sipil senior yang tak ingin disebutkan namanya.

Gibran: Simbol Warisan yang Dipertanyakan

Tak bisa dimungkiri, Gibran adalah simbol politik Jokowi paling nyata. Keputusan Mahkamah Konstitusi yang membuka jalan baginya menjadi cawapres—di tengah sorotan konflik kepentingan dengan sang paman—memicu gelombang penolakan senyap dari kalangan elite. Bagi para jenderal tua dan pengusaha yang merasa “tertinggal kereta” selama era Jokowi, Gibran adalah batu sandungan masa depan.

Namun mencopot wakil presiden bukan perkara mudah. Maka strategi yang disusun bukanlah frontal, melainkan gradual: mengucilkan, menegasikan, hingga membuatnya tidak relevan. “Kalau Gibran merasa tidak diberi ruang, bisa saja dia memilih mundur dengan alasan pribadi. Itu targetnya,” ujar seorang analis politik senior.

Retak Harmoni: Jokowi vs Prabowo?

Selama masa transisi kekuasaan, Prabowo dan Jokowi menunjukkan kemesraan politik yang sulit dipercaya banyak pihak. Tapi tanda-tanda keretakan mulai tampak usai Lebaran 2025, ketika sejumlah menteri Jokowi masih hilir mudik ke Solo, menandakan orbit kekuasaan belum sepenuhnya berpindah ke Prabowo. Istilah “matahari kembar” pun merebak.

Prabowo akhirnya merespons. Ia menegaskan bahwa ia bukan presiden boneka dan tak ada dualisme kekuasaan. Tapi pernyataan itu justru membuka ruang spekulasi bahwa Prabowo tengah disandera oleh harapan Jokowi dan tekanan elite yang ingin membebaskannya dari bayang-bayang tersebut.

Megawati Masuk Panggung

Salah satu babak penting dalam manuver ini adalah pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo pada 7 April 2025 di Teuku Umar. Pertemuan ini berlangsung tertutup, tanpa pernyataan resmi, tapi sumber dari kalangan PDIP menyebut pertemuan itu krusial. Megawati, yang kecewa berat terhadap Jokowi usai pilpres 2024, disebut bersedia bekerja sama dengan Prabowo—selama Jokowi tidak lagi menjadi kekuatan dominan di belakang layar.

Kemesraan Megawati-Prabowo menjadi semacam “pembasuhan luka” bagi PDIP sekaligus sinyal bahwa poros anti-Jokowi mulai solid.

Ke Mana Demokrasi Menuju?

Dari wacana penghapusan pemilu langsung hingga tekanan terhadap Gibran, semua mengarah ke satu tren: konsolidasi kekuasaan yang lebih sentralistik. Banyak yang menyebutnya nostalgia Orde Baru. Namun medan tempurnya kini bukan lagi lapangan terbuka, melainkan ruang-ruang lobi dan meja-meja makan malam.

Gerakan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat sipil mulai menggeliat, mengendus arah yang mencemaskan. Tapi seperti yang dikatakan seorang dosen UI, “Musuh kita sekarang bukan diktator tunggal, tapi jaringan elite yang memainkan demokrasi sebagai alat, bukan tujuan.”

Ketika Jokowi berdiri khusyuk di depan pusara Paus Fransiskus, mungkin ia menyadari bahwa di negerinya sendiri, pusara kekuasaannya tengah digali—perlahan, sistematis, dan nyaris tanpa suara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

LBP : Kembali Lagi Watak Soldadunya – Menghantam Senior-Seniornya Sendiri

Next Post

PRASANGKA SAH HUKUM : Polemik Ijazah Presiden Ke VII

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
PRASANGKA SAH HUKUM : Polemik Ijazah Presiden Ke VII

PRASANGKA SAH HUKUM : Polemik Ijazah Presiden Ke VII

Makna Mei Libur Panjang: Wellness Jiwa dan Raga

Makna Mei Libur Panjang: Wellness Jiwa dan Raga

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist