• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika MA “Diobok-obok” KPK

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
November 11, 2022
in Feature
0
Fakta!! Ketua KPK: Jadi Kepala Daerah 82,3 Persen Biaya Berasal dari Sponsor dan Donatur

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.(f:ant/mistar)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Pegiat Media

Diobok-obok airnya diobok-obok– Ada ikannya kecil-kecil pada mabok

Jakarta – Penggalan lirik lagu “Air” karya Papa T Bob di atas yang dipopulerkan Joshua Suherman tahun 1990-an itu kini terngiang lagi di telinga kita. Terutama ketika kita menyaksikan penggeledahan demi penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor Mahkamah Agung (MA) di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. MA sedang “diobok-obok” KPK!

Seakan tak mau airnya keruh, MA kemudian menempatkan sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga kantornya. Saat ditanya langkahnya menempatkan personel TNI di kantor MA yang disinyalir melanggar Undang-Undang (UU) No 34 Tahun 2004 tentang TNI, karena tugas pokok dan fungsi TNI adalah menjaga pertahanan, bukan menjaga keamanan yang merupakan tupoksi Polri, Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro berdalih semua itu MA lakukan demi kenyamanan para Hakim Agung dalam bekerja.

Akan tetapi, KPK bergeming. Lembaga antirasuah ini menyatakan tidak terpengaruh dengan penjagaan keamanan MA oleh TNI. Kamis (10/11/2022), misalnya, KPK menetapkan Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai tersangka pengaturan perkara di MA.

Penetapaan Gazalba sebagai tersangka ini dilakukan setelah KPK menggeledah sejumlah ruangan Hakim Agung di MA. Penggeledahan dilakukan KPK sebagai tindak lanjut atas penetapan Hakim Agung Sudrajad Dimyati sebagai tersangka pengaturan perkara di MA. Gazalba sendiri telah diperiksa KPK sebagai saksi untuk kasus Sudrajad pada 27 Oktober 2022.

Setelah Sudrajad Dimyati, kini Gazalba Saleh. Esok entah siapa lagi. Yang jelas, KPK akan terus melakukan pengembangan penyidikan di MA. MA akan terus “diobok-obok” KPK.

Dalam beberapa waktu terakhir ini, KPK gencar melakukan penggeledahan di MA. Tempat-tempat yang digeledah di antaranya ruang kerja Hakim Agung Prim Haryadi dan Sri Murwahyuni serta ruang kerja Sekretaris MA Hasbi Hasan.

Pertanyaannya, akankah Hakim Agung lain menjadi tersangka? Kita tunggu saja tanggal mainnya. Yang jelas, jika kita lihat “track records” atau rekam jejak Sudrajad dan Gazalba, keduanya belepotan oleh “lumpur”.

Pada 2013, misalnya, Sudrajad sempat mengikuti seleksi Hakim Agung. Akan tetapi saat itu ia gagal dalam uji kelayakan dan kepatutan atau “fit and proper test” di Komisi III DPR RI. Kegagalan Dimyati menjadi Hakim Agung diwarnai skandal dugaan suap terhadap anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Bahruddin Nashori. Penyuapan itu diduga terjadi di toilet gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, sehingga akhirnya dikenal sebagai “skandal toilet”.

Adapun Gazalba Saleh, dikutip dari sebuah media, merupakan Hakim Agung yang namanya pernah disorot saat putusan kasasi terhadap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Dalam putusan kasasi itu, Edhy yang di tingkat banding dihukum 9 tahun, dipotong hukumannya menjadi 5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Kasasi MA. Gazalba merupakan satu dari tiga Hakim Agung yang mengadili Edhy Prabowo di tingkat kasasi.

Apakah kini “ikan-ikan” di MA kena mabok, seperti lagu Joshua di atas? Kita tidak tahu. Yang jelas, jika KPK mau meng-“obok-obok” MA lebih dalam lagi, dengan berpatokan pada putusan-putusan MA yang kontroversial, misalnya penyunatan masa hukuman atau bahkan pembebasan, niscaya akan didapatkan lagi “ikan-ikan” lain yang mungkin lebih banyak dan besar. Bukan ikan teri, melainkan ikan kakap.

Berdasarkan catatan Indonesia Corruption Watch (ICW), sepanjang 2019-2020 saja, terdapat 134 terdakwa korupsi dibebaskan atau dipangkas hukumannya melalui kasasi atau Peninjauan Kembali (PK) di MA. Ini belum lagi tahun-tahun sebelum 2019 dan tahun-tahun setelah 2020, yakni 2021 dan 2022 ini.

Mungkin kini para Hakim Agung dan mantan Hakim Agung yang pernah membebaskan terdakwa korupsi atau memotong masa hukuman mereka sedang dag-dig-dug der jantungnya. Apalagi sudah terbukti MA bukanlah tempat yang steril dari korupsi. Kasus korupsi mantan Sekretaris Umum MA Nurhadi, dan kini dua Hakim Agung, yakni Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh, beserta sejumlah pegawai MA merupakan buktinya.

Alhasil, KPK tidak boleh menyerah, meskipun kini gedung MA dijaga para personel TNI. Kalau memang ada indikasi korupsi, KPK harus terus menyusutnya, meskipun itu harus dilakukan dengan menggeledah gedung MA. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Raja Charles dan Permaisuri ditimpuk Telor Pengunjuk Rasa

Next Post

4 Mayat Sekeluarga ditemukan Sudah Membusuk

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
4 Mayat Sekeluarga ditemukan Sudah Membusuk

4 Mayat Sekeluarga ditemukan Sudah Membusuk

Apa yang Harus Diketahui Tentang Cacar Monyet

“Jangan Sentuh Orang Asing Untuk Menghindari Cacar Monyet” - Peringatan Pejabat China Memicu Perdebatan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist