• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketika Pilkada Jakarta Kehilangan Mutiara Terbaiknya

Ali Syarief by Ali Syarief
August 16, 2024
in Feature, Pilkada, Politik
0
Bercermin Saat Obama Menang Pilpres – AMIN Bangkitnya Silent Majority
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta tanpa kehadiran Anies Baswedan menjadi kenyataan, rakyat Jakarta mungkin saja kehilangan kesempatan untuk memilih pemimpin yang dianggap sebagai “mutiara termahal.” Anies Baswedan, dengan rekam jejak dan visinya yang kuat, telah menjadi simbol harapan bagi banyak warga Jakarta. Ketidakhadirannya dalam kontestasi politik ini akan meninggalkan kekosongan yang sulit diisi oleh calon-calon lain.

Jika kemudian terjadi kontestasi antara Ridwan Kamil atau Kaesang Pangarep melawan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana, maka dinamika politik Jakarta dapat berubah secara signifikan. Dalam skenario ini, kita tidak lagi berbicara tentang memilih yang terbaik di antara yang baik (The best among the best), tetapi mungkin saja kita terjebak dalam situasi di mana rakyat harus memilih yang terbaik di antara yang terburuk. The best among the worst. Inilah yang oleh beberapa pengamat disebut sebagai “politik kebodohan.”

Politik kebodohan terjadi ketika pilihan-pilihan yang tersedia dalam kontestasi politik tidak mencerminkan kualitas yang diharapkan oleh rakyat. Ini adalah situasi di mana para pemilih dipaksa untuk memilih calon yang kurang berkualitas karena calon yang lebih baik telah tersingkir atau tidak diikutsertakan. Fenomena ini bisa terjadi karena berbagai faktor, termasuk manipulasi politik, keterbatasan akses terhadap informasi yang akurat, atau kurangnya kesadaran politik di kalangan pemilih.

Sebaliknya, jika pemilihan gubernur melibatkan calon-calon yang terbaik di antara yang terbaik, maka inilah yang disebut sebagai manfaat berpolitik. Politik yang sehat adalah politik yang memberikan rakyat pilihan-pilihan yang berkualitas, di mana setiap calon memiliki rekam jejak yang kuat, visi yang jelas, dan kemampuan untuk memimpin dengan integritas. Dalam situasi seperti ini, rakyat tidak hanya memilih pemimpin, tetapi juga memilih masa depan yang lebih baik untuk kota mereka.

Pilkada Jakarta seharusnya menjadi ajang di mana pemimpin-pemimpin terbaik bersaing secara sehat untuk mendapatkan mandat dari rakyat. Kehadiran Anies Baswedan dalam kontestasi politik ini akan memberikan warga Jakarta kesempatan untuk mempertimbangkan visi dan rekam jejak yang telah ia bangun selama menjabat sebagai gubernur. Ketidakhadirannya, di sisi lain, bisa jadi membuka jalan bagi calon-calon yang mungkin tidak sepadan dengan harapan rakyat.

Dalam konteks ini, penting untuk mempertimbangkan apa yang sebenarnya diinginkan oleh rakyat Jakarta dari pemimpin mereka. Apakah mereka ingin pemimpin yang sekadar dapat memenangkan kontestasi politik, atau mereka menginginkan pemimpin yang benar-benar dapat membawa perubahan positif bagi kota ini? Pilihan yang diambil oleh rakyat Jakarta dalam Pilgub mendatang akan mencerminkan sejauh mana mereka memahami dan menghargai kualitas kepemimpinan.

Sebagai penutup, kita harus menyadari bahwa politik adalah alat untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Ketika pilihan yang tersedia tidak mencerminkan kualitas yang diharapkan, maka kita perlu mempertanyakan sistem dan proses yang telah membawa kita ke titik ini. Pilgub Jakarta seharusnya menjadi momentum untuk memilih yang terbaik di antara yang terbaik, bukan sekadar yang terbaik di antara yang terburuk. Hanya dengan demikian, politik dapat berfungsi sebagai sarana yang efektif untuk mencapai kebaikan bersama.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Episode “Manuver Politik” KPK Mesti Dihentikan Melalui Perlawanan Rakyat

Next Post

FILOSOFI PERLOMBAAN PANJAT PINANG

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Feature

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Next Post
FILOSOFI PERLOMBAAN PANJAT PINANG

FILOSOFI PERLOMBAAN PANJAT PINANG

Anies  Seharusnya BUMN Tidak Dijadikan Alat Untuk Mendongkrak Pendapatan Negara

Anies Baswedan di Persimpangan: Dukungan Partai Menghilang di Detik-Detik Akhir Pilgub Jakarta

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026
Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

Harga BBM Naik hingga Suku Bunga Acuan Meningkat, Beban Masyarakat Kian Berat

June 15, 2026
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist