• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ketololan Presiden: Menghindari Tanggung Jawab Penegakan Hukum dalam Polemik Kadin

Ali Syarief by Ali Syarief
September 17, 2024
in Feature, Komunitas
0
Jokowi Akrobat Politik ; Tampil Jadi Bintang Spot Iklan PSI dan Berdasi Kuning
Share on FacebookShare on Twitter

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta agar masalah dualisme kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia diselesaikan secara internal, tanpa melibatkan dirinya, menunjukkan kelemahan mendasar dalam pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab seorang presiden. Dalam posisi sebagai kepala negara, presiden tidak hanya memiliki kewajiban untuk menjaga stabilitas politik dan ekonomi, tetapi juga bertanggung jawab dalam memastikan penegakan hukum berjalan dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pada dasarnya, Kadin, sebagai organisasi pengusaha terbesar di Indonesia, memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Setiap pelanggaran dalam kepemimpinan atau pelaksanaan AD/ART organisasi tersebut, yang telah ditetapkan oleh Keputusan Presiden (Keppres), seharusnya tidak dibiarkan begitu saja. Mengabaikan pelanggaran atas asas legalitas hanya memperparah ketidakpastian hukum dan berdampak buruk bagi iklim usaha di Indonesia. Presiden, yang adalah pelaksana utama penegakan hukum, semestinya mengarahkan penyelesaian sengketa ini dengan pendekatan hukum yang tegas, bukan dengan berusaha melepaskan diri dari persoalan.

Tugas Presiden sebagai penyelenggara negara, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945, mencakup penegakan hukum dan pelaksanaan segala peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal ini, UU No. 1987 tentang Kadin, beserta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang ditetapkan melalui Keppres, seharusnya menjadi dasar penyelesaian sengketa kepengurusan tersebut. Namun, dengan pernyataan Jokowi yang terkesan “mengelak” dari peran ini, terlihat bahwa beliau tidak memahami atau memilih untuk mengabaikan kewajibannya.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Kadin bukan organisasi politik, melainkan organisasi pengusaha, sehingga masalah internal harus diselesaikan secara internal pula. Pernyataan ini mencerminkan pemahaman yang sempit dan keliru terhadap posisinya. Sebagai presiden, dia memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa setiap organisasi di Indonesia, baik itu organisasi politik, sosial, maupun ekonomi, beroperasi sesuai dengan hukum yang berlaku. Dalam kasus Kadin, intervensi yang tepat adalah memastikan bahwa organisasi ini mengikuti aturan hukum yang telah ditetapkan melalui Keppres dan UU terkait.

Selain itu, menghindari tanggung jawab dengan alasan bahwa persoalan ini adalah urusan internal Kadin mencerminkan kurangnya pemahaman terhadap esensi penegakan hukum dalam negara demokrasi. Presiden seharusnya tidak hanya sekadar memberi nasihat untuk menyelesaikan konflik secara internal, tetapi juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap hukum yang telah berlaku. Pada titik ini, Presiden seakan tidak memahami posisinya sebagai penjamin pelaksanaan aturan hukum di negara ini.

Situasi ini mengungkapkan kelemahan mendasar dalam kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Dengan menghindari masalah ini, beliau tampak tidak memahami bahwa pelanggaran terhadap AD/ART dan asas legalitas adalah bentuk pelanggaran hukum yang seharusnya tidak dibiarkan. Mengingat bahwa Kadin memiliki pengaruh besar terhadap ekonomi nasional, ketidakpastian dalam kepemimpinan Kadin dapat menimbulkan dampak negatif terhadap dunia usaha di Indonesia.

Dalam konteks yang lebih luas, sikap Presiden ini dapat diartikan sebagai ketidakpedulian terhadap penegakan hukum di sektor lain. Jika Presiden bersikap sama dalam menangani masalah-masalah hukum lainnya, ini akan memberikan preseden buruk bahwa pelanggaran hukum dapat dibiarkan dengan alasan “internal” tanpa campur tangan pemerintah. Padahal, sebagai kepala eksekutif tertinggi di negara ini, Presiden seharusnya memastikan bahwa setiap masalah yang berkaitan dengan penegakan hukum, sekecil apa pun, mendapatkan perhatian serius.

Presiden yang baik bukan hanya seseorang yang mampu menjaga stabilitas politik dan ekonomi, tetapi juga seorang pemimpin yang memahami dan menjalankan tanggung jawabnya dalam menegakkan hukum. Tindakan atau pernyataan yang menunjukkan ketidakmampuan atau ketidakpedulian terhadap tugas-tugas ini, pada akhirnya, hanya akan merugikan bangsa dan negara.

Dengan demikian, pernyataan Presiden Jokowi dalam kasus dualisme kepengurusan Kadin mencerminkan kelemahan dalam memahami perannya sebagai penyelenggara negara. Sebagai kepala negara, beliau semestinya tidak menghindar, tetapi memastikan bahwa seluruh proses penyelesaian sengketa berjalan sesuai hukum yang berlaku. Menjalankan tugas sebagai presiden tidak hanya berarti memberikan nasihat, tetapi juga bertindak tegas dalam penegakan hukum.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kunjungi KPK, Kaesang ingin Minta Nasihat Terkait Perjalanan ke AS Dengan Jet Pribadi Nebeng Teman

Next Post

ISLAM, ILMU PENGETAHUAN, DAN POLEMIK NASAB HABIB

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?
Feature

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026
Next Post
ISLAM, ILMU PENGETAHUAN, DAN POLEMIK NASAB HABIB

ISLAM, ILMU PENGETAHUAN, DAN POLEMIK NASAB HABIB

Kaesang-PKS: Mengaduk Air-Minyak di Belanga Pilkada Jakarta

Kaesang Salah Alamat, Giliran Bobby ke KPK

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist