• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

KLKL: Korupsi Lagi, Korupsi Lagi. Bosan Mendengarnya.

fusilat by fusilat
June 20, 2026
in Crime, Feature, Law
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Yus Dharman, S.H., M.M., M.Kn.
Advokat / Ketua Dewan Pengawas FAPRI (Forum Advokat & Pengacara Republik Indonesia)

Jakarta, 20 Juni 2026

Dalam sejarah panjang ekonomi Indonesia, istilah “kebocoran anggaran” bukanlah isu baru. Bahkan, Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo—ekonom terkemuka sekaligus ayah Presiden Prabowo Subianto—telah mengungkapkan pada tahun 1993 bahwa sekitar 30 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami kebocoran. Pernyataan itu disampaikan pada masa Pelita V di era Orde Baru.

Ironisnya, setelah lebih dari tiga dekade berlalu, rezim telah berganti berkali-kali, namun persoalan yang sama terus berulang. Alih-alih kebocoran anggaran berhasil ditekan, publik justru disuguhi berbagai kasus korupsi dengan nilai yang semakin fantastis.

Pernyataan mengenai masifnya korupsi bukan hanya datang dari kalangan aktivis antikorupsi. Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode sebelumnya, Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, hingga Presiden Prabowo Subianto sendiri, berulang kali mengingatkan bahwa korupsi masih menjadi penyakit kronis bangsa ini. Sayangnya, peringatan tersebut terdengar seperti lagu lama yang terus diputar tanpa solusi yang benar-benar efektif.

Jika diibaratkan sebagai sebuah wadah, Indonesia adalah ember yang bocor sejak puluhan tahun lalu. Pertanyaannya, mengapa hingga hari ini kebocoran itu tetap terjadi?

Hanya ada dua kemungkinan. Pertama, lubang tersebut sudah berkali-kali ditambal, tetapi bahan tambalannya terlalu rapuh sehingga bocor kembali. Kedua, lubang itu sengaja dibiarkan terbuka karena ada pihak-pihak yang menikmati tetesan yang keluar dari kebocoran tersebut.

Padahal, jika dicermati secara objektif, pola korupsi di Indonesia dari masa ke masa relatif sama. Modusnya tidak pernah jauh dari praktik mark-up pengadaan barang dan jasa, proyek fiktif, penyalahgunaan wewenang, manipulasi laporan keuangan, suap, gratifikasi, hingga berbagai bentuk inefisiensi birokrasi yang sengaja dipelihara. Dengan perkembangan teknologi digital saat ini, sesungguhnya sebagian besar modus tersebut dapat dideteksi dan dicegah lebih dini apabila terdapat kemauan politik yang kuat.

Apabila pemerintah benar-benar serius memberantas korupsi, tidak perlu mencari model yang rumit. Belajar saja dari keberhasilan Hong Kong melalui Independent Commission Against Corruption (ICAC). Lembaga tersebut berhasil mengubah Hong Kong dari wilayah yang pernah dikenal sangat korup menjadi salah satu pemerintahan paling bersih di dunia. Kuncinya sederhana: independensi, penegakan hukum tanpa pandang bulu, dan sistem pencegahan yang kuat.

Sayangnya, yang terlihat di Indonesia justru sebaliknya. Ketika pemerintah membutuhkan kepercayaan investor dan kreditor internasional, langkah yang paling logis seharusnya adalah memperkuat instrumen pencegahan korupsi. Namun hingga kini, dua instrumen hukum yang sangat penting—Undang-Undang Pembuktian Terbalik dan Undang-Undang Perampasan Aset—belum juga menjadi prioritas utama untuk segera disahkan.

Padahal kedua regulasi tersebut merupakan senjata pamungkas dalam perang melawan korupsi. Dengan mekanisme pembuktian terbalik, pejabat publik wajib menjelaskan asal-usul kekayaannya yang tidak wajar. Sementara melalui perampasan aset, hasil kejahatan dapat dirampas negara meskipun telah disembunyikan melalui berbagai modus pencucian uang.

Efek gentarnya (deterrence effect) sangat besar. Siapa pun yang berniat merampok uang rakyat akan berpikir seribu kali jika tahu bahwa bukan hanya dirinya yang terancam masuk penjara, tetapi seluruh hasil kejahatannya juga akan disita negara.

Bangsa ini sesungguhnya tidak kekurangan aturan, tidak kekurangan lembaga penegak hukum, dan tidak kekurangan pidato tentang pemberantasan korupsi. Yang sering kali kurang adalah konsistensi dan keberanian politik untuk menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan kelompok.

Karena itu, publik berhak bertanya: sampai kapan kita hanya mendengar cerita yang sama tentang kebocoran anggaran, sementara lubangnya tidak pernah benar-benar ditutup?

Jangan sampai generasi mendatang mewarisi satu-satunya warisan yang paling konsisten dari republik ini: KLKL—Korupsi Lagi, Korupsi Lagi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menulis atau Dilupakan: Mengapa Setiap Peristiwa Harus Diarsipkan dalam Kata

Next Post

IJAZAH JOKOWI, PENAHANAN ROY SURYO DAN DOKTER TIFA: MENCARI KEBENARAN ATAU MEMPIDANAKAN PERTANYAAN?

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

PRABOWO DAN STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI

June 20, 2026
An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique
Feature

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

June 20, 2026
IJAZAH JOKOWI, PENAHANAN ROY SURYO DAN DOKTER TIFA: MENCARI KEBENARAN ATAU MEMPIDANAKAN PERTANYAAN?
Law

IJAZAH JOKOWI, PENAHANAN ROY SURYO DAN DOKTER TIFA: MENCARI KEBENARAN ATAU MEMPIDANAKAN PERTANYAAN?

June 20, 2026
Next Post
IJAZAH JOKOWI, PENAHANAN ROY SURYO DAN DOKTER TIFA: MENCARI KEBENARAN ATAU MEMPIDANAKAN PERTANYAAN?

IJAZAH JOKOWI, PENAHANAN ROY SURYO DAN DOKTER TIFA: MENCARI KEBENARAN ATAU MEMPIDANAKAN PERTANYAAN?

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran
Feature

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

by Karyudi Sutajah Putra
June 20, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - "Dak gendong ke mana-mana. Dak gendong ke...

Read more
Tangkap Tiyo Ardianto!

Tangkap Tiyo Ardianto!

June 16, 2026
Mahasiswa Memasuki Kawasan Monas Teriak Jokowi Offside

Ketika Mahasiswa Sudah Muak Lihat Pejabat Negara

June 16, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

PRABOWO DAN STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI

June 20, 2026
An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

June 20, 2026
IJAZAH JOKOWI, PENAHANAN ROY SURYO DAN DOKTER TIFA: MENCARI KEBENARAN ATAU MEMPIDANAKAN PERTANYAAN?

IJAZAH JOKOWI, PENAHANAN ROY SURYO DAN DOKTER TIFA: MENCARI KEBENARAN ATAU MEMPIDANAKAN PERTANYAAN?

June 20, 2026

KLKL: Korupsi Lagi, Korupsi Lagi. Bosan Mendengarnya.

June 20, 2026
Menulis atau Dilupakan: Mengapa Setiap Peristiwa Harus Diarsipkan dalam Kata

Menulis atau Dilupakan: Mengapa Setiap Peristiwa Harus Diarsipkan dalam Kata

June 20, 2026
Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

Ketika Mahasiswa Digendong ke Mana-mana oleh Gibran

June 20, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

PRABOWO DAN STRATEGI PEMBERANTASAN KORUPSI

June 20, 2026
An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

An Orangutan Will Never Deliver a Speech: Why Language Makes Humans Unique

June 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...