• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Konflik Effendi-Dudung Seret DPR-TNI!

fusilat by fusilat
September 15, 2022
in Feature
0
KSP: Panglima Itu Jabatan Politik!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik dari Konsultan dan Survei Indonesia (KSI).

JAKARTA – “Maka hanya ada satu kata: lawan!”

“Mantra sakti” Wiji Thukul (1963-1998) dalam puisinya berjudul “Peringatan” (1986) itu kini seolah menjadi kredo bagi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk saling menyerang. 

Konflik DPR versus TNI bermula dari konflik personal antara anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman. Konflik personal itu kemudian merembet ke konflik institusional.

Dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan jajarannya di Senayan, Jakarta, Senin (5/9/2022), Effendi menyerang Dudung yang tidak hadir dalam rapat penting itu dengan sejumlah kritik tajam.

Ketidakhadiran KSAD, kata politikus PDI Perjuangan itu antara lain, membuktikan Dudung sedang mengalami disharmoni dengan Andika.

Serangan Effendi kemudian melebar ke institusi dengan menyebut TNI sebagai gerombolan. Effendi pun dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh pengurus ormas.

Tak mau kalah, Dudung pun melakukan serangan balik terhadap Effendi dan DPR. Dalam rekaman video yang beredar, ia menginstruksikan prajurit-prajuritnya untuk melawan Effendi, jangan jadi ayam sayur, harus jadi jagoan. 

Serangan Dudung pun melebar ke institusi DPR dengan menyebut Komisi I DPR tidak ada apa-apanya. 

Setelah mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk kalangan TNI, akhirnya Effendi Simbolon meminta maaf secara terbuka kepada TNI, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, Rabu (14/9/2022). Bahkan Effendi berniat menemui langsung Dudung. 

Nah, sebelum niat “suci” Effendi kesampaian, ternyata sudah terlanjur beredar rekaman video Dudung yang menginstruksikan para prajuritnya untuk melawan Effendi.

DPR kemudian melakukan serangan balik. Wakil Ketua MKD Habiburrohman mengusulkan agar MKD memanggil Dudung untuk diklarifikasi. Sejumlah anggota DPR juga mendesak Andika Perkasa untuk “menertibkan” Dudung.

Siapa Melerai? 

Meski Effendi Simbolon sudah minta maaf, namun PDIP berdalih kadernya itu sesungguhnya tidak bersalah. PDIP berlindung di balik Undang-Undang No 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3. 

Anggota DPR yang menyampaikan pendapatnya di dalam rapat, baik lisan atau pun tertulis, tidak dapat dipidanakan. 

Anggota DPR yang bertindak semata-mata untuk menjalankan tugasnya, baik di dalam rapat maupun di luar rapat, juga tak bisa dipidanakan. Intinya, anggota DPR memiliki semacam imunitas atau kekebalan hukum, meski masih dalam batas-batas tertentu.

Sebaliknya, pelaporan terhadap Effendi ke MKD jalan terus. Dudung kepada para prajuritnya, baik tamtama, bintara maupun perwira juga menginstruksikan agar mereka tidak takut dicopot atau kehilangan jabatan. 

Klop! DPR ngotot, KSAD juga ngotot. Jika sudah saling ngotot, lalu siapa yang bisa melerai atau menjadi penengah dari konflik antara Effendi dan Dudung, dan antara DPR dan TNI yang sudah terlanjur terseret? 

Kalangan DPR meminta agar Andika Perkasa menindak tegas Dudung. Namun, Dudung mengaku tak takut kehilangan jabatan. Keberanian Dudung itu sudah ia tunjukkan saat menjadi Pangdam Jaya. Saat itu Dudung merobohkan baliho-baliho bergambar Rizieq Syihab yang bertebaran di seantero wilayah Ibu Kota. 

Lebih jauh lagi, kalangan DPR juga minta Presiden Joko Widodo turun tangan untuk mengatasi konflik Effendi vs Dudung dan DPR vs TNI. Selebihnya, baik Effendi maupun Dudung harus instrospeksi diri. 

Secara normatif, benar bahwa apa yang dilakukan Effendi dilindungi undang-undang. Dari kacamata demokrasi juga tidak ada masalah. 

Hanya saja karena Indonesia ini bangsa timur yang menganut nilai-nilai luhur dan tata krama adiluhung, seyogianya Effendi dapat lebih santun sedikit dalam menyampaikan kritik. Apalagi itu dilontarkan dalam forum rapat terbuka.

Dudung pun tak boleh show of forces laiknya seorang politikus Senayan dengan merekam instruksi lisannya ke prajurit di video yang kemudian menyebar dan viral. 

Kalau memang mau menyanggah tudingan Effendi, silakan datang langsung ke markasnya di Senayan. Kalau tidak sempat, silakan bantahan disampaikan secara tertulis. Tak perlu bikin gaduh. 

Kini, nasib Dudung ada di tangan Andika Perkasa dan Presiden Jokowi. Sedangkan di tangan PDIP, nasib Effendi aman-aman saja. Tapi paling tidak suara para purnawan TNI untuk PDIP akan berkurang pada Pemilu/Piplres 2024.

Lalu, akankah Dudung “katundung” (terusir)? Biarlah waktu yang menjawab.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Presiden Jokowi Pecat Jhoni Allen Marbun dari DPR, Ada Apa? 

Next Post

Sejarah Negara Taiwan dan Pengakuan Negara Lain

fusilat

fusilat

Related Posts

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang
Feature

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus
Birokrasi

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik
Feature

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Next Post
Tikai China, Jepang, Taiwan Buntut Kunjungan Pelosi

Sejarah Negara Taiwan dan Pengakuan Negara Lain

Menlu Iran: Kesepakatan Mungkin Jika Pihak Amerika Realistis

Menlu Iran: Kesepakatan Mungkin Jika Pihak Amerika Realistis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman Langsung Berhadapan dengan Hukum

April 17, 2026
Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

Ini Bukan Dendam Biasa: Jejak Pembusukan Hukum di Balik Kasus Andrie Yunus

April 17, 2026
Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

Indonesia Tidak Pernah Ajeg – Aneh Sendiri. Presidensial dalam Konstitusi, Parlementer dalam Praktik

April 17, 2026
Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

Negara Kesatuan dengan Rasa Federal

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist