• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Lagi-Lagi Kepala Daerah Terjungkal di OTT: Bukti Korupsi Sudah Jadi Kebiasaan, Bukan Kesalahan

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
December 12, 2025
in Crime, Tokoh/Figur
0
Lagi-Lagi Kepala Daerah Terjungkal di OTT: Bukti Korupsi Sudah Jadi Kebiasaan, Bukan Kesalahan
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastratmadja

Lagi-lagi aparat penegak hukum melakukan Operasi Tangkap Tangan. Kali ini, Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 10 Desember 2025. Ia diamankan terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab Lampung Tengah, termasuk perubahan konstruksi yang diduga sarat kepentingan. Ardito kini telah berada di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) adalah cara aparat menangkap pelaku kejahatan secara langsung, biasanya dalam kondisi mengutamakan kerahasiaan dan kecepatan agar bukti tidak hilang. OTT dipilih karena mampu menghadirkan bukti kuat, menghentikan tindak pidana yang sedang berlangsung, mencegah pelaku kabur, sekaligus memberikan pesan tegas bahwa korupsi bukan kejahatan yang bisa ditoleransi.

Namun anehnya, meski OTT terus dilakukan, para koruptor seakan tidak pernah jera. Ada sejumlah alasan mengapa pejabat masih berani bermain api. Pertama, kesempatan dan kekuasaan masih terlalu besar. Jabatan publik memberi ruang yang luas untuk mengatur, mengendalikan, bahkan memperjualbelikan kewenangan. Selama celah ini tetap terbuka, korupsi akan selalu menggoda.

Kedua, penegakan hukum yang belum konsisten membuat pelaku merasa possibel lolos. Di satu sisi ada OTT yang keras, namun di sisi lain masih ada persoalan lemahnya pengawasan, negosiasi politik, hingga hukuman yang tidak menimbulkan efek gentar.

Ketiga, budaya gratifikasi dan suap masih menjadi “pelumas” birokrasi. Banyak pejabat menganggap amplop, hadiah, atau paket proyek sebagai hal biasa—warisan budaya buruk yang sulit diputus.

Keempat, tekanan finansial, ambisi pribadi, dan keserakahan juga menjadi faktor pendorong. Banyak pejabat merasa harus “balik modal”, memperluas jaringan politik, atau sekadar memenuhi gaya hidup yang melampaui kemampuan.

Selain itu, integritas yang lemah dan lingkungan kerja yang tidak sehat membuat korupsi seperti penyakit menular. Ketika sistem terbiasa dengan praktik busuk, pejabat yang ingin bersih justru dianggap aneh.

OTT juga erat kaitannya dengan budaya malu. Dalam masyarakat Indonesia, malu adalah nilai sosial penting. Seorang pejabat yang terjebak OTT akan kehilangan kehormatan, reputasi, dan martabat publiknya. Karena itu, OTT sejatinya bukan hanya tindakan hukum, tetapi juga peringatan moral.

Namun budaya malu ini hanya bekerja jika pejabat masih memiliki rasa etika. Ketika malu tidak lagi dianggap penting, OTT pun hanya dipandang sebagai risiko kecil dari permainan besar bernama kekuasaan.

Padahal, OTT tetap menjadi instrumen penting untuk menciptakan efek jera. Pejabat yang ditangkap akan menghadapi hukuman berat, kehilangan jabatan, reputasi, bahkan kehidupan sosialnya. Ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi pejabat lain yang mencoba bermain-main dengan kewenangan.

Lebih jauh, OTT membuka mata masyarakat tentang pentingnya integritas dan akuntabilitas. Masyarakat dapat menilai bahwa korupsi bukan sekadar kesalahan individu, melainkan gejala sistem yang membutuhkan pembenahan total.

Selama celah kekuasaan tetap luas, integritas rendah, dan hukum tidak ditegakkan dengan konsisten, OTT akan terus terjadi—dan Kepala Daerah akan terus berjatuhan satu per satu.

(Penulis, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bukan Isapan Jempol Bila Yudi Chrisnandi dan Anies Baswedan Dicopot Karena Ijazah Jokowi Palsu

Next Post

Ketum PPWI Gelar Pertemuan Silaturahmi dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers
Crime

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026
Ibrah dari Runtuhnya Moral Para “Penjaga Moral”
Crime

Ibrah dari Runtuhnya Moral Para “Penjaga Moral”

April 27, 2026
Next Post
Ketum PPWI Gelar Pertemuan Silaturahmi dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad

Ketum PPWI Gelar Pertemuan Silaturahmi dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad

Rakyat Baku Fisik dan Dipenjarakan Gegara Jokowi Tak Mau Memperlihatkan Ijazahnya – Negara yang Melindungi Kepentingan Satu Orang

Rakyat Baku Fisik dan Dipenjarakan Gegara Jokowi Tak Mau Memperlihatkan Ijazahnya - Negara yang Melindungi Kepentingan Satu Orang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...