Fusilatnews- Lebih dari dua lusin partai politik Arab telah menuntut penghapusan segera semua sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat dan sekutu Baratnya terhadap Suriah, di tengah gempa dahsyat berkekuatan 7,8 yang melanda Suriah utara dan negara tetangga Turki pekan lalu.
Ke-26 faksi, dalam pernyataan bersama yang dirilis pada hari Kamis, menyerukan penghapusan tindakan pemaksaan sepihak dan menyatakan solidaritas dengan kepemimpinan dan bangsa Suriah.
Mereka menggarisbawahi dukungan mereka yang tak tergoyahkan untuk warga Suriah setelah gempa kuat dan mengutuk keras semua tindakan sewenang-wenang yang diambil oleh Amerika Serikat dan sekutunya.
Para pihak juga meminta PBB dan organisasi internasional terkait untuk mengadopsi langkah-langkah cepat dan mendesak yang bertujuan untuk menghapus sanksi dan pengiriman bantuan kemanusiaan penting ke wilayah yang terkena dampak gempa di Suriah.
Assad berterima kasih kepada ‘saudara-saudara Arab, teman-teman’ atas bantuan gempa
Sementara itu, Presiden Suriah Bashar al-Assad pada hari Kamis berterima kasih kepada negara-negara Arab dan negara-negara sahabat lainnya atas bantuan mereka setelah insiden tragis tersebut.
“Kami tidak bisa mengabaikan ucapan terima kasih kepada semua negara yang mendukung kami sejak jam pertama bencana dari antara saudara-saudara Arab kami dan teman-teman kami,” kata Assad dalam pidato yang disiarkan televisi pada Kamis malam.
“Bantuan mereka berdampak besar dalam meningkatkan kemampuan kami menghadapi kondisi sulit pada jam-jam kritis,” lanjutnya.
“Ukuran bencana dan tugas yang menimpa kita jauh lebih besar daripada kapasitas yang tersedia,” kata Assad, seraya menambahkan bahwa negara itu harus menghadapi tantangan ekonomi yang berat untuk tahun-tahun mendatang.
Upaya bantuan ke Suriah telah dipimpin oleh Iran dan Uni Emirat Arab, dengan yang terakhir berada di garis depan dalam langkah-langkah untuk memecahkan isolasi Damaskus dan membawanya kembali ke pangkuan Arab.
Sekitar 120 pesawat yang membawa bantuan telah mendarat di bandara negara tersebut. Bencana itu juga membuat Arab Saudi mengirim dua pesawat yang membawa bantuan ke Suriah pada hari Selasa. Langkah tersebut adalah yang pertama dari jenisnya dalam lebih dari satu dekade sejak militansi yang disponsori asing pecah di Suriah pada Maret 2011.
Gempa tersebut sejauh ini telah menewaskan 5.800 orang di Suriah, sementara 38.044 orang dilaporkan tewas pada hari Jumat.
Sumber : Presstv






















