• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Lingkaran Setan Paradoks

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
March 21, 2025
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
“Retret Itu Briefing Militer” – Apakah Itu Memiliterisasi Kepala Daerah?
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

Jakarta – Hidup bak sebuah lingkaran setan. Yang ada di dalam ingin keluar. Yang ada di luar ingin masuk ke dalam.

Pernikahan, misalnya. Yang belum menikah, ingin menikah. Yang sudah menikah, ingin berpisah.

Yang masih remaja dan muda ingin berumur panjang. Yang sudah tua, bahkan terlalu tua, ingin meninggal dunia. Bahkan tak sedikit yang, mohon maaf, menjemput ajalnya dengan jalan pintas, yakni bunuh diri.

Paradoks

Hidup juga sebuah paradoks. Saling bertentangan. Yang sipil mau jadi militer, yang militer mau jadi sipil, misalnya.

Retreat Kabinet Merah Putih yang disusul dengan retreat kepala daerah hasil Pilkada 2024 di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, misalnya.

Terlepas dari retreat itu atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, mereka yang ikut retreat tentunya juga disertai dengan kemauan sendiri. Jika tak ada kemauan, niscaya mereka akan menolak. Bukankah ada beberapa kepala daerah yang tak ikut retreat?

Dalam kedua retreat itu, baik para menteri maupun para kepala daerah diajari disiplin dan baris-berbaris bahkan latihan fisik ala militer. Seragam yang mereka kenakan pun ala militer.

Pendek kata, para menteri dan kepala daerah yang mayoritas berlatar sipil ternyata ingin menjadi militer. Atau setidaknya ingin merasakan hidup ala militer.

Tak sedikit pula warga sipil yang menguasai bahkan mengoleksi senjata api yang biasa digunakan militer atau polisi.

Ada pula organisasi kemasyarakatan (ormas) yang uniform atau seragamnya menyerupai seragam militer.

Sebaliknya, mereka yang berlatar militer ingin menjadi sipil. Lihat saja revisi Undang-Undang (UU) No 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya Pasal 47 ayat (2) yang dalam hari-hari ini hendak disahkan DPR.

Jika semula mereka yang berlatar militer, atau prajurit aktif hanya boleh menduduki jabatan sipil di 10 kementerian/lembaga, maka ke depan akan ditambah menjadi 14 kementerian/lembaga.

Masih soal paradoks, di tengah globalisasi, banyak negara bagian yang justru ingin memisahkan diri dari negara induknya, sehingga menjadi negara atau entitas yang lebih kecil dan berdiri sendiri.

Contohnya Timor Timur yang keluar dari Indonesia tahun 1999.

Hal sama terjadi dengan Uni Sovyet tahun 1991.

Dikutip dari sebuah sumber, Uni Soviet terdiri dari 15 negara bagian atau republik. Negara-negara tersebut adalah Armenia, Azerbaijan, Belarus, Estonia, Georgia, Kazakhstan, Kirgizstan, Latvia, Lithuania, Moldova, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina, dan Uzbekistan.

Uni Soviet merupakan negara terbesar yang pernah ada, dengan luas wilayah lebih dari 22,3 juta kilometer persegi.

Uni Soviet didirikan pada tahun 1922 dengan nama Republic Socialist Soviet (RSS). Negara ini kemudian berkembang menjadi 15 negara pada tahun 1956.

Uni Soviet runtuh pada tahun 1991 setelah ada kebijakan Glasnot dan Perestroika dari Mikail Gorbachev.

Negara-negara pecahan Uni Soviet memiliki beragam kondisi ekonomi, paham politik, dan kehidupan masyarakat. Mereka punya identitas sendiri-sendiri.

Hal yang sama juga terjadi dengan Yugoslavia. Adapun negara-negara yang pernah menjadi bagian Yugoslavia adalah Kroasia, Montenegro, Serbia, Slovenia, Bosnia dan Herzegovina, Makedonia, dan Kosovo.

Yugoslavia pernah menjadi federasi sosialis yang disebut Republik Federal Sosialis Yugoslavia (SFRY) pada tahun 1946.

Yugoslavia juga pernah menjadi monarki yang disebut Kerajaan Yugoslavia sejak akhir Perang Dunia I hingga Perang Dunia II.

Yugoslavia pecah menjadi beberapa negara setelah terjadinya Perang Yugoslavia pada tahun 1991-2001.

Kini, sejumlah negara mengancam keluar dari NATO atau North Atlantic Treaty Organization, aliansi militer yang beranggotakan 30 negara di Eropa dan Amerika Utara, bermarkas besar di Brussels, Belgia, dan didirikan tahun 1949.

Inggris tahun 2020 lalu juga keluar dari Uni Eropa. Kini, Presiden Donald Trump mengancam akan membawa Amerika Serikat keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sekalian paradoks itu dipicu oleh krisis identitas. Mereka ingin menegaskan identitas asli atau mendapatkan identitas baru. Sebab itu, politik identitas pun tak bisa dielakkan. Menggejala dari waktu ke waktu.

Dan sekalian paradoks itu membentuk lingkaran setan yang tak berujung pangkal.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

LBH Keadilan Mengutuk Keras Teror Kepala Babi terhadap Kantor Tempo, Minta Aparat Usut Tuntas

Next Post

Masukan untuk RUU KUHAP

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post

Masukan untuk RUU KUHAP

Negara Abaikan Suara Publik Terkait Pengesahn RUU TNI jadi UU

Negara Abaikan Suara Publik Terkait Pengesahn RUU TNI jadi UU

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...