• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Mahfud vs Rizal Ramli, Twitwar Caper Minim Substansi, Kok Bisa?

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
January 6, 2023
in News
0
Kecam Hakim Agung Terlibat Korupsi, Mahfud MD: Jangan Beri Ampun
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews – Baru-baru ini jagat maya dihebohkan aksi ‘twitwar’ atau saling serang antara Menko Polhukam Mahfud Md dan ekonom Rizal Ramli di media sosial Twitter. Saling serang antara keduanya berawal dari persoalan polemik Perppu Cipta Kerja.

Awalnya, Rizal Ramli mencuitkan potongan pernyataan yang diduga dilontarkan Mahfud soal ‘malaikat yang masuk lingkaran kekuasaan bisa menjadi iblis’ di akun Twitter pribadinya @RamliRizal. Cuitan itu dibuat dalam koridor mengkritisi Perppu Cipta Kerja.

Merasa tak terima, Mahfud menimpali pernyataan Rizal tersebut lewat akun Twitternya @mohmahfudmd. Mahfud membantah pernah mengutarakan hal demikian. Ia bahkan menilai Rizal ngawur dan bodoh karena tak melihat ucapannya itu secara utuh.

Perdebatan keduanya menjadi riuh di lini media sosial Twitter. Bahkan, nama Mahfud menjadi trending topik di Twitter imbas cuitannya tersebut.

Mahfud dan Rizal Ramli sama-sama elite dan tokoh politik senior di Indonesia. Keduanya pernah bersama-sama menjadi menteri di Kabinet Persatuan Nasional di bawah Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid alias Gus Dur tahun 1999-2001 lalu. Rizal menjabat sebagai Menko Ekuin, sementara Mahfud sebagai Menteri Pertahanan.

Saat ini status keduanya berbeda. Mahfud tetap berada di dalam lingkaran kekuasaan Presiden Jokowi sebagai Menko Polhukam. Sementara Rizal Ramli berada di luar pemerintahan.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga berpendapat saling serang antara Mahfud dan Rizal Ramli di media sosial mencerminkan persoalan gaya berkomunikasi para elite yang tak konstruktif. Baginya, para elite kini senang memanfaatkan medsos untuk saling serang secara pribadi. Bukan malah membahas akar masalah utama yang tengah menjadi polemik. Kok bisa?

“Serang kelemahan orang. Ini akibatnya wacana atau diskursus di Indonesia tak produktif. Itu kelemahan komunikasi politik di Indonesia. Cenderung serang pribadi dari pada bahas substansi, minim substansi,” kata Jamiluddin dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (6/1).

Jamiluddin menilai diskursus atau wacana perpolitikan Indonesia belakangan ini kerap muncul dari medsos. Namun, wacana yang itu cenderung parsial dan tak komprehensif. Berbeda halnya ketika para elite saling berdebat atau dialog secara langsung membahas persoalan yang berkembang. Ia meyakini pembahasan pastinya akan lebih mendalam.

Karena itu, Jamiluddin berharap Mahfud dan Rizal Ramli menggelar debat terbuka untuk membicarakan Perppu Cipta Kerja apakah benar inkonstitusional atau tidak. Begitu pula dengan elite politik lainnya. “Untuk hajat hidup orang banyak lebih baik dialog langsung. Itu salah satu yang diinginkan dari sistem Demokrasi. Prinsip keterbukaan itu diimplementasikan oleh elite-elite. Sehingga tak lagi perdebatan via medsos,” ucapnya.

Baginya, debat terbuka penting agar masyarakat mendapat pencerahan soal seluk beluk Perppu Cipta Kerja. Ketimbang elite saling debat dan melecehkan di media sosial. Terlebih lagi, turut mengundang pakar di bidangnya dalam debat tersebut agar mendapatkan masukan konstruktif. “Karena itu mungkin lebih baik mereka dipertemukan dalam satu dialog. Sehingga kalau kita liat mereka dipertemukan membedah polemik Perppu Cipta Kerja ini lebih komprehensif. Sehingga, masyarakat tahu berbagai aspek soal polemik ini,” kata dia.

Jika debat terbuka terjadi, Jamiluddin mengatakan Mahfud bisa memberikan pencerahan di bidang hukum atau di balik layar pembuatan tentang polemik Perppu Cipta Kerja.

Di sisi lain, Rizal Ramli dapat mengambil peran untuk mengkritisi dan memberikan solusi pada bagian mana Perppu Cipta Kerja dapat diperbaiki. “Sehingga masyarakat bisa paham dari dua sisi. Baik dari sisi pemerintah maupun dari sisi masyarakat yang pas diwakilkan oleh Rizal Ramli. Saya yakin antusiasme masyarakat tinggi. Karena dua tokoh ini dianggap kredibel dan punya nilai berita yang tinggi,” kata dia.

Terpisah, pengamat politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo berpandangan para elite kerap saling serang di media sosial semata untuk rebut atensi publik alias cari perhatian (caper) di dunia maya. “Perseteruan itu menunjukkan untuk merebut panggung atensi publik dengan saling membalas twit yang bernada satir seperti itu,” kata Wasis.

Dari cuitannya itu, Wasis beranggapan para elite tentunya menunggu momentum blunder lawannya. Blunder itu nantinya bisa jadi pembenaran dan dukungan dari warganet.

Wasis juga menilai para elite senang berseteru di dunia maya karena lebih nyaman untuk mengungkapkan opini pribadinya. Bila debat secara terbuka, mereka tentu akan malu apabila kalah menyampaikan argmentasinya ketika berhadapan dengan lawannya. “Kalau misal debat/dialog terbuka, yang terjadi itu bisa berpotensi mempermalukan diri sendiri apalagi kalau nanti kalah argumen,” kata dia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dirdik KPK Bilang Harun Masiku di Luar Negeri, Kapan Ditangkap?

Next Post

Kamaruddin Simanjuntak Diperiksa Bareskrim Kasus UU ITE Dirut Taspen ANS Kosasih, Bawa Ribuan Video Mesum

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng
daerah

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya
News

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Next Post
Sebut Bongkar Kasus Besar, Kamaruddin Simanjuntak: Sampai Presiden Sujud Menyembah Saya

Kamaruddin Simanjuntak Diperiksa Bareskrim Kasus UU ITE Dirut Taspen ANS Kosasih, Bawa Ribuan Video Mesum

Sinyal Dukungan Jokowi: Pilih Pemimpin yang Wajahnya Berkerut Serta Rambut Putih

Perppu Cipta Kerja Dinilai Lecehkan Konstitusi, Presiden Salah Dengar Bisikan?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist