• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News Komunitas

Majelis Musyawarah Sunda Desak Keadilan Pembangunan dan Penataan Lingkungan di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
October 14, 2024
in Komunitas, News
0
Majelis Musyawarah Sunda Desak Keadilan Pembangunan dan Penataan Lingkungan di Pemerintahan Prabowo-Gibran
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, Fusilatnews, 14 Oktober 2024 – Menyambut pemerintahan baru yang dipimpin Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Majelis Musyawarah Sunda (MMS) menyampaikan aspirasi dan harapannya. Dalam sebuah musyawarah yang diadakan pada Minggu (13/10) di Kampus Universitas Padjadjaran, Bandung, Pinisepuh Pamangku Majelis Musyawarah Sunda III, Ganjar Kurnia, menegaskan bahwa pemerintah baru harus berani serta adil, terutama bagi masyarakat di Jawa Barat dan Banten.

Ganjar menyoroti ketidakadilan yang dirasakan oleh Provinsi Jawa Barat dan Banten terkait Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah. Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah dinilai belum memberikan alokasi yang setara bagi kedua provinsi tersebut dibandingkan dengan Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara, apalagi DKI Jakarta. “Anggaran Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil yang diterima Jawa Barat dan Banten jauh lebih kecil, padahal kontribusinya besar,” ujarnya.

Selain itu, Ganjar juga menekankan pentingnya penanganan serius terhadap kawasan-kawasan yang menjadi sumber daya alam vital, seperti dataran tinggi Bogor-Puncak-Cianjur (Bopunjur), Taman Nasional Gede Pangrango, serta wilayah Bandung Utara dan Selatan. Wilayah-wilayah ini, menurut Ganjar, adalah penyangga air utama yang harus dilindungi dari kerusakan lingkungan untuk mencegah banjir di Jakarta dan kawasan Pantura.

Penolakan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta

Ketua Panata Gawe Majelis Musyawarah Sunda, Andri Prakasa Kantaprawira, secara tegas menolak Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta, khususnya yang mencakup Kawasan Aglomerasi di BAB IX. Wilayah aglomerasi tersebut mencakup beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat dan Banten, termasuk Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Bekasi, hingga Kota Tangerang Selatan.

Andri mengungkapkan bahwa Undang-Undang ini disusun secara tergesa-gesa tanpa melibatkan masyarakat Sunda secara demokratis. “Masyarakat Sunda tidak pernah diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam perumusan undang-undang ini,” katanya.

Harapan dan Tuntutan

MMS juga menuntut agar pembangunan di wilayah Jawa Barat dan Banten dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada kelestarian lingkungan. Mereka berharap pemerintah baru tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata, melainkan juga memperhatikan dampak jangka panjang terhadap ekosistem dan generasi mendatang.

Dalam musyawarah yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Sunda, seperti Prof Dr Ir. Ganjar Kurnia, Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, dan Irjen Pol (Purn) Taufiequrahman Ruki, MMS memutuskan untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat Sunda dalam pemerintahan baru. Mereka menegaskan bahwa keadilan dan partisipasi demokratis merupakan kunci utama untuk menjaga harmoni di Tatar Sunda.

Keberlanjutan dialog dan musyawarah antara MMS dengan pemerintah pusat diharapkan dapat menciptakan pemerintahan yang lebih adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat di wilayah Sunda.

Susunan Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda

Hasil musyawarah juga menetapkan susunan Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda yang terdiri dari beberapa tokoh terkemuka. Mereka termasuk Ir. Burhanudin Abdullah, Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi, dan Prof Dr Ir. Ganjar Kurnia sebagai Pinisepuh Pamangku Sunda I, II, dan III, serta anggota lainnya yang berjumlah total 70 orang. Pinisepuh ini berfungsi sebagai pemangku kebijakan dan penasehat dalam menjaga nilai-nilai budaya dan kepentingan masyarakat Sunda.

Jajaran Pinisepuh : (1) Prof Dr Ir. Ganjar Kurnia, D.EA (2) Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi. SE, M.AP (3) Irjen Pol (Purn) Taufiequrahman Ruki, SH (4) Dindin S. Maolani, SH (5) Dr. Ernawan S. Koesoemaatmadja (6) Dr (Hc) Hj. Halimah Munawir (7) Prof Dr. Agus Pakpahan (8) Prof Dr. H.M. Solehudin, M.Pd (9) R.H. Ikik Lukman Soemadisoeria (10) KH. Ayi Hambal: (11) Dr. Indra Perwira (12) Mayjen TNI (Purn) Dedi K. Thamim (13) Mayjen TNI (Purn) Deni K Iriawan (14) H. Amirudin Asep (15) Dharmawan Hardjakusumah (Kang Acil) (16) Handi Kuncara Garnita (17) Prof Dr. KH. Adang Hambali (18) Dr. Ike Dewi Sartika (19) Prof (emeritus) RP. Koesoemadinata di Lantai-2 Gedung 2 UNPAD memutuskan 13 Pinisepuh Pamangku Sunda 1-13 dan jumlah Anggota Pinisepuh dibatasi sampai 99 Orang yang mana saat ini berjumlah 70 orang, sebagai berikut:

 

 

  1. Ir. Burhanudin Abdullah, MA (Pinisepuh Pamangku Sunda I)

  2. Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi, SE, M.AP (Pinisepuh Pamangku Sunda Il)

 

 

  1. Prof Dr Ir. Ganjar Kurnia, D.EA (Pinisepuh Pamangku Sunda Ill)

  2. Irjen Pol (Purn) Taufiequrahman Ruki, SH (Pinisepuh Pamangku Sunda IV)

 

 

  1. H. Zainudin. SH, MH/Bang H. Oding (Pinisepuh Pamangku Sunda V)

  2. Dr. (Hc) Hj. Halimah Munawir (Pinisepuh Pamangku Sunda VI)

 

 

  1. Dindin S. Maolani, SH (Pinisepuh Pamangku Sunda VII)

  2. H. Numan Abdul Hakim (Pinisepuh Pamangku Sunda VIII)

 

 

  1. R.H. Ikik Lukman Soemadisoeria (Pinisepuh Pamangku Sunda IX)

  2. Dr. Ernawan S. Koesoemaatmadja, S.Psi, MBA (Pinisepuh Pamangku Sunda X)

  3. Prof Dr Didin S. Damanhuri (Pinisepuh Pamangku Sunda XI)

  4. Prof Dr. Agus Pakpahan (Pinisepuh Pamangku Sunda XI)

  5. KH. Ayi Hambali (Pinisepuh Pamangku Sunda XIIl)

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Fall from Grace—Kejatuhan Dari Anugerah–Menanti Akhir Kepemimpinan Jokowi

Next Post

Arya Sinulingga Bantah Klaim Sekjen AFC PSSI Belum Kirim Protes Resmi Soal Wasit

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

News

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026
Feature

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras
News

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Next Post
Arya Sinulingga Bantah Klaim Sekjen AFC PSSI Belum Kirim Protes Resmi Soal Wasit

Arya Sinulingga Bantah Klaim Sekjen AFC PSSI Belum Kirim Protes Resmi Soal Wasit

Serangan Iran ke Israel: Manifestasi Keadilan dan Solidaritas Internasional

Acara "Silaturahmi Kebangsaan" Pindah Lokasi Setelah Gagal Mendapat Izin di Dua Lokasi

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Indonesia Kutuk Keras

April 26, 2026
Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

Hak Cipta Jurnalistik: Pilar Perlindungan atau Belenggu bagi Literasi Publik?

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...