• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mana yang Akan Diproses Lebih Dahulu—Laporan TPUA atau Laporan Jokowi?

Ali Syarief by Ali Syarief
May 6, 2025
in Feature, Law
0
Mana yang Akan Diproses Lebih Dahulu—Laporan TPUA atau Laporan Jokowi?
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Pertanyaan tentang mana yang akan lebih dahulu diproses antara laporan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) terhadap dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi, dan laporan balik Presiden ke-7 RI itu terhadap para pelapor atas tuduhan penghinaan, bukan sekadar pertanyaan hukum. Ia adalah cermin dari dinamika kuasa, kecepatan respons lembaga penegak hukum, dan eksistensi prinsip kesetaraan di depan hukum.

Di satu sisi, laporan TPUA masuk lebih dahulu ke Bareskrim Mabes Polri, berangkat dari keresahan publik terhadap keabsahan ijazah Jokowi. Di sisi lain, Jokowi sebagai pihak yang merasa dirugikan memilih melaporkan balik lima orang yang dianggap telah “menghina sehina-hinanya” dirinya. Yang menarik, kedua laporan ini terkait isu yang sama: keaslian ijazah Jokowi. Namun yang satu mengusik status hukum presiden, sementara yang lain mencoba membungkamnya lewat jalur pencemaran nama baik.

Secara logika sederhana, semestinya laporan yang lebih dulu masuk seharusnya lebih dulu pula diproses. Namun dalam praktik, hal itu kerap tidak linier. Kasus ini menyentuh langsung martabat seorang presiden aktif. Maka tidak mengherankan jika laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya akan mendapat prioritas dari institusi penegak hukum, entah karena tekanan struktural, loyalitas institusional, atau bahkan kalkulasi politik.

Hal ini menghadirkan ironi. Tuduhan terhadap ijazah palsu bukan soal personal belaka, melainkan menyangkut legalitas dan moralitas seorang mantan pemimpin tertinggi negara. Bila benar terbukti palsu, hal ini akan mengguncang legitimasi dua periode pemerintahan. Namun anehnya, publik justru dihadapkan pada serangan balik: para penuduh dikriminalisasi lebih dulu daripada penyelidikan terhadap substansi tuduhan mereka.

Kasus ini menyentuh langsung martabat seorang mantan presiden yang kelakuannya masih seperti presiden aktif. Maka tidak mengherankan jika laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya akan mendapat prioritas dari institusi penegak hukum, entah karena tekanan struktural, loyalitas institusional, atau bahkan kalkulasi politik.

Presiden Jokowi menyebut ini bukan balas dendam politik, melainkan upaya mencari keadilan dan pembelajaran publik. Namun pernyataan ini terasa janggal jika dibandingkan dengan kecepatan polisi merespons laporan balik tersebut, dibandingkan dengan laporan awal TPUA yang hingga kini belum juga menunjukkan progres signifikan di ruang publik. Apakah ini bentuk selektivitas penegakan hukum? Apakah kita sedang melihat hukum yang lebih tajam ke bawah?

Respons Roy Suryo pun tak kalah menarik. Ia menyambut laporan itu dengan nada satir, menyebutnya “semakin lucu”, sembari menegaskan bahwa ia siap membongkar kasus ini hingga ke akar-akarnya, termasuk soal skripsi yang selama ini tak pernah muncul ke permukaan. Artinya, narasi ini belum selesai. Bahkan bisa membesar, apalagi jika pengadilan benar-benar dibuka dan publik diberi akses.

Pernyataan Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam konteks ini juga mengandung ambiguitas. Di satu sisi, ia ingin meredam isu ijazah dengan menyebut “kenapa masih disoal?”, tapi di sisi lain, ia justru ikut menyulut kontroversi baru dengan membela Jokowi di tengah laporan hukum yang belum rampung diselidiki. Ini bukan hanya soal solidaritas politik, tetapi juga soal keberpihakan terhadap kebenaran atau sekadar menjaga kesinambungan kekuasaan.

Pada akhirnya, pertanyaan “mana yang lebih dahulu diproses” bukan semata urusan administratif. Ia menyentuh urat nadi integritas demokrasi kita. Jika laporan Jokowi lebih cepat diproses daripada laporan awal TPUA, maka publik akan semakin skeptis bahwa hukum tidak berjalan pada rel netralitas, melainkan diatur oleh siapa yang lebih berkuasa.

Hukum bukan alat untuk membungkam kritik, tetapi jalan mencari kebenaran. Maka jawaban terbaik atas pertanyaan ini adalah: proseslah keduanya secara adil, transparan, dan proporsional—dimulai dari laporan substansial, bukan reaksi emosional. Karena bila tidak, bukan hanya ijazah yang dipertanyakan, tapi juga ijazah demokrasi kita.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dari “4 Sehat 5 Sempurna” ke Makan Bergizi Gratis: Antara Edukasi dan Euforia Angka

Next Post

Ketika KPK Putus Asa

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG
Economy

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara
Feature

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026
Next Post
PSN PIK 2 Terindikasi Dugaan Korupsi

Ketika KPK Putus Asa

Februari 2025 BPS: 338.000 Warga Jakarta Menganggur

Februari 2025 BPS: 338.000 Warga Jakarta Menganggur

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist