• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Matematika dan Pancasila

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
April 14, 2023
in Cross Cultural, Feature
0
Pesona Keajaiban Surat Wasiat Semar

Jaya Suprana (kompas)

Share on FacebookShare on Twitter


Oleh: Jaya Suprana, Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Jakarta – Naskah berjudul Matematika dan Pancasila ini sama sekali tidak berniat mematematikakan Pancasila maupun mem-Pancasilakan matematika, namun sekadar menelaah kehadiran unsur-unsur matematikal di dalam Pancasila.

Dari namanya saja sudah dapat disimpulkan bahwa unsur matematika memang hadir secara cukup meyakinkan di dalam Pancasila. “Panca” di dalam bahasa Sansekerta bermakna lima sebagai nama angka yang berada pada urutan ke lima setelah satu, dua, tiga dan empat.

Angka lima di dalam peradaban Nusantara memiliki makna cukup berarti semisal Pandawa Lima, Panca Indera, lima jari pada masing-masing tangan dan kaki, lima lubang di kepala manusia, lima benua.

Isi Pancasila yang tersurat di dalam kitab suci Buddhisme, Tripitaka adalah Lima Tekad sebagai berikut:

1.      Panatipata veramani sikkhapadang samadiyami

2.      Adidana veramani sikkhapadang samadiyami

3.      Kamesumiccharacara veramani sikkhapadang samadiyami

4.      Musavada veramani sikkhapadang samadiyami

5.      Surameraya majjapamadattana veramani sikkhapadang samadiyami

Pada hakikatnya kearifan Pancasila yang tersirat di dalam Kitab Tripitaka seiring-sejalan serta seirama-senada dengan kearifan Islam: Jihad Al Nafs sebagai pedoman manusia untuk senantiasa berjuang menaklukkan gejolak hawa nafsu bukan diri orang lain namun diri sendiri.

Angka lima merupakan poros tengah pada sistem angkamologis decimal. Menarik bahwa semua angka hasil perkalian dengan lima niscaya berakhir pada nol atau dirinya sendiri, yakni lima.

Maka sebaliknya angka yang tidak berakhir pada nol atau lima tidak bisa dibagi secara utuh oleh lima. Kecuali menggunakan angka di belakang koma semisal 13 dibagi 5 = 2,6.

Perlu selalu diingat bahwa lima memang angka, namun nol masih diperdebatkan sebagai angka atau bukan angka.

Pentatonik alias pancanada merupakan suatu bentuk titi nada universal apabila 1 2 3 5 6 namun langsung menjadi slendro apabila 1 3 4 5 7 yang terkesan minor seperti di musik Jepang dan Sunda 1 3 4 6 7.

Sistem kontrapunkt pentonikal tidak bisa begitu saja diterapkan pada sistem kontrapunkt diatonikal meski sebaliknya relatif lebih bisa akibat pakem harmoni pentatonik memang relatif lebih leluasa dari belenggu aturan tidak boleh begini begitu.

Maka gerak paralel kuint alias interval lima dilarang keras alias tabu digunakan pada ilmu harmoni Barat, namun justru merupakan keasyikan tersendiri pada musik Timur termasuk Jawa, Bali, dan Sumut.

Nama ibu kota Peru adalah Lima secara etimologis berasal bukan dari ranah matematikal, namun konon berasal dari nama seorang gadis dalam bahasa Latin yang bermakna “berbudaya”.

Di dalam mitologi Romawi, Lima adalah Dewi Penjaga Perbatasan yang wajib jangan dilanggar demi menjaga keharmonisan segala sesuatu di alam semesta.

Apabila dikupas secara abjadomologis, maka kata lima terdiri dari empat huruf yang saling beda urutan namun berakhir pada abjad urutan pertama. Sementara tiga huruf pada urutan saling berdekatan yang secara numerologis bertumpu pada angka delapan sebagai sub total dari angka tujuh belas yang menjadi sakral apabila dikaitkan dengan angka tanggal hari dan bulan proklamasi kemerdekaan Indonesia yang terjadi pada tahun sembilan belas empat puluh lima.

Berdasar urutan angka dapat pula kita menghayati makna setiap sila di dalam Pancasila. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa terletak pada urutan pertama sebagai pedoman bagi seluruh sila Pancasila. Sementara Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia sengaja diletakkan pada urutan ke lima alias terakhir pada Pancasila sebagai cita-cita termulia pembangunan bangsa, negara, dan rakyat.

Urutan terakhir juga bisa ditafsirkan bahwa di masa kini cita-cita termulia pembangunan Indonesia tersebut memang masih belum terwujud menjadi kenyataan di persada Indonesia tercinta.

Karena belum maka bangsa Indonesia wajib berjuang untuk mewujudkannya menjadi kenyataan. MERDEKA!

Dikutip dari Kompas.com, Jumat 14 April 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

“Mudik Jelajah Masjid” Wisata Religi Jelajah Masjid di Sepanjang Jalur Mudik

Next Post

Aksi Mahasiswa Di Semarang Rusuh, Jebol Gerbang kantor Gubernur Saat Ganjar Rapat

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

daerah

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Next Post
Aksi Mahasiswa Di Semarang Rusuh, Jebol Gerbang kantor Gubernur Saat Ganjar Rapat

Aksi Mahasiswa Di Semarang Rusuh, Jebol Gerbang kantor Gubernur Saat Ganjar Rapat

6 Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Toll Semarang – Solo

6 Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Toll Semarang - Solo

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist