Antoine Bernard, direktur advokasi dan bantuan RSF, mengatakan: “Mereka yang membunuh jurnalis sedang menyerang hak publik atas informasi, yang bahkan lebih penting lagi di masa konflik.”
The Haque – TRT World – Fusilatnews – Israel telah membunuh sedikitnya 35.984 warga Palestina – termasuk bayi, anak-anak, dan wanita – dan melukai 80.643 orang dalam perang 234 hari di Gaza.
Pengawas media Reporters Without Borders (RSF) mengatakan telah mengajukan pengaduan ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas pembunuhan terhadap jurnalis yang meliput Agresi Israel di Gaza.
RSF mengatakan pihaknya meminta jaksa ICC untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap setidaknya sembilan wartawan Palestina sejak 15 Desember.
ICC mengatakan pada bulan Januari bahwa pihaknya sedang menyelidiki potensi kejahatan terhadap jurnalis sejak pecahnya perang Israel di Gaza, yang telah memakan korban jiwa lebih dari 100 jurnalis.
RSF mengatakan pihaknya mempunyai “alasan yang masuk akal untuk berpikir bahwa beberapa jurnalis tersebut sengaja dibunuh dan yang lainnya adalah korban serangan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) yang disengaja terhadap warga sipil.”
Keluhan khusus ini –– yang ketiga yang diajukan RSF –– berkaitan dengan delapan jurnalis Palestina yang terbunuh antara tanggal 20 Desember dan 20 Mei, dan satu lainnya menderita luka-luka.
“Semua jurnalis yang terlibat terbunuh (atau terluka) saat bertugas,” kata RSF dalam sebuah pernyataan.
Antoine Bernard, direktur advokasi dan bantuan RSF, mengatakan: “Mereka yang membunuh jurnalis sedang menyerang hak publik atas informasi, yang bahkan lebih penting lagi di masa konflik.”
























