• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Membaca Kelakuan Prabowo “Ketika Negara Tidak Membayar Utang kepada Rakyat: Politik atau Kejahatan?”

Ali Syarief by Ali Syarief
March 13, 2025
in Economy, Feature
0
Cemooh Prabowo VS Cemooh Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

Bill Murray, seorang aktor dan komedian, pernah melontarkan kutipan yang beredar luas di berbagai platform: “Ketika pemerintah tidak membayar utang kepada rakyat, itu disebut politik. Tetapi ketika rakyat tidak membayar utang kepada pemerintah, itu disebut kejahatan.” Pernyataan ini mencerminkan ketimpangan struktural yang mengakar dalam sistem ekonomi dan politik modern.

Negara Sebagai Peminjam yang Tidak Bertanggung Jawab

Sepanjang sejarah, banyak negara yang gagal membayar kewajibannya kepada rakyat. Contoh paling nyata adalah kasus obligasi negara, tabungan rakyat dalam skema asuransi sosial, dana pensiun, atau janji kesejahteraan yang terus-menerus ditunda atau dipangkas dengan alasan defisit anggaran. Di negara-negara berkembang, dana publik yang dikorupsi atau disalahgunakan oleh pemerintah sering kali berakhir dengan rakyat yang harus menanggung konsekuensinya melalui pajak yang semakin tinggi atau pemotongan subsidi.

Sebaliknya, ketika negara menghadapi krisis keuangan, solusi yang sering digunakan adalah mencetak uang lebih banyak, menaikkan pajak, atau bahkan meminta utang baru kepada lembaga keuangan internasional. Tidak jarang pula pemerintah mengeluarkan kebijakan kontroversial seperti “bailout” untuk korporasi besar yang mengalami kesulitan keuangan, sementara rakyat kecil yang mengalami kesulitan ekonomi dibiarkan berjuang sendiri.

Rakyat sebagai Debitur yang Tidak Dapat Ditoleransi

Di sisi lain, rakyat yang gagal membayar utangnya kepada negara, baik dalam bentuk pajak, pinjaman pendidikan, atau kredit usaha kecil, tidak diberikan kelonggaran yang sama. Bahkan, individu yang mengalami kebangkrutan akibat sistem yang timpang sering kali dikriminalisasi dan diperlakukan lebih buruk dibandingkan dengan entitas korporasi yang melakukan kejahatan finansial dalam skala besar.

Hutang pajak yang menunggak bisa berujung pada penyitaan aset dan pemenjaraan. Kredit macet yang dialami individu sering kali berakhir dengan daftar hitam yang menghancurkan reputasi finansial seseorang, mempersulit akses mereka ke layanan keuangan di masa depan. Namun, perusahaan besar yang gagal membayar utangnya justru sering mendapat keringanan atau restrukturisasi dari pemerintah, bahkan mendapat suntikan dana publik agar tetap bertahan.

Standar Ganda dalam Ekonomi dan Hukum

Fenomena ini menunjukkan adanya standar ganda dalam sistem ekonomi dan hukum yang diterapkan oleh negara. Pemerintah memiliki keleluasaan untuk mengubah aturan ketika mereka gagal memenuhi kewajibannya, tetapi rakyat tidak mendapatkan hak yang sama ketika mereka mengalami kesulitan ekonomi. Sistem ini mencerminkan realitas bahwa negara, dalam banyak hal, bukanlah entitas yang netral melainkan alat yang sering kali digunakan untuk melindungi kepentingan segelintir elit politik dan ekonomi.

Jika negara benar-benar berfungsi sebagai pelayan rakyat, seharusnya ada keadilan dalam perlakuan terhadap kewajiban finansial. Jika negara dapat menghindari kewajibannya dengan alasan politik atau ekonomi, maka rakyat pun seharusnya mendapatkan kesempatan untuk menegosiasikan kewajiban finansialnya dengan negara tanpa harus menghadapi konsekuensi hukum yang berat.

Kesimpulan

Ketika negara gagal membayar utangnya kepada rakyat, kita diajak untuk memahami bahwa ini adalah bagian dari “realitas politik” yang harus diterima. Namun, ketika rakyat gagal memenuhi kewajibannya kepada negara, mereka segera dicap sebagai pelanggar hukum dan dikenakan sanksi. Fenomena ini bukan hanya mencerminkan ketidakadilan sistemik, tetapi juga menegaskan bagaimana hukum sering kali digunakan sebagai alat untuk melindungi kepentingan negara, bukan rakyatnya.

Jika keadilan ekonomi dan sosial benar-benar menjadi tujuan negara, maka diperlukan reformasi kebijakan yang memastikan bahwa rakyat tidak selalu menjadi pihak yang menanggung beban terberat dari kegagalan negara. Sampai saat itu tiba, kutipan Bill Murray akan tetap relevan sebagai pengingat akan ketimpangan yang terus berlangsung dalam hubungan antara negara dan warganya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Terungkap di Persidangan: Semua Ijazah Jokowi Tidak Ada Aslinya

Next Post

Analisis Kasus Ahok Dimintai Keterangan oleh Kejagung: Faktor Hukum atau Tekanan Politik?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Economy

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI
Birokrasi

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026
Birokrasi

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026
Next Post
Penuhi Panggilan Sebagai Saksi Kasus Korupsi di Pertamina Ahok Tiba di Kejagung 1,5 Jam Lebih Awal

Analisis Kasus Ahok Dimintai Keterangan oleh Kejagung: Faktor Hukum atau Tekanan Politik?

Kontroversi Kenaikan Pangkat Mayor Teddy Menjadi Letkol: Antara Profesionalisme dan Intervensi Politik

Kontroversi Kenaikan Pangkat Mayor Teddy Menjadi Letkol: Antara Profesionalisme dan Intervensi Politik

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Menyoal Paradoks Regulasi di Sektor Multinasional

May 1, 2026

Mengawal Asta Cita di KIT Batang: Transformasi Industri Berbasis Kedaulatan dan Pertahanan

May 1, 2026

Manajemen Risiko di Masa Perang (Fondasi Survival Economy: Pangan, Air, dan Energi)

May 1, 2026

JUMHUR HIDAYAT: AKTIVIS DI TENGAH PUSARAN PERTUMBUHAN DAN KEBERLANJUTAN

May 1, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Memotret Insight, Meneropong Foresight: Berbasis Possibility vs Probability sebagai Produk Internal Auditor

May 1, 2026
Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

Menghadang “Jalur Senyap” Remiliterisasi: Membedah Bahaya RPP Tugas TNI

May 1, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...