• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Membaca Pertemuan Jokowi dengan Prabowo dan Sri Sultan: Look At Me!!!

Ali Syarief by Ali Syarief
January 17, 2025
in Feature, Politik, Tokoh
0
Membaca Pertemuan Jokowi dengan Prabowo dan Sri Sultan: Look At Me!!!
Share on FacebookShare on Twitter

 

Apa urgensi di balik pertemuan Jokowi dengan Prabowo Subianto dan Sri Sultan Hamengkubuwono X? Di tengah transisi politik yang menempatkannya sebagai mantan presiden, pertemuan ini memantik berbagai spekulasi. Sementara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih mengekspresikan dirinya melalui seni dan Megawati Soekarnoputri enggan bertemu langsung dengan Prabowo, Jokowi justru mengambil langkah yang seolah menegaskan keberadaan dirinya di lingkaran elit. Melalui gestur pertemuannya, ia tampak ingin menyampaikan pesan simbolis: “Lihatlah saya—saya masih bersama Presiden dan Raja.”

Residunya Kekuasaan Sepuluh Tahun

Setelah sepuluh tahun memimpin Indonesia, Jokowi meninggalkan jejak kekuasaan yang menjadi sorotan publik. Berbagai proyek infrastruktur ambisius, kebijakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), serta isu nepotisme dan kontroversi lainnya meninggalkan residu yang tidak sepenuhnya positif. Bahkan setelah tidak lagi menjabat, kritik terhadap pemerintahannya terus bergulir, dan tidak sedikit pihak yang melawannya secara hukum.

Di tengah situasi ini, Jokowi tampaknya berusaha menjaga pengaruh politik dan citranya. Pertemuan dengan tokoh-tokoh seperti Prabowo, yang kini menjadi presiden, dan Sri Sultan, sebagai figur yang dihormati, bisa dilihat sebagai upaya untuk tetap relevan di arena politik dan sosial.

Mengapa Prabowo dan Sri Sultan?

Prabowo Subianto, presiden baru yang juga pernah menjadi rival Jokowi di masa lalu, kini menjadi simbol kekuasaan baru. Dengan menjalin hubungan baik dengannya, Jokowi mungkin ingin menunjukkan bahwa ia masih memiliki koneksi kuat dengan pusat kekuasaan. Langkah ini juga bisa dipandang sebagai upaya meredam potensi ancaman politik atau hukum yang mungkin mengincarnya di masa mendatang.

Sementara itu, kehadiran Sri Sultan Hamengkubuwono X memberikan dimensi simbolik. Sebagai tokoh adat yang dihormati, Sri Sultan menghadirkan legitimasi kultural yang dapat memperkuat pesan Jokowi kepada publik bahwa ia masih memiliki dukungan moral dari kalangan tradisional. Kombinasi ini memberikan kesan bahwa Jokowi tetap berada di tengah arus utama politik Indonesia, meski tak lagi memegang jabatan resmi.

Gestur yang Sarat Makna

Pertemuan ini bukan hanya soal pertemuan biasa. Dari perspektif komunikasi politik, gestur Jokowi mencerminkan keinginan untuk menunjukkan bahwa ia masih berpengaruh, baik di ranah politik maupun sosial. Ia ingin dilihat sebagai mantan presiden yang masih mampu menjalin hubungan dengan figur-figur kunci, menciptakan narasi bahwa ia tetap relevan.

Namun, gestur ini juga bisa mencerminkan keresahan. Kritik tajam terhadap berbagai kebijakannya, termasuk proyek ambisius IKN dan isu nepotisme, masih membayangi citranya di mata publik. Dengan pertemuan ini, Jokowi tampak ingin mengontrol narasi tersebut, mengarahkan perhatian publik pada sisi lain dari dirinya—sebagai tokoh yang masih terhubung dengan kekuatan elit.

Refleksi atas Transisi Politik

Berbeda dengan SBY yang memilih seni dan Megawati yang cenderung menjaga jarak, Jokowi tampaknya mengambil langkah lebih strategis. Pertemuannya dengan Prabowo dan Sri Sultan menunjukkan bahwa ia tidak ingin sekadar menghilang dari radar politik. Langkah ini juga bisa dibaca sebagai upaya untuk mengamankan posisi dirinya di tengah transisi kekuasaan yang sering kali penuh risiko.

Pertanyaan yang tersisa adalah: apakah langkah ini akan memperkuat posisinya di masa depan, atau justru memicu kritik lebih lanjut? Yang jelas, Jokowi tampaknya memahami bahwa residu kekuasaan sepuluh tahun tidak hanya menjadi warisan, tetapi juga tantangan yang harus ia hadapi sebagai bagian dari sejarah kepemimpinannya.


Apakah format ini sudah sesuai dengan yang Anda inginkan?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prioritaskan Keselamatan Penerbangan, Lion Group Terapkan Prosedur Meticulous Pre-Flight Check

Next Post

Pagar Laut di Bekasi disegel, PT TRPN Adukan KKP ke DPR

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda
Feature

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku
Feature

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026
Feature

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026
Next Post
Dua Perusahhan Swasta Pemilik Pagar Laut di Bekasi Jawa Barat Disebut legal dan Perizinan Jelas

Pagar Laut di Bekasi disegel, PT TRPN Adukan KKP ke DPR

Terdakwa Pemerkosa Anak Kandung Divonis Bebas Oleh Pengadilan Negeri Serang

Terdakwa Pemerkosa Anak Kandung Divonis Bebas Oleh Pengadilan Negeri Serang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026
Bangga dengan Ketololan: Negeri yang Membiakkan IP 2 dan Fobia Buku

Jokowi Akan Kembali Presiden Pasca Gibran

June 15, 2026

Membangun Mutual Dependence, Ekosistem Strategis Indonesia–China (Evaluasi Pasca “Surat Cinta” China atas Iklim Investasi Terkini di Indonesia)

June 15, 2026

Melampaui Tesis Satjipto Rahardjo

June 15, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Bayang-Bayang Luhut ke Kursi Menteri Keuangan

Rumor Reshuffle Makin Kencang, Kursi Menkeu dan Gubernur BI Dikabarkan Jadi Sasaran Perombakan Prabowo

June 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

DPR Revisi Dua UU, LBH Keadilan Khawatirkan Ganggu Kerja Pers

June 16, 2026
Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

Timnas Belanda, Selalu Saja Berbeda

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...