• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Membaca Sikap Batin dan Verbal Putra Mahkota Keraton Solo: Penyesalan Bergabung dengan Republik

Ali Syarief by Ali Syarief
March 2, 2025
in Feature, Politik
0
Membaca Sikap Batin dan Verbal Putra Mahkota Keraton Solo: Penyesalan Bergabung dengan Republik
Share on FacebookShare on Twitter

Fusilatnews – Dalam dinamika sejarah Indonesia, peran kerajaan-kerajaan Nusantara dalam proses pembentukan Republik Indonesia merupakan suatu bab yang penuh dengan kompromi politik. Salah satu kerajaan yang memiliki keterlibatan signifikan dalam proses ini adalah Keraton Kasunanan Surakarta. Namun, baru-baru ini, muncul pernyataan dari Putra Mahkota Keraton Solo yang mencerminkan penyesalan mendalam atas keputusan bergabung dengan Republik. Pernyataan ini bukan sekadar refleksi sejarah, tetapi juga kritik terhadap situasi perpolitikan nasional saat ini yang semakin jauh dari nilai-nilai luhur yang dahulu menjadi fondasi berdirinya bangsa ini.

Kompromi Kerajaan dalam Pembentukan Republik

Sejak awal kemerdekaan, Keraton Surakarta dan Yogyakarta menghadapi dilema besar: mempertahankan eksistensi sebagai kerajaan yang otonom atau bergabung dengan Republik Indonesia yang baru terbentuk. Yogyakarta, di bawah kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paku Alam VIII, memilih berintegrasi dengan Republik dengan syarat khusus sebagai daerah istimewa. Sebaliknya, Keraton Surakarta mengalami berbagai gejolak politik yang pada akhirnya menyebabkan status istimewanya dicabut oleh pemerintah pada tahun 1946.

Dalam konteks ini, Putra Mahkota Keraton Solo mengungkapkan perasaan batin yang menggambarkan kekecewaan mendalam terhadap keputusan politik masa lalu, yang semakin diperparah oleh kondisi perpolitikan nasional saat ini. Ungkapan yang ia sampaikan bukan sekadar kritik biasa, tetapi sebuah bentuk ekspresi yang bersumber dari kesadaran sejarah dan tanggung jawab terhadap warisan leluhur, yang kini terasa semakin dipinggirkan oleh kepentingan politik pragmatis.

Majas dalam Pernyataan Putra Mahkota

Jika kita menelaah ungkapan yang dilontarkan oleh Putra Mahkota, terdapat indikasi penggunaan majas yang mencerminkan rasa kecewa atau bahkan kemarahan terselubung. Dalam budaya Jawa, khususnya di lingkup keraton, komunikasi tidak selalu bersifat eksplisit. Sebaliknya, orang Jawa sering menggunakan bahasa kromo inggil yang sarat dengan sindiran dan metafora halus.

Dalam hal ini, beberapa majas yang kemungkinan digunakan oleh Putra Mahkota antara lain:

  1. Majas Ironi – Mengungkapkan sesuatu dengan makna yang bertolak belakang. Misalnya, jika ia mengatakan bahwa bergabung dengan Republik adalah keputusan terbaik, bisa jadi itu adalah sindiran bahwa keputusan tersebut justru merugikan keraton dan kini diperparah oleh perpolitikan nasional yang semakin jauh dari cita-cita kemerdekaan.
  2. Majas Litotes – Merendahkan sesuatu untuk menyampaikan makna yang lebih besar. Misalnya, jika ia berkata bahwa “keraton hanya tempat bermain sejarah,” itu bisa berarti bahwa eksistensi keraton telah direduksi menjadi sekadar simbol tanpa kekuasaan nyata di tengah sistem politik yang lebih mementingkan kepentingan kelompok tertentu.
  3. Majas Metafora – Menggunakan perumpamaan untuk menggambarkan kondisi keraton pasca bergabung dengan Republik. Bisa saja ia mengibaratkan keraton seperti ‘perahu tanpa nahkoda’ untuk menegaskan ketidakberdayaan setelah kehilangan status istimewa, sama seperti Indonesia saat ini yang kehilangan arah akibat kepemimpinan yang lebih mementingkan oligarki dibanding kesejahteraan rakyat.

Budaya Kromo Inggil dan Ungkapan Kekecewaan

Dalam konteks budaya kromo inggil, sikap batin yang ditampilkan oleh Putra Mahkota lebih mencerminkan kesantunan, tetapi tidak kehilangan daya kritiknya. Kekecewaan atau kemarahan dalam budaya Jawa jarang diekspresikan secara frontal, melainkan melalui ungkapan-ungkapan yang penuh dengan nuansa kebijaksanaan.

Misalnya, alih-alih mengatakan secara langsung bahwa keputusan bergabung dengan Republik adalah kesalahan, ia mungkin akan menyatakan, “Panjenengan sampun mirsani dalan kados pundi kita nampi baline sejarah?” (Apakah Anda sudah melihat ke mana arah sejarah membawa kita?). Ungkapan seperti ini lebih berbobot dan menuntut perenungan mendalam daripada sekadar luapan emosi belaka.

Dalam kearifan Jawa, pemimpin yang marah tidak serta-merta menggebrak meja, tetapi menyampaikan ketidakpuasan dengan cara yang lebih halus, namun tajam. Sikap seperti ini tidak hanya mempertahankan kehormatan, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab sosial sebagai bagian dari kebudayaan aristokratik Jawa.

Kesimpulan: Apakah Penyesalan Itu Berarti Menyesali Sejarah?

Penyesalan yang diungkapkan oleh Putra Mahkota Keraton Solo bukanlah sekadar nostalgia akan kejayaan masa lalu, tetapi juga refleksi terhadap perubahan sistem yang menggerus eksistensi kerajaan-kerajaan Nusantara. Namun, sejarah tidak bisa diulang. Kompromi yang membentuk Republik Indonesia adalah final. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, bagaimana kerajaan-kerajaan tradisional dapat tetap relevan dalam kerangka negara modern?

Jika pernyataan Putra Mahkota dimaknai lebih dalam, mungkin bukan sekadar penyesalan pribadi, melainkan panggilan untuk menata ulang hubungan antara tradisi dan negara. Namun, dalam konteks perpolitikan nasional yang semakin sarat dengan kepentingan oligarki dan mengabaikan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur, pertanyaan yang lebih besar muncul: apakah keputusan bergabung dengan Republik benar-benar membawa kebaikan bagi semua? Ataukah hanya menjadi alat bagi segelintir elite untuk mengokohkan kekuasaan mereka? Karena pada akhirnya, baik kerajaan maupun Republik, keduanya adalah bagian dari sejarah bangsa yang tidak terpisahkan, tetapi kini berada dalam posisi yang semakin terdistorsi oleh kepentingan politik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

BANJIR GUGATAN DI KPU

Next Post

Puasa Senin-Kamis dalam Tradisi Yahudi Ortodoks: Refleksi Spiritual Pascaperayaan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat
Feature

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026
Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo
Feature

Ketika Presiden Mulai Memusuhi Pers – Lima pelajaran sejarah yang seharusnya menjadi cermin bagi Prabowo

July 28, 2026
Next Post
Puasa Senin-Kamis dalam Tradisi Yahudi Ortodoks: Refleksi Spiritual Pascaperayaan

Puasa Senin-Kamis dalam Tradisi Yahudi Ortodoks: Refleksi Spiritual Pascaperayaan

Meningkatkan Daya Saing Investasi Indonesia di Tengah Persaingan Regional

Meningkatkan Daya Saing Investasi Indonesia di Tengah Persaingan Regional

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Habis Nanik, Terbitlah Hotman
Feature

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

by Karyudi Sutajah Putra
July 23, 2026
0

Jakarta - Setelah Nanik S Deyang, kini giliran pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang menyatakan mundur. Jika Nanik mundur dari...

Read more
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Panglima TNI Usut Kasus Intimidasi Jurnalis di Kantor Kejagung

July 10, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026
Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

Bandung Gelap, Warga Resah: Jalan Minim Penerangan Diduga Memicu Maraknya Aksi Begal

July 28, 2026

Mundurnya Gubernur Bank Indonesia

July 28, 2026
Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

Prestasi Berawal dari Disiplin, UPT SMAS Datuk Ribandang Gembleng Karakter Siswa Baru

July 28, 2026
Gagal Awal – Luka dalam Grafik: Ketika Ekonomi 4,7 Persen Tak Menjawab Kebutuhan Rakyat

Orasi Prabowo: Politik Gaduh di Tengah Menurunnya Kepercayaan Publik

July 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

Reaktivasi Bandara Husein Dipercepat, Bandung Bersiap Kembali Jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional

July 29, 2026
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Kumamoto, Jepang: Puluhan Korban Terjebak, Operasi Penyelamatan Berlangsung

July 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist