• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Mengapa APBN Prabowo Defisit?

Ali Syarief by Ali Syarief
January 20, 2025
in Birokrasi, Feature
0
Tim Merah Putih di Akmil Magelang: “Membentuk Kerja Sama dan Yes Sir” di Bawah Asuhan Militer
Share on FacebookShare on Twitter

Jawaban paling sederhana untuk menjelaskan defisit APBN Prabowo adalah ketidakseimbangan antara penerimaan dan belanja negara. Namun, jika hanya berhenti pada jawaban ini, kita akan gagal memahami akar persoalan yang lebih mendalam. Penyebab utama dari ketidakseimbangan ini adalah pengeluaran negara yang terus membengkak, yang salah satunya merupakan akibat langsung dari komitmen terhadap janji politik kepada rakyat. Sayangnya, janji politik sering kali menjadi bumerang jika tidak disertai dengan perencanaan yang matang dan prioritas yang jelas.

Belanja negara memang penting. Itu adalah bagian dari kewajiban pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan subsidi. Tetapi ketika pengeluaran ini tidak didukung oleh penerimaan yang memadai atau direncanakan dengan efisiensi, hasilnya adalah defisit yang kian melebar. Salah satu contoh nyata dari inefisiensi ini adalah struktur kabinet yang gemuk, yang justru memperbesar pengeluaran negara. Kabinet dengan banyak pos menteri dan jabatan politik sering kali lebih menjadi beban daripada aset.

Kabinet Gemuk: Antara Komitmen Politik dan Strategi Keliru

Kabinet Prabowo yang disebut “gemuk” atau bahkan “gemoy” menjadi simbol inefisiensi yang patut dikritik. Banyaknya pos menteri sering kali lebih mencerminkan upaya untuk mengakomodasi kepentingan politik daripada kebutuhan negara. Dalam banyak kasus, kementerian yang seharusnya bersinergi justru tumpang tindih, menyebabkan pemborosan anggaran untuk gaji, fasilitas, dan tunjangan pejabat tinggi. Lebih parah lagi, dalam beberapa kementerian, birokrasi menjadi lambat dan proyek-proyek strategis menjadi mangkrak karena koordinasi yang buruk.

Komposisi kabinet yang didominasi oleh partai koalisi juga menjadi indikator bahwa efisiensi bukanlah prioritas utama. Alih-alih menunjuk profesional yang kompeten, posisi menteri sering kali diberikan sebagai balas jasa politik. Akibatnya, kebijakan yang dihasilkan tidak selaras dengan kebutuhan masyarakat, tetapi lebih untuk memenuhi agenda politik kelompok tertentu.

Salah Strategi dan Ketergantungan pada Utang

Ketika pengeluaran membengkak sementara penerimaan negara tidak cukup untuk menutupi belanja, pemerintah sering kali beralih pada utang. Sayangnya, kebijakan ini justru menempatkan negara dalam lingkaran setan defisit yang sulit diatasi. Ketergantungan pada utang jangka pendek untuk menutupi defisit hanya akan menambah beban bunga utang di masa depan, mempersempit ruang fiskal untuk program-program prioritas.

Tidak adanya upaya serius untuk memperkuat basis penerimaan negara, seperti reformasi perpajakan, juga menjadi masalah besar. Dalam pemerintahan Prabowo, sektor-sektor strategis seperti energi, mineral, dan teknologi belum dimaksimalkan sebagai sumber pendapatan negara. Padahal, potensi dari sektor-sektor ini sangat besar jika dikelola dengan baik dan tanpa korupsi.

Meninggalkan Jejak Janji Politik

Defisit APBN juga mencerminkan kegagalan pemerintah untuk mengelola ekspektasi publik. Janji-janji kampanye, seperti subsidi besar-besaran, pembangunan infrastruktur megah, dan peningkatan kesejahteraan, sering kali dibiayai dengan cara yang tidak berkelanjutan. Padahal, janji-janji ini seharusnya diimbangi dengan strategi jangka panjang untuk memperkuat perekonomian negara.

Namun, apa yang terlihat dalam praktiknya justru sebaliknya. Pemerintah terjebak dalam kebijakan populis yang hanya memberikan keuntungan jangka pendek, sementara mengorbankan stabilitas fiskal di masa depan. Program-program seperti subsidi energi yang besar memang populer di mata masyarakat, tetapi tanpa pengelolaan yang tepat, subsidi ini hanya akan menjadi beban anggaran yang terus membengkak.

Kritik: Reformasi Birokrasi dan Kebijakan Fiskal

Jika Prabowo ingin memperbaiki defisit APBN, maka langkah pertama adalah reformasi birokrasi secara menyeluruh. Kabinet gemuk harus dikurangi menjadi kabinet ramping yang diisi oleh profesional dengan rekam jejak yang terbukti. Selain itu, belanja negara harus difokuskan pada program-program yang benar-benar memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan.

Di sisi penerimaan, pemerintah perlu lebih agresif dalam mendorong reformasi perpajakan dan memaksimalkan potensi dari sektor-sektor strategis. Selain itu, perlu ada langkah serius untuk memerangi korupsi, yang selama ini menjadi salah satu faktor utama inefisiensi anggaran.

Defisit APBN bukanlah sekadar persoalan teknis, tetapi juga cerminan dari kualitas kepemimpinan dan visi jangka panjang pemerintah. Jika pemerintah Prabowo tidak segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah ini, maka defisit APBN akan menjadi bom waktu yang siap meledak, membawa dampak buruk bagi perekonomian dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Propam Polri Undang Ketum PPWI Terkait Kapolres Pringsewu yang Ancam dan Lecehkan Wartawan

Next Post

Yamayaki: Nyala Api di Gunung Wakakusa yang Menyala di Langit Tradisi

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Feature

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Next Post
Yamayaki: Nyala Api di Gunung Wakakusa yang Menyala di Langit Tradisi

Yamayaki: Nyala Api di Gunung Wakakusa yang Menyala di Langit Tradisi

Virus Dusta Jokowi Masih Mengalir Dalam Darah Aparat

Adakah Relevansi antara Temuan OCCRP dengan Sertifikat HGU? Saatnya Meminta Jokowi Diperiksa atas Kekayaannya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...