• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Mengapa Ekonomi Lebaran 2025 Lesu Parah?

Ali Syarief by Ali Syarief
March 28, 2025
in Economy, Feature
0
Mengapa Ekonomi Lebaran 2025 Lesu Parah?
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Setiap tahun, perayaan Idul Fitri selalu menjadi momentum perputaran ekonomi yang luar biasa. Tradisi mudik, belanja pakaian baru, hantaran, serta meningkatnya konsumsi makanan dan pariwisata menjadi katalisator bagi berbagai sektor ekonomi. Namun, Lebaran 2025 justru menunjukkan fenomena yang berbeda: daya beli masyarakat merosot tajam, pusat perbelanjaan sepi, dan industri pariwisata tidak mengalami lonjakan signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya. Apa yang sebenarnya terjadi?

1. Inflasi yang Tak Terkendali

Salah satu faktor utama melemahnya ekonomi Lebaran 2025 adalah inflasi yang melonjak tajam. Kenaikan harga barang kebutuhan pokok, terutama beras, minyak goreng, dan gula, membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang mereka. Harga bahan pangan yang meningkat drastis menggerus daya beli dan menyebabkan masyarakat lebih memilih menahan pengeluaran dibandingkan berbelanja secara berlebihan.

2. Melemahnya Rupiah dan Beban Hutang Negara

Nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS juga berdampak pada harga barang impor, termasuk kebutuhan pokok dan barang konsumsi lainnya. Pemerintah yang terbebani dengan utang luar negeri dalam jumlah besar pun kesulitan melakukan intervensi yang cukup efektif untuk meredam dampak negatif dari depresiasi rupiah. Akibatnya, harga barang melonjak, dan masyarakat semakin sulit memenuhi kebutuhan mereka saat Lebaran.

3. Pemangkasan THR dan Bonus Karyawan

Biasanya, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi stimulus bagi perekonomian saat Lebaran. Namun, pada 2025, banyak perusahaan yang terpaksa mengurangi atau bahkan menunda pemberian THR akibat kondisi ekonomi yang tidak stabil. Sektor industri dan manufaktur yang mengalami perlambatan produksi sejak awal tahun 2025 menjadi faktor utama pemangkasan insentif ini. Hal ini berimbas langsung pada pola konsumsi masyarakat, di mana banyak orang lebih memilih menabung daripada berbelanja.

4. Kebijakan Fiskal yang Tidak Berpihak pada Konsumen

Pemerintah memberlakukan berbagai kebijakan fiskal yang justru memperburuk kondisi ekonomi rakyat. Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta penghapusan beberapa subsidi bahan pokok membuat masyarakat semakin tercekik. Selain itu, program bantuan sosial yang seharusnya menjadi bantalan ekonomi bagi kelompok rentan justru mengalami pengurangan anggaran, sehingga dampak pelemahan daya beli semakin terasa.

5. Ketidakpastian Politik dan Kepercayaan Publik yang Rendah

Situasi politik yang tidak stabil menjelang Pemilu 2029 juga menjadi faktor yang memperburuk ekonomi Lebaran tahun ini. Ketidakpastian arah kebijakan ekonomi dan isu-isu politik yang mencuat, seperti dugaan korupsi dan kebijakan yang kontroversial, membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah. Keadaan ini menciptakan ketidakpastian yang membuat orang lebih memilih menahan diri dalam pengeluaran.

6. Perubahan Perilaku Konsumsi Masyarakat

Di sisi lain, perubahan pola konsumsi masyarakat pasca-pandemi COVID-19 juga turut andil dalam melemahnya ekonomi Lebaran 2025. Banyak orang yang mulai lebih selektif dalam berbelanja dan mengalokasikan uang mereka untuk investasi atau menabung ketimbang konsumsi berlebihan saat Lebaran. Selain itu, tren belanja digital yang semakin dominan juga menyebabkan pusat perbelanjaan konvensional kehilangan daya tariknya.

Kesimpulan

Lesunya ekonomi Lebaran 2025 bukanlah fenomena yang terjadi secara tiba-tiba, melainkan hasil dari akumulasi berbagai faktor ekonomi, kebijakan fiskal, hingga ketidakstabilan politik. Inflasi tinggi, pelemahan rupiah, pengurangan THR, kebijakan pajak yang memberatkan, serta ketidakpastian politik menjadi penyebab utama mengapa ekonomi Lebaran kali ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa adanya intervensi pemerintah yang tepat, maka bukan tidak mungkin perekonomian nasional akan semakin terpuruk dalam waktu dekat.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PRIHAL KEUNTUNGAN SARANA MULTIMODAL TRANSPORT PADA ANGKUTAN LAUT

Next Post

Snow Camp and the Magic of Bonfire Amidst Snow and Rain with Hippo Family Club

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak
Economy

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Snow Camp and the Magic of Bonfire Amidst Snow and Rain with Hippo Family Club

Snow Camp and the Magic of Bonfire Amidst Snow and Rain with Hippo Family Club

Layanan Telepon Darurat Dibuka di KBRI Bangkok Sebagai Tanggapan Gempa Thailand.

Layanan Telepon Darurat Dibuka di KBRI Bangkok Sebagai Tanggapan Gempa Thailand.

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist