• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

MENGAPA HARUS TAKUT IMPOR BERAS?

by
January 4, 2025
in Economy, Feature
0
“DEMURRAGE” BERAS BULOG
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Menjelang tutup tahun 2024, Menko bidang Pangan Bung Zulhas menyampaikan kabar yang cukup mencengangkan. Dikatakan untuk tahun 2025 Pemerintah berencana akan menyetop beberapa bahan pangan strategis. Salah satunya akan menghentikan impor beras, yang dalam tahun 2024 bangsa ini melakukan impor cukup fantastis.

Pernyataan Bung Zulhas ini, terasa agak mengejutkan. Jarang-jarang Pemerintah berani secara terang benderang menyetop impor beras. Terlebih masih ada pihak yang menjadikan impor beras sebagai andalan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, mengingat produksi beras nasional yang naik-turun. Begitulah dunia perberasan di Tanah Merdeka.

Yang menarik untuk dibincangkan adalah ada alasan apa yang membuat Pemerintah berani menyetop impor beras, ketika produksi beras tahun 2024 mengalami penurunan cukup signifikan. Data BPS mencatat, produksi beras nasional tahun 2024 terekam lebih rendah dibandingkan capaian produksi tahun 2023. Padahal, sejak awal 2024 Pemerintah begitu gencar menggenjot produksi beras dalam negeri.

Jawaban atas pertanyaan inilah yang paling kita tunggu. Bangsa ini butuh penjelasan yang komprehensif. Ada apa sebenarnya dengan dunia perberasan di negeri ini ? Apakah anjloknya produksi beras nasional 2024 disebabkan oleh keteledoran dalam menyelenggarakan tata kelola perberasan atau ada argumen lain, yang hingga kini masih menjadi misteri ?

Betul, Menteri Pertanian telah mengaku dengan jujur, setidaknya ada 10 penyebab utama yang membuat produksi beras menurun cukup terukur. Yang jadi biang kerok, karena adanya sergapan El Nino sebagai dampak berlangsungnya iklim ekstrim. Pemerintah juga mengakui, sampai sekarang belum ditemukan jurus ampuh untuk mengatasinya.
Resiko dari turunnya produksi beras, dalam jangka pendek, tidak ada cara lain yang dapat ditempuh, kecuali hanya dengan impor. Catatan pentingnya, selama produsen beras dunia berkenan untuk menjual beras hasil produksinya. Menjadi gawat, kalau produsen beras dunia pun menyetop kebijakan mereka untuk mengekspor beras. Mau dari mana lagi kita akan memperoleh beras.

Tepat sekali apa yang disampaikan Proklamator bangsa sekitar 73 tahun lalu. Bung Karno menyatakan urusan pangan menysngkut mati dan hidupnya suatu bangsa. Pangan, khususnya beras, memang harus tersedia sepanjang waktu. Jangan sampai bangsa kita kekurangan beras. Sekalinya kurang, bisa jadi akan mengganggu jalannya Pemerintahan.

Itu sebabnya, mengapa banyak Pemerintahan di dunia yang memiliki prinsip, “lebih baik kelebihan bahan pangan ketimbang kekurangan pangan”.
Bangsa kita pun mestinya demikian. Siapa pun yang diberi mandat oleh rakyat untuk menggelindingkan roda Pemerintahan, jangan sekalipun bermain-main dengan kebijakan pangan ini.

Inilah salah satu pertimbangan, mengapa pada saat bangsa ini menghadapi “darurat beras” beberapa waktu lalu, Pemerintah tampak memberi perhatian ekstra terhadap penanganan masalah perberasan ini. Bahkan Presiden pun turun langsung ke lapangan untuk mencari pilihan kebijakan yang berbasis pada keinginan dan kebutuhan para petani.

Pilihan membuka lebar-lebar kran impor adalah pilihan yang cukup masuk akal. Selain impor pangan tidak diharamkan untuk dilakukan, ternyata menurut aturan perundang-undangan yang ada, impor pangan merupakan salah satu opsi untuk memperkokoh ketersediaan pangan nasional, sekiranya produksi petani dalam negeri dan Cadangan Pangan tidak mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri.

Atas gambaran seperti ini, mestinya kita tidak perlu ragu jika harus menempuh langkah untuk menerapkan impor pangan. Saatnya untuk nenjadikan impor pangan sebagai instrumen ekonomi dalam menjalankan proses ekspor-impor dalam perdagangan internasional. Hanya, di sisi lain, tidak salah juga bila ada pihak-pihak yang berpandangan : “negeri agraris kok impor pangan”.

Saat ini, memang masih banyak jenis bahan pangan strategis yang masih diimpor untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Sebut saja beras, jagung, kedelai, daging sapi, gula pasir, bawanf putih dan lain sebagainya. Komoditas pangan tersebut, betul belum mampu dihasilkan petani dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, baik untuk konsumsi, cadangan dan program strategis lainnya.

Dalam keadaan tertentu, impor beras merupakan jalan terbaik yang bisa ditempuh. Impor beras tidak perlu ditakuti. Cuma, menjadi salah besar, kalau kita terus-terusan mengandalkan inpor untuk mencukupi kebutuhan beras dalam negeri. Kita tetap dituntut untuk menggenjot produksi dalam negeri setinggi-tingginya menuju terwujudnya swasembada pangan.

Kebijakan Presiden Prabowo yang berkehendak 3 tahun ke depan, kita mampu mencapai swasembada pangan, betul-betul menunjukkan keseriusannya dalam membangun pertanian secara lebih nyata lagi. Presiden pasti tidak ingin hanya sebatas omon-omon mencapai swasembada pangan, namun juga harus dapat terwujud dalam kehidupan sehari-harinya.

Mari kita ikuti perkembsngannya. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HAKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Daniel Johan Kritik Wacana Pemanfaatan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Next Post

Nasihat untuk Jokowi: Memahami Demokrasi dalam Konteks Indonesia – Bila Itu Fitnah Seret Ke Ranah Hukum

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Bumi Pertiwi Dirusak Fir’aun Bin Raja Jawa

Nasihat untuk Jokowi: Memahami Demokrasi dalam Konteks Indonesia - Bila Itu Fitnah Seret Ke Ranah Hukum

Tanggapan Publik Terhadap 8 Program Kerja Prabowo Didasarkan pada Hasil Riset dan Analisis LSI Denny JA

Program Penghapusan Kredit Macet UMKM Akan Dimulai Pekan Kedua Januari 2025

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...