• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Mengawal APBN 2023

fusilat by fusilat
December 28, 2022
in Feature
0
Harga BBM Naik Disaat Minyak Dunia Turun, Ini Pembelaan Sri Mulyani
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Moh. Hatta Hasanudin

Jakarta –
Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2023 telah dilakukan secara simbolis oleh Presiden Joko Widodo kepada Kepala Kementerian/Lembaga di Istana Kepresidenan pada 1 Desember 2022. Kegiatan tersebut menandai bahwa pendanaan pelaksanaan pemerintahan siap dilaksanakan pada awal tahun 2023 oleh Kementerian Keuangan.

DIPA merupakan dokumen isian pelaksanaan anggaran yang disusun untuk Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran berdasarkan Keputusan Presiden mengenai rincian anggaran belanja pemerintah pusat yang berfungsi sebagai dasar pelaksanaan anggaran setelah mendapat pengesahan Menteri Keuangan.

Menilik APBN 2023

APBN 2023 dipersiapkan secara seksama dan hati-hati di tengah ketidakpastian ekonomi global berdasarkan asumsi dasar makro yang sudah dikaji secara matang. Asumsi dasar makro yang digunakan untuk menyusun APBN 2023 meliputi pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan 5,3 persen, dengan tingkat inflasi sebesar 3,6 persen, nilai tukar rupiah Rp 14.800/dollar AS, dan tingkat suku bunga Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun sebesar 7,9 persen. Asumsi harga minyak mentah Indonesia diperkirakan sebesar 90 dollar/barel, dengan lifting minyak 660.000 barel per hari, dan lifting gas diperkirakan 1.100.000 barel per hari.

Berangkat dari asumsi dasar makro tersebut ditetapkanlah target pendapatan negara dalam APBN 2023 sebesar Rp 2.463 triliun, yang bersumber dari penerimaan perpajakan sebesar Rp 2.021 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 441 triliun. Sedangkan alokasi belanja negara ditetapkan sebesar Rp 3.061 triliun yang terbagi menjadi belanja pemerintah pusat sebesar Rp 2.246 triliun dan Transfer ke Daerah sebesar Rp 814 triliun.

Momen penyerahan DIPA secara simbolis juga disertai pesan khusus dari Presiden yang menyampaikan bahwa APBN 2023 adalah instrumen yang digunakan pemerintah untuk menjaga stabilitas perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut di tahun depan. Terdapat enam fokus utama dalam APBN 2023; pertama, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kedua, akselerasi reformasi sistem perlindungan sosial.

Ketiga, melanjutkan pembangunan infrastruktur prioritas, khususnya infrastruktur pendukung transformasi ekonomi. Keempat, pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru, termasuk Ibu Kota Nusantara. Kelima, revitalisasi industri. Keenam, pemantapan reformasi birokrasi dan penyederhanaan regulasi.

Terdapat beberapa catatan dalam APBN 2023 di antaranya adalah defisit APBN 2023 yang ditetapkan sebesar 2,84% di bawah PDB; angka tersebut kembali berada di bawah tiga persen dari PDB sesuai perundang-undangan yang berlaku, setelah pada tiga tahun berturut-turut (2020, 2021, dan 2022) dilakukan pelonggaran akibat adanya pandemi Covid-19 yang memberikan tekanan yang cukup besar terhadap APBN.

Pulihnya perekonomian juga menjadi salah satu faktor dalam memperhitungkan target capaian pendapatan negara, termasuk peningkatan tata kelola PNBP yang diharapkan turut mendorong percepatan roda perekonomian pasca pandemi, mendukung dunia usaha, serta meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat. APBN 2023 juga didesain untuk dapat meningkatkan sinergi kebijakan fiskal serta harmonisasi belanja pusat dan daerah.

Optimis dan Waspada

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia 2023 optimis, namun tetap waspada (kemenkeu.go.id). Kondisi yang perlu diwaspadai adalah geopolitik global, perang antara Rusia dan Ukraina, hingga aktivitas militer Korea Utara yang dapat mengganggu stabilitas Indo-China, yang akan berdampak signifikan terhadap harga-harga komoditas penting dunia seperti minyak, gas, dan bahan makanan.

Krisis ekonomi sebagai dampak perang tersebut akan berujung pada pengetatan kebijakan moneter di berbagai negara, timbulnya potensi krisis utang dunia, dan naiknya inflasi global. Namun saya berpendapat bahwa hal tersebut dapat diminimalkan apabila ketergantungan Indonesia terhadap barang impor khususnya bahan makanan dapat dikendalikan dan bahkan dikurangi dengan adanya swasembada pangan.

Selain itu untuk semakin mendongkrak aktivitas roda perekonomian, menurut saya, kebijakan-kebijakan yang pro-UMKM dapat dilanjutkan. UMKM yang sebelumnya sekarat akibat pembatasan mobilitas di masa Covid-19, mulai menggeliat pada 2022. Kucuran subsidi kredit oleh pemerintah dapat terus digelontorkan guna membantu sektor ini. Selanjutnya pemerintah dapat menyusun strategi pemberian subsidi energi secara matang agar tepat sasaran melalui validasi data penerima subsidi sehingga mampu meredam krisis sosial di masyarakat.

Lajunya dinamika perekonomian global yang penuh ketidakpastian akan memaksa pemerintah agar dapat mengelola APBN 2023 secara sehat, terencana, dan fokus pada output dan outcome sehingga mampu menjadi peredam goncangan ketidakpastian tersebut. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan di kisaran angka 5,3-5,9%, tingkat pengangguran terbuka 5,3-6%, angka kemiskinan 7,5-8,5%, rasio gini 0,375-0,378, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 73,31-73,49. Hal tersebut selaras dengan arah kebijakan dalam Rencana Kerja Pemerintah 2023 yakni percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas SDM, kesehatan dan pendidikan, penanggulangan pengangguran disertai peningkatan pekerjaan yang layak.

Di sinilah sinergi antara pusat dan daerah akan semakin diuji. Menurut saya, UU HKPD dapat menjadi payung hukum bagi kedua pihak untuk menjalin kerja sama pengelolaan keuangan secara lebih harmonis dalam mencapai output dan outcome APBN 2023 yang telah ditetapkan. Strategi pembangunan dari Bappenas juga harus dijadikan pijakan dalam menentukan kegiatan-kegiatan di daerah agar tetap dalam koridor yang jelas ke arah capaian yang ingin dituju.

Mengukur Kinerja

Dalam hal pelaksanaan anggaran, Kementerian Keuangan telah menyediakan sebuah platform untuk mengukur akuntabilitas kinerja pelaksanaan anggaran yang dapat dimonitor secara real time baik oleh Kementerian Keuangan maupun spending unit atau satuan kerja melalui Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).

IKPA ditujukan untuk mengukur kinerja spending unit atas kesesuaian terhadap perencanaan, efektivitas dan efisiensi dalam melaksanakan kegiatan dan belanja negara, serta comply terhadap aturan perundang-undangan. IKPA dikembangkan sebagai salah satu upaya perbaikan dalam pengelolaan APBN untuk meningkatkan value of money serta pencapaian output dan outcome, tidak lagi bertolok ukur dari penyerapan anggaran.
Dengan adanya IKPA saat ini, yang merupakan salah satu key performance indicator untuk pengelolaan keuangan kementerian/lembaga dan kementerian keuangan akan menjadi perhatian khusus bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan anggaran secara keseluruhan. Terlebih lagi, penilaian IKPA juga akan menjadi dasar pemberian insentif khusus atas Kinerja Anggaran Kementerian Negara/Lembaga yang diatur tersendiri dalam sebuah Peraturan Menteri Keuangan tiap tahunnya.

Secara keseluruhan, APBN 2023 yang telah disiapkan sebagai pendanaan kegiatan seluruh spending units perlu didukung perencanaan kegiatan yang jelas dan terukur sesuai target output dan outcome unit tersebut yang diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah. IKPA selain menjadi fungsi controlling juga dapat dijadikan sebagai panduan dalam melaksanakan kegiatan, penyelesaian tagihan hingga pertanggungjawaban dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran.

Moh. Hatta Hasanudin ASN Kementerian Keuangan, alumni University of Birmingham

Dikutip detik.com, Selasa 27 Desember 2022

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dokter Berpotensi Menghadapi Konsekwensi Etik Jika Memberikan Surat Sakit Via Daring

Next Post

Kapal Kedua Dengan 185 Pengungsi Rohingya Tiba di Aceh, Indonesia 

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026
Birokrasi

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Economy

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026
Next Post
Kapal Kedua Dengan 185 Pengungsi Rohingya Tiba di Aceh, Indonesia 

Kapal Kedua Dengan 185 Pengungsi Rohingya Tiba di Aceh, Indonesia 

Taiwan Perpanjang Wajib Militer Dari 4 Bulan Menjadi Satu Tahun 

Taiwan Perpanjang Wajib Militer Dari 4 Bulan Menjadi Satu Tahun 

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

KETIKA PENDAMAI DITUDUH MENISTA AGAMA

April 24, 2026

Kabar dari Gedung Parlemen: Kapan KTP Naik Pamor?

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist