• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Mengejutkan!!! Autopsi Brigadir J Otak Pindah ke Perut, Bagaimana Penjelasan Medis?

fusilat by fusilat
August 3, 2022
in News
0
Mengejutkan!!! Autopsi Brigadir J Otak Pindah ke Perut, Bagaimana Penjelasan Medis?

Photo: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews- Hasil autopsi ulang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, dibocorkan kuasa hukum keluarga, Kamaruddin Simanjuntak. Salah satu hasilnya, otak Brigadir J sudah pindah ke perut. Dari hasil autopsi ulang, keluarga Brigadir J sudah memiliki banyak keterangan dan gambaran baru. Gambaran itu didapat dari dua perwakilan keluarga Brigadir J yang diperbolehkan ikut memantau jalannya autopsi ulang. Keduanya termasuk punya keahlian di bidang medis, seperti yang disyaratkan. Maka, keluarga Brigadir J semakin yakin ada motif pembunuhan berencana. Magister Kesehatan Herlina Lubis merupakan salah satu Tim medis yang ditunjuk keluarga Brigadir J untuk mengamati dan menganalisa hasil autopsi dan visum Brigadir J.

Di YouTube Hendro Firlesso, Kamis (28/7/2022), Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, “Yang dilaporkan kepada ahli kita pertama ketika kepalanya dibuka, otaknya sudah tidak ditemukan.” Menurutnya, setelah kepala Brigadir J diraba, ada semacam tempelan-tempelan lem.

Kemudian, saat bagian perut dampai kepala Brigadir J dibuka, ditemukan otaknya sudah pindah ke perut. Ia juga memaparkan, ada dugaan Brigadir J ditembak dari belakang kepala hingga pelur menjebol hidung.

Ada kemungkinan juga Brigadir J ditembak di bagian lehernya, mengarah ke bibir. Dibukanya hasil autopsi fersi ahli dari keluarga ini menunjukkan banyak informasi baru seputar kematian Brigadir J.

Alasan di Balik ‘Otak Turun ke Perut’

Pernyataan Kamaruddin Simanjuntak soal hasil autopsi ‘otak pindah ke perut’ viral jadi sorotan publik. Dilansir intisari.grid seorang pemeriksa medis untuk kematian dari Universitas Alaska Fairbanks, Zoe-Anne Barcello, melalui akun Quora pernah menjelaskan bahwa organ yang diteliti saat autopsi memang tidak perlu dikembalikan ke tempatnya semula.

Semua organ, termasuk otak, ditempatkan dalam kantong plastik tebal yang disebut “kantong jeroan” laludijahit ke perut.

Teknisi otopsi akan mengeluarkan setiap organ dan memberikannya kepada Ahli Patologi.

Ahli patologi akan mengiris sebagian besar organ untuk mencari tahu apakah ada cedera atau penyakit.

Perut dan dada (rongga dada) pada kondisi ini dalam keadaan kosong. Kemudian, kantong jeroan dimasukkan ke dalam perut (atau rongga dada).

Dia juga mengatakan, tidak ada alasan untuk menempatkan setiap organ kembali ke tempat anatomisnya seperti semula.

Salah satu alasannya, yakni lantaran tidak ada perekat yang menahan posisi tersebut tetap berada di tempatnya.

Menurut ahli kedokteran forensik dari Universitas Indonesia, dr Budi Sampurna, hal tersebut memang bisa terjadi dalam proses autopsi.
Ia menjelaskan proses autopsi memiiliki beragam cara dan kebiasaan, sebagian besar mengacu pada agama dan tradisi. Di Indonesia, jaringan tubuh saat proses autopsi kebanyakan dikembalikan ke tempat semula.

Namun, di negara lain seperti Belanda hingga Jerman, otak yang diletakkan di area perut setelah proses autopsi berjalan merupakan hal lumrah. Bukan tanpa alasan, hal ini untuk mencegah ‘rembesnya’ potongan di tulang kepala saat otak mencair.

Alasan Medis di Balik ‘Otak Turun ke Perut’
“Kalau mereka itu selesai melakukan autopsi, otak itu tidak dikembalikan di kepala. Mengapa tidak dikembalikan di kepala? Karena kepala itu sudah dipotong tulangnya. Kalau otak itu nanti mencair, maka dia bisa merembes ke situ dan bisa keluar,” terangnya saat dihubungi detikcom, Selasa (2/8/2022).

Di Indonesia, umumnya, cara menyiasati ‘rembes’ cairan tersebut, dilakukan dengan prosedur berbeda. Cara pemotongan tulang kepala disebutnya berpengaruh, yakni dibuat dengan bentuk siku sehingga saat akan kembali ditaruh di tempat semula, tetap bisa menampung otak dengan posisi tidur.

Sementara di negara lain seperti Jerman, potongan dibuat lurus dari depan hingga belakang.

Menurut dr Budi, ada banyak metode yang digunakan untuk autopsi. Tiap negara punya aturan tersendiri untuk meletakkan kembali organ-organ tubuh setelah autopsi.

“Oleh karena itu mereka mengatakan, kalau di kami, tidak kita masukkan kembali ke kepala tetapi kepala itu nanti sudah ditutup seperti kapas, atau ada khusus lah semacam kertas ditaruh situ. Kemudian potong lagi tengkoraknya dan boleh ditutup,” sambung dr Budi.

Namun, ia kembali menegaskan temuan otak di perut adalah hal yang wajar terjadi pasca autopsi.

“Kalau di negara lain tadi yang di Jerman, dia dipotongnya lurus saja begitu dari depan ke belakang seperti topi. Sehingga nanti kalau dikembalikan ke situ otaknya kemudian ditutup, maka si tulang ini kan geser-geser nih. Geser-geser itu bisa mengakibatkan otaknya yang nantinya menjadi cair itu akan menjadi keluar, rembes,” lanjut dr Budi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Debat Capres sebagai Produk Industri Hiburan

Next Post

Alarm Ekonomi Indonesia Mulai Berbunyi – Tanda tanda Menurun

fusilat

fusilat

Related Posts

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru
Layanan Publik

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat
News

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?
News

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026
Next Post
Ancaman Resesi dan Kemiskinan

Alarm Ekonomi Indonesia Mulai Berbunyi - Tanda tanda Menurun

Masih Buron!!! Bos Migor Pemecah Rekor Korupsi Dalam Sejarah RI

Masih Buron!!! Bos Migor Pemecah Rekor Korupsi Dalam Sejarah RI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia
News

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

by fusilat
April 17, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Awal minggu ini beredar sejumlah laporan media internasional yang mengungkap adanya upaya Amerika Serikat (AS) untuk memperoleh akses...

Read more
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

April 15, 2026
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026
Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

Gelombang Migrasi Politik ke PSI Menguat, NasDem Terkikis—Isu Merger dengan Gerindra Mencuat

April 18, 2026
Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

Ketika Kritik Dipidanakan, Demokrasi Sedang Diuji (dengan Kasus Ubedilah dan Saiful Mujani)

April 18, 2026
Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

Rismon Sianipar: Ketika “Ilmiah” Menjadi Senjata, Lalu Berbalik Menjadi Bumerang

April 17, 2026
Pilkada Jakarta Selesai, Inisial S atau Kaesang?

PSI Klaim ‘Borong’ Kader NasDem, Nama-nama Disimpan: Manuver Senyap atau Sinyal Perang Politik?

April 17, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

Menguji Klaim Fahri Hamzah atas Kinerja Ekonomi Prabowo

April 18, 2026
Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

Mobil Listrik Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Pemerintah Terapkan Skema Baru

April 18, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist